Kota Malang
Hadiri Publikasi Data Statistik Sektoral Diskominfo Kota Malang, Wali Kota Sutiaji Tekankan Literasi Data untuk Tangkal Hoax

Memontum Kota Malang – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kota Malang, menggelar kegiatan ‘Publikasi data statistik sektoral’ di salah satu hotel di Kota Malang, Rabu (09/03/2022) tadi. Hadir langsung dalam pelaksanaan itu, Wali Kota Malang, Drs H Sutiaji, Kepala Diskominfo Kota Malang, Muhammad Nur Diwianto S Sos, jajaran camat Kota Malang, serta Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Kota Malang.
Sebagai keynote speaker dalam acara tersebut, Wali Kota Sutiaji, menyampaikan bahwa publikasi data itu penting untuk dilakukan. Salah satu tujuannya, yakni untuk menangkal hoax yang terjadi.
“Makanya, kalau ada masyarakat yang mungkin membully kita, karena memang masyarakat belum terliterasi, jangan salahkan masyarakat. Karena, kita belum clear memberikan data kepada masyarakat,” tegasnya, Rabu (09/03/2022) tadi.
Selain itu, tambah Wali Kota Malang, menurutnya data menjadi masalah klasik yang harus dibenahi secara terus-menerus. Karena, data sangat penting sebagai pondasi penentuan arah dan pelaksanaan pembangunan ke depan.
Baca juga :
- Komisi B DPRD Kota Malang Dorong MCC Dikelola dengan Skema BLUD, Diskopindag Siap Kaji
- Satpol PP Kota Malang Pastikan Penertiban Warung Liar GOR Ken Arok Tetap Jalan, SP1 Terbit Awal Agustus
- Portal Griya Shanta Ditutup, Pemkot Malang Pastikan Uji Coba Jalan Tembus Tetap Berjalan
- DPRD Kota Malang Sampaikan Enam Rekomendasi, Soroti Rendahnya Belanja Modal
- Langganan Juara OSN, MAN 2 Kota Malang Kini Jadi Percontohan Nasional Tata Kelola Madrasah

“Ketersediaan data yes, akurasi juga menjadi keharusan. Agar, orang bisa membaca dengan runtut dan jelas,” tambahnya.
Kepala Diskominfo Kota Malang, Muhammad Nur Widianto, menjelaskan bahwa dengan adanya kegiatan tersebut guna untuk mempublikasikan data statistik sektoral tahun 2022. Bagi perangkat daerah, hal ini juga dapat digunakan sebagai referensi dalam menyusun rencana pembangunan.
“Sekarang, data itu bisa berkembang sangat luas. Semua hal, bisa menjadi potensi untuk menjadi tumbuh kembangnya nasional. Data ini, memberikan kemanfaatan pada dua prinsip dasar,” ucapnya.
Sebuah data, menurut Wiwid-sapaan akrabnya, memiliki nyawa dan data yang tumbuh kembangnya harus dicermati. Selain itu, data bisa bermanfaat apabila mampu berpegang pada prinsip fungsional. (cw2/sit/adv)

Kota Malang1 mingguLima Pengurus Karang Taruna Kecamatan di Kota Malang Layangkan Surat Terbuka, Tolak Langkah Caretaker
Hukum & Kriminal3 mingguKecanduan Judi Online, Residivis Kambuhan Curi 14 iPhone
Kota Malang4 mingguTertibkan Bangunan di Atas Aset Pemkot Malang, Kawasan RTH Buring Bakal Dikembalikan sesuai Fungsi
Kota Malang4 mingguDukung Program 1.000 Event, Pemkot Malang Benahi Kepatuhan Pelaku Usaha Pariwisata
Kota Malang1 mingguDPRD Malang Desak Pemkot Tegas Tindaklanjuti Putusan Pembongkaran Tembok Griya Shanta
Hukum & Kriminal4 mingguLanjutan Sidang Karyawan Bank Digugat Tetangga, Mediasi Gagal
Kota Malang6 hariPemkot Malang Bakal Uji Coba Jalan Tembus Griya Shanta
Kota Malang3 mingguKota Malang Raih Peringkat Pertama PPA Awards Jatim, Musrenbang Tematik hingga RT Berkelas Jadi Andalan

















