Pendidikan
ITN Malang Dipercaya Pemkab Mahakam Ulu Dalam Pendampingan RTRW

Memontum Kota Malang – Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang kembali mendapat kepercayaan Pemerintah Daerah, kali ini datang dari Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu, Propinsi Kalimantan Timur. Dimana kerjasama yang ditandatangani Rabu (15/04) kemarin di Ruang Sidang Rektorat Kampus I ITN Malang, untuk melakukan pendampingan dalam pengembangan daerah tersebut.
Rektor ITN Malang, Prof Dr Eng Ir Abraham Lomi MSEE, mengatakan bahwa selama ini ITN Malang sudah berpengalaman melakukan pendampingan dalam pengembangan daerah-daerah baru terutama di wilayah Indonesia Timur.
Baca juga:
- Sempat Terjadi Aksi Saling Dorong, PN Malang Eksekusi Rumah di Perum Bumi Palapa Kota Malang
- Nasib Sekolah di Lahan UM, Pemkot Malang Siapkan Opsi Merger
- Ancam Mahasiswa dengan Pisau dan Celurit, Dua Begundal Ditangkap Polisi
- Gencarkan Deteksi Dini, 925 Warga Kota Malang Positif TBC dalam Lima Bulan
- Disimpan di Pembalut, Seorang Perempuan Coba Selundupkan Obat-Obatan ke Lapas Malang
“Dan kemarin, bersama dengan Bupati Mahakam Ulu, Bonifasius Belawan Geh, kami sudah menekan MoU kerjasama. Ini menjadi kesempatan yang luar biasa, apalagi Mahakam Ulu baru berusia 8 tahun,” ungkapnya, Jumat (16/04).
Menurut Rektor yang akrab disapa Prof Lomi itu, dalam pengembangan wilayah terutama Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) membutuhkan peran serta perguruan tinggi. Dimana nantinya tim teknis ITN akan menginventarisir bantuan yang bisa diwujudkan sesuai dengan keinginan daerah.
“Kami akan kawal kerjasama ini, untuk RTRW tentunya sampai Perda, kami dampingi mulai dari konsultasi sampai revisi-revisi. ITN sebagai pioner pada tata ruang, namun nantinya tidak sebatas di situ, karena ITN memiliki 15 prodi yang siap berperan serta mengembangkan daerah,” tegas Prof Lomi.
Bahkan nota kesepahaman bersama antara kedua belah pihak, ITN Malang siap mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi serta meningkatkan pembangunan daerah di Kabupaten Mahakam Ulu.
“MoU dengan Mahakam Ulu mempunyai potensi untuk kita lakukan dan kembangkan. Apalagi kabupaten tersebut masih berusia 8 tahun dan perlu peran serta dari perguruan tinggi dalam membangun Mahakam Ulu ke depan. Ini karya ITN yang pertama di Mahakam Ulu,” ujar rektor berharap kerjasama tidak hanya sebatas Perda saja. Bagaimanapun, perguruan tinggi mempunyai tanggung jawab bersama dalam membangun daerah.
Kamarin bukan kali pertama Pemkab Mahakam Ulu bertandang ke ITN Malang. Sebelumnya awal tahun 2020 Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Mahakam Ulu mengunjungi Prodi Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) ITN Malang. Tujuannya untuk belajar penyusunan RTRW (Rencana Tata Ruang Wilayah), RDTRK (Rencana Detail Tata Ruang Kota), serta peraturan zonasi.
“Sedangkan untuk kunjungan MoU kemarin Bupati Mahakam Ulu membawa serta jajarannya. Yakni, Sekda, Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian Dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda), Inspektur Inspektorat, Kepala Dinas Pendidikan, Kasubag Program Perencanaan Keuangan Disdik, Kepala Dinas dan Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), serta yang lainnya,” tegas Rektor. (mus/ed2)

Kota Malang4 mingguUsai Pasar Gadang dan Kebalen, Pemkot Malang Siapkan Penataan Bertahap untuk Pasar Blimbing
Kota Malang4 mingguDukung Penertiban PKL Pasar Kebalen, DPRD Kota Malang Kembali Soroti Pengembalian Fungsi Jalan
Kota Malang4 mingguTinjau Penertiban PKL Pasar Kebalen, Wali Kota Malang Sampaikan Aturan Baru
Kota Malang4 mingguHadiri Peresmian SPPG Kedungkandang, Wali Kota Wahyu Sebut SPPG di Kota Malang Minim Permasalahan
Kota Malang1 mingguPenjualan Hewan Kurban Lesu, Pedagang di Kota Malang Sebut Pembeli Turun Drastis
Kota Malang3 mingguWali Kota Malang Sebut Proses Pembentukan Dinas Damkar Tunggu Pembahasan DPRD
Kota Malang2 mingguProgram Angkutan Pelajar Gratis Jadi Harapan Baru Sopir Angkot di Kota Malang
Hukum & Kriminal4 mingguKurun Sebulan, Polresta Malang Tangkap 39 Tersangka Narkotika

















