Kota Malang
Dinkes Kota Malang Siapkan Skema Penyakit Hepatitis Akut Misterius

Memontum Kota Malang – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, dr Husnul Muarif, memastikan bahwa di Kota Malang hingga saat ini masih belum ditemukan kasus Hepatitis Akut yang misterius. Namun, pihaknya tetap melakukan mitigasi dan penguatan imunisasi hepatitis untuk mencegah sejak dini penyakit tersebut.
“Untuk imunisasi penyakit hepatitis ini merupakan program rutin yang kami lakukan, dan itu untuk anak yang berusia sebelum satu tahun,” ungkap dr Husnul, usai mengikuti Workshop di Balai Kota Malang, Selasa (10/05/2022) tadi.
Selain itu, dirinya juga menyiapkan skema jika di Kota Malang ditemukan penyakit Hepatitis Akut Misterius tersebut. Pertama, yakni Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) menjaring masyarakat yang datang dengan keluhan sesuai dengan Surat Edaran (SE) dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Kemudian, kedua Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL), dimana Rumah Sakit (RS) menjadi tempat rujukan untuk penanganan medis.
“Untuk FKTP ini dengan terapi supportif, suplemen edukasi, itu bisa kami lakukan, namun juga diperlukan tingkat lanjutan untuk FKRTL. Untuk itu sudah kami siapkan di RS Syaiful Anwar sebagai rujukan utama, atau bisa juga di RS lain di Kota Malanh,” jelasnya.
Baca juga :
- Komisi B DPRD Kota Malang Dorong MCC Dikelola dengan Skema BLUD, Diskopindag Siap Kaji
- Satpol PP Kota Malang Pastikan Penertiban Warung Liar GOR Ken Arok Tetap Jalan, SP1 Terbit Awal Agustus
- Portal Griya Shanta Ditutup, Pemkot Malang Pastikan Uji Coba Jalan Tembus Tetap Berjalan
- DPRD Kota Malang Sampaikan Enam Rekomendasi, Soroti Rendahnya Belanja Modal
- Langganan Juara OSN, MAN 2 Kota Malang Kini Jadi Percontohan Nasional Tata Kelola Madrasah
Dirinya juga berpesan, agar masyarakat Kota Malang tidak perlu panik menanggapi penyakit tersebut. Menurutnya, yang terpenting masyarakat bisa menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) utamanya di lingkungan keluarga.
“Diharapkan masyarakat mengetahui apa itu penyakit hepatitis akut misterius dan bisa mencegah di tingkat yang paling kecil terutama dilingkungan keluarga,” imbuhnya.
Sementara itu, Wali Kota Malang, Sutiaji, menyampaikan bahwa pihaknya juga akan terus melakukan penguatan imunisasi hepatitis, dengan menyasar semua pelajar di sekolah, sebab di Indonesia rata-rata menyerang usia anak. “Sudah saya sampaikan, pada waktu itu kenapa vaksin untuk anak agak melambat sedikit, karena dulu masih ambang batas dari imunisasi yang kedua bukan imunisasi vaksin tapi imunisasi hepatitis dilaksanakan serentak untuk sekolah, artinya insyaallah di sasaran kita sudah semua,” kata Wali Kota Sutiaji.
Dirinya berharap, dengan langkah mitigasi yang dilakukan bisa meminimalkan masuknya penyakit hepatitis akut misterius di Kota Malang. (cw2/sit)

Kota Malang1 mingguLima Pengurus Karang Taruna Kecamatan di Kota Malang Layangkan Surat Terbuka, Tolak Langkah Caretaker
Hukum & Kriminal3 mingguKecanduan Judi Online, Residivis Kambuhan Curi 14 iPhone
Kota Malang4 mingguTertibkan Bangunan di Atas Aset Pemkot Malang, Kawasan RTH Buring Bakal Dikembalikan sesuai Fungsi
Kota Malang4 mingguDukung Program 1.000 Event, Pemkot Malang Benahi Kepatuhan Pelaku Usaha Pariwisata
Kota Malang1 mingguDPRD Malang Desak Pemkot Tegas Tindaklanjuti Putusan Pembongkaran Tembok Griya Shanta
Hukum & Kriminal4 mingguLanjutan Sidang Karyawan Bank Digugat Tetangga, Mediasi Gagal
Kota Malang6 hariPemkot Malang Bakal Uji Coba Jalan Tembus Griya Shanta
Kota Malang3 mingguKota Malang Raih Peringkat Pertama PPA Awards Jatim, Musrenbang Tematik hingga RT Berkelas Jadi Andalan

















