Hukum & Kriminal
Divonis 12 Tahun, Terdakwa Kasus Pembunuhan Sungai Bango Kota Malang Tidak Ajukan Banding

Memontum Kota Malang – Terdakwa kasus pembunuhan, M Dendi Harjono (44), warga asal Purwakarta, Jawa Barat, yang sehari-harinya tinggal di wilayah Kelurahan Arjosari, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, jalani sidang vonis di Pengadilan Negeri (PN) Kota Malang, Rabu (25/01/2023) tadi. Dalam persidangan kali ini, Dendi mendengarkan putusan majelis hakim secara daring dari Lapas Kelas 1 Malang.
Atas perbuatannya tersebut, Dendi divonis melanggar Pasal Pasal 338 KUHP dan Pasal 362 KUHP, dengan penjara selama 12 tahun dipotong masa tahanan. Vonis ini, lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU), yakni tuntutan selama 14 tahun.
Mendengar vonis majelis hakim, Dendi mengatakan terima. Usai persidangan, JPU Kejaksaan Negeri Kota Malang, Rusdianto, mengatakan bahwa pihaknya masih pikir-pikir dengan putusan tersebut.
“Terdakwa terima dengan putusan dari majelis hakim. Sedangkan kami, masih pikir-pikir,” ujarnya.
Baca juga:
- Komisi B DPRD Kota Malang Dorong MCC Dikelola dengan Skema BLUD, Diskopindag Siap Kaji
- Satpol PP Kota Malang Pastikan Penertiban Warung Liar GOR Ken Arok Tetap Jalan, SP1 Terbit Awal Agustus
- Portal Griya Shanta Ditutup, Pemkot Malang Pastikan Uji Coba Jalan Tembus Tetap Berjalan
- DPRD Kota Malang Sampaikan Enam Rekomendasi, Soroti Rendahnya Belanja Modal
- Langganan Juara OSN, MAN 2 Kota Malang Kini Jadi Percontohan Nasional Tata Kelola Madrasah
Saat ditanya terkait fakta persidangan, Rusdianto mengatakan bahwa terdakwa telah mengakui perbuatannya. “Awalnya kerena terdakwa cemburu dengan istri korban. Sebab terdakwa menyukai korban. Terdakwa penyuka sesama jenis. Jadi saat dilokasi, dia melecehkan korban dan kemudian dihanyutkan ke sungai dalam kondisi tidak sadarkan diri,” ujarnya.
Sementara itu, Guntur Putra Abdi Wijaya, kuasa hukum terdakwa, tidak mengajukan banding dengan putusan tersebut. “Puas tidak puas, terdakwa menerima putusan itu,” ujar Guntur saat dikonfirmasi Memontum.com.
Seperti diberitakan sebelumnya, Polresta Malang Kota melalui Satreskrim Polresta Malang Kota, melakukan penangkapan dugaan kasus pembunuhan yang dilakukan oleh pelaku berinisial MDH (44), warga asal Purwakarta, Jawa Barat, yang sehari-harinya tinggal di wilayah Kelurahan Arjosari, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Penangkapan kasus ini, bermula dari temuan mayat atau pria yang diduga hanyut oleh pihak Polsek Blimbing. (gie)

Kota Malang1 mingguLima Pengurus Karang Taruna Kecamatan di Kota Malang Layangkan Surat Terbuka, Tolak Langkah Caretaker
Hukum & Kriminal3 mingguKecanduan Judi Online, Residivis Kambuhan Curi 14 iPhone
Kota Malang4 mingguTertibkan Bangunan di Atas Aset Pemkot Malang, Kawasan RTH Buring Bakal Dikembalikan sesuai Fungsi
Kota Malang4 mingguDukung Program 1.000 Event, Pemkot Malang Benahi Kepatuhan Pelaku Usaha Pariwisata
Kota Malang1 mingguDPRD Malang Desak Pemkot Tegas Tindaklanjuti Putusan Pembongkaran Tembok Griya Shanta
Hukum & Kriminal4 mingguLanjutan Sidang Karyawan Bank Digugat Tetangga, Mediasi Gagal
Kota Malang6 hariPemkot Malang Bakal Uji Coba Jalan Tembus Griya Shanta
Kota Malang3 mingguKota Malang Raih Peringkat Pertama PPA Awards Jatim, Musrenbang Tematik hingga RT Berkelas Jadi Andalan

















