Politik
DPRD Malang Rencanakan Sidak ke Sekolah yang Laksanakan PTM

Memontum Kota Malang – Tidak hanya eksekutif dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang turun langsung meninjau Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di beberapa sekolah Kota Malang, Senin (19/04) ini.
Namun tampak juga Ketua Komisi D DPRD Kota Malang, Wanedi, dan Skretaris Komisi D DPRD Kota Malang, Rokhmad. Usai memantau SDN Kauman 1, SD Muhammadiyah 1, SMPN 6 Malang, dan SMPN 3 Malang, mereka berujar akan terus lakukan inspeksi mendadak (Sidak).
Baca juga:
- Komisi B DPRD Kota Malang Dorong MCC Dikelola dengan Skema BLUD, Diskopindag Siap Kaji
- Satpol PP Kota Malang Pastikan Penertiban Warung Liar GOR Ken Arok Tetap Jalan, SP1 Terbit Awal Agustus
- Portal Griya Shanta Ditutup, Pemkot Malang Pastikan Uji Coba Jalan Tembus Tetap Berjalan
“Pastinya dewan akan terus melakukan pengawasan terkait penerapan PTM di Kota Malang. Kalau dewan kan memantaunya sewaktu-waktu bisa,” ujar Rokhmad.
Dijelaskan Rokhmad, anggota dewan khususnya Komisi D yang ingin memantau bisa langsung Sidak. Pasalnya, anggota dewan tidak perlu harus menghadirkan protokoler seperti Wali Kota beserta jajarannya.
“Dewan tidak harus protokoler, sewaktu-waktu datang habis lari pagi, tidak perlu izin, saya bisa sidak. Kalau pak Wali, mohon maaf, kan memang ada protokol yang harus disiapkan,” kata Rokhmad.
Politisi dari Fraksi PKS ini pun juga terbuka atas segala informasi berkaitan dengan PTM. “Saya sebagai wakil rakyat itu pasti terbuka atas info dari masyarakat. Saya tau, orang tua, murid, bahkan guru rindu untuk tatap muka. Jadi terus kita awasi penerapan protokol kesehatan (Prokes) ketat sehingga tidak ada yang terpapar,” jelas Rokhmad.
Sementara itu, Ketua Komisi D DPRD Kota Malang, Wanedi, menambahkan bahwa pihaknya ingin bersinergi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang dalam hal PTM yang dilangsungkan mulai hari ini.
“Dalam sinergi ini, tentu kami berharap untuk para siswa dan guru mari jaga iman dan imun. Tetap bahagia, dibuat senang dan enjoy. Namun tetap memperhatikan muridnya saat di kelas,” tambahnya.
Tak hanya mengusulkan membangun suasana kelas yang nyaman, Wanedi juga berharap adanya penyemprotan rutin disinfektan usai PTM. “Jadi hal-hal yang menyebabkan virus itu ada, harus segera dihindarkan,” singkatnya.
Wakil ketua Fraksi PDI-Perjuangan itu berharap PTM kali ini bisa membuat para murid nyaman dan semangat menempuh pendidikan. Karena baginya, para murid yang saat ini menjalani PTM adalah penerus bangsa yang suatu saat bisa menjadi pemimpin dan penyambung lidah rakyat.
“Sehingga mari kita punya keinginan sama yang kuat. Karena saya paham problem selama daring, dimana orang tua yang sudah kesusahan ekonomi harus ditambah tugasnya dengan mendampingi anak belajar di rumah. Sehingga menyebabkan anak-anak tentu lebih banyak main, bahkan menimbulkan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT),” tegas Wanedi. (mus/ed2)

Kota Malang1 mingguLima Pengurus Karang Taruna Kecamatan di Kota Malang Layangkan Surat Terbuka, Tolak Langkah Caretaker
Hukum & Kriminal3 mingguKecanduan Judi Online, Residivis Kambuhan Curi 14 iPhone
Kota Malang4 mingguTertibkan Bangunan di Atas Aset Pemkot Malang, Kawasan RTH Buring Bakal Dikembalikan sesuai Fungsi
Kota Malang4 mingguDukung Program 1.000 Event, Pemkot Malang Benahi Kepatuhan Pelaku Usaha Pariwisata
Kota Malang1 mingguDPRD Malang Desak Pemkot Tegas Tindaklanjuti Putusan Pembongkaran Tembok Griya Shanta
Hukum & Kriminal4 mingguLanjutan Sidang Karyawan Bank Digugat Tetangga, Mediasi Gagal
Kota Malang6 hariPemkot Malang Bakal Uji Coba Jalan Tembus Griya Shanta
Kota Malang3 mingguKota Malang Raih Peringkat Pertama PPA Awards Jatim, Musrenbang Tematik hingga RT Berkelas Jadi Andalan

















