Hukum & Kriminal
Ingin Jemput Anak, Istri Tua Ditikam Suami di Rumah Istri Muda

Memontum Kota Malang – Titin Yeni (43) warga Dusun Ketinden, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, Rabu (2/6/2021) pukul 14.00, menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh Sudi (43) suaminya. Yakni ditikam dibagian dada kiri menggunakan pisau dapur saat berada di rumah Lupiah (60) warga Jl Tlogo Agung, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.
Perlu diketahui bahwa Lupiah merupakan istri muda Sudi yang dinikahi secara siri sekitar 4 bulan lalu. Usai penikaman itu, Yudi yang berusaha kabur berhasil ditangkap warga dan petugas Polsek Lowokwaru di kawasan Merjosari, Kecamatan Lowokwaru hingga langsung dibawa ke Polresta Malang Kota.
Baca juga:
Sedangkan Titin dilarikan ke RSI Unisma. Namun karena lukanya yang cukup parah dengan pisau yang masih menancap di dada, akhirnya dirujuk ke IGD RSSA Malang.
Informasi Memontum.com bahwa Sudi dan Titin adalah suami istri, sebelumnya tinggal di kawasan Lawang, Kabupaten Malang. Namun sekitar 4 bulan lalu, Yudi menikah lagi secara siri dengan Lupiah, pedagang ikan di Pasar Oro-Oro Dowo, Kota Malang.
“Kita tahunya Lupiah adalah pedagang ikan di Pasar Oro-Oro Dowo. Menikahnya secara siri sekitar 4 bulan lalu. Setelah menikah, Yudi tinggal di rumah Lupiah. Yudi juga membawa anak laki-lakinya dari pernikahan istri pertamanya, tinggal di rumah Lupiah. Setahu saya Yudi tidak bekerja. Usai pernikahan itu, Yudi juga dibelikan motor Satria FU baru. Setiap harinya motor itu untuk antar jemput Lupiah di pasar,” ujar salah saorang warga.
Sebelum kejadian, Titin bersama seorang wanita mengendarai motor Mio Soul mendatangi rumah Lupiah. Kedatangan Titin tak lain adalah untuk menjemput anak laki-lakinya yang berusia 4 tahun.
“Tadi saya dengar Bu Lupiah teriak-teriak meminta tolong. Saat warga berdatangan, ternyata korban sudah tertikam pisau. Sedangkan pelakunya sudah pergi berlari. Setahu saya korban adalah suami tua dari pelaku. Sebelum kejadian, infonya Sudi dan korban sempat cekcok,” ujar Novitasari (31) warga sekitar.
Karena kondisinya cukup parah, Titin segera dilarikan ke IGD RSI Unisma. Bahkan infonya pisau masih menancap di dada kiri dengan gagang patah. Karena luka tersebut, Titin segera dilarikan ke IGD RSSA Malang.
Kanit Reskrim Pilsek Lowokwaru, Ipda Zainul Arifin dan anggotanya serta tim identifikasi Polresta Malang Kota segera mendatangi lokasi untuk melakukan penyelidikan. Petugas kemudian memasang garis polisi di rumah Lupiah, yang menjadi TKP penikaman tersebut.
“Pelaku sudah berhasil diamankan dan saat ini sudah dibawa ke Polresta Malang Kota,” ujar Ipda Zainul, secara singkat saat dikonfirmasi di lokasi kejadian. (gie)

Kota Malang4 mingguUsai Pasar Gadang dan Kebalen, Pemkot Malang Siapkan Penataan Bertahap untuk Pasar Blimbing
Kota Malang4 mingguDukung Penertiban PKL Pasar Kebalen, DPRD Kota Malang Kembali Soroti Pengembalian Fungsi Jalan
Kota Malang4 mingguTinjau Penertiban PKL Pasar Kebalen, Wali Kota Malang Sampaikan Aturan Baru
Kota Malang4 mingguHadiri Peresmian SPPG Kedungkandang, Wali Kota Wahyu Sebut SPPG di Kota Malang Minim Permasalahan
Kota Malang1 mingguPenjualan Hewan Kurban Lesu, Pedagang di Kota Malang Sebut Pembeli Turun Drastis
Kota Malang3 mingguWali Kota Malang Sebut Proses Pembentukan Dinas Damkar Tunggu Pembahasan DPRD
Kota Malang2 mingguProgram Angkutan Pelajar Gratis Jadi Harapan Baru Sopir Angkot di Kota Malang
Hukum & Kriminal4 mingguKurun Sebulan, Polresta Malang Tangkap 39 Tersangka Narkotika

















