Pemerintahan
Berikan Layanan Prima Untuk Masyarakat, Launching Kartu Langganan Pengunjung Lapas Klas I Malang

Memontum, Kota Malang – Inovasi baru terus dilakukan oleh Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas 1 Malang dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Trobosan hebat yang mungkin satu-satunya di Indonesia, Lapas Kelas 1 Malang telah melaunching Aplikasi Abdi Elsima, yakni sebuah aplikasi yang diperuntukan bagi masyarakat yang akan berkunjung ke Lapas Klas I Malang.
Aplikasi ini dilaunching Kalapas Kelas 1 Malang Anak Agung Gde Krisna bersama Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Jatim, Dr Susy Susilawati SH MH. Dengan adanya aplikasi ini diharapkan pembesuk tidak sampai antri lama saat akan berkunjung.

LAPAS : Kalapas kelas 1 Malang Anak Agung Gde Krisna dan Kakanwil Kemenkumham Jatim Susy Susilowati. (gie)
Selain itu, di Lapas Kelas I Malang juga telah launching kartu berlangganan bagi pengunjung yang sering berkunjung ke Lapas Kelas 1 Malang. Dengan kartu berlangganan pengunjung juga bisa menjadwalkan rencana kunjungannya ke Lapas Klas I Malang.
“Ini akan lebih efisien. Pengunjung tidak perlu lagi mengantre, bahkan saat datang hanya tinggal melakukan screening menggunakan barcode yang ada pada kartu langganans sebagai verifikasi. Pengunjung yang hadir, hanya perlu melakukan screening menggunakan barcode yang ada di kartu langganannya, ” papar Anak Agung.
“Setelah itu, scan KTP pengunjung akan muncul sesuai dengan yang diinputkan sebelumnya. Itu sudah terintegrasi dengan petugas yang ada di empat pintu di dalam Lapas Klas I Malang,” ujar Anak Agung Gde Krisna.
Kakanwil Kemenkumham Jatim Susy Susilawati mengapresiasi dengan adanya inovasi yang dilakukan Lapas Kelas I Malang.
“Inovasi luas biasa, trobosan yang dibuat Pak Agung sangat luar biasa. Di Kepemimpinan Pak Agung membuat Lapas Kelas I Malang bisa bertransformasi dengan sangat cepat. Program-program kemasyarakatan sangat bagus untuk warga binaan. Saya bangga dalam tempo singkat kepemimpinan Pak Agung mampu merubah wajah Lapas Kelas 1 Malang,” ujar Susy.
Pihaknya sangat yakin bahwa kedepannya Lapas Kelas 1 Malang akan menjadi Lapas percontohan.
“Apalagi setelah ini lanjut Lapas Ngajum yang dipersiapkan asimilasi dan edukasi. Kedepan disini akan berkurang isinya, karena ditambah mereka yang bekerja di Lapas Ngajum. Ini membanggakan akan kami laporkan di pusat bahwa salah satu kadernya mampu memenuhi harapan dan Lapas Kelas 1 Malang akan menjadi Lapas Percontohan,” ujar Susy. (gie/oso)

Kota Malang1 mingguLima Pengurus Karang Taruna Kecamatan di Kota Malang Layangkan Surat Terbuka, Tolak Langkah Caretaker
Hukum & Kriminal3 mingguKecanduan Judi Online, Residivis Kambuhan Curi 14 iPhone
Kota Malang4 mingguTertibkan Bangunan di Atas Aset Pemkot Malang, Kawasan RTH Buring Bakal Dikembalikan sesuai Fungsi
Kota Malang4 mingguDukung Program 1.000 Event, Pemkot Malang Benahi Kepatuhan Pelaku Usaha Pariwisata
Kota Malang1 mingguDPRD Malang Desak Pemkot Tegas Tindaklanjuti Putusan Pembongkaran Tembok Griya Shanta
Hukum & Kriminal4 mingguLanjutan Sidang Karyawan Bank Digugat Tetangga, Mediasi Gagal
Kota Malang6 hariPemkot Malang Bakal Uji Coba Jalan Tembus Griya Shanta
Kota Malang3 mingguKota Malang Raih Peringkat Pertama PPA Awards Jatim, Musrenbang Tematik hingga RT Berkelas Jadi Andalan

















