SEKITAR KITA
Banjir Kembali ‘Kepung’ Malang

Memontum Kota Malang – Hujan deras yang mengguyur Kota Malang, kembali membuat beberapa titik mengalami banjir. Setidaknya, dalam pantauan wartawan memontum.com, Jalan Arjuno, Jalan Danau Toba, Jalan Kawi, dan Jalan Raya Bandulan, terjadi banjir cukup parah.
Jalan Raya Bandulan yang memang sudah menjadi langganan banjir, pun kembali terdampak. Berdasarkan penuturan warga, Misbahudin, banjir mulai melanda sekitar pukul 17.10. “Tapi seiring dengan sedikit reda hujannya, sekarang sudah mulai surut. Faktor jalannya juga turunan, jadi air cepat surut karena langsung jatuh ke Sungai Metro,” paparnya.
Menurut Misbahudin, salah satu penyebab banjir adalah gorong-gorong daerah Jalan Raya Bandulan yang ditutup cor untuk pejalan kaki. “Jadi ya air kurang bisa masuk ke gorong-gorong, terus banjir. Merugikan sekali, sering orang naik motor nekat nrobos, sampai jatuh,” terangnya.
Titik selanjutnya di Jalan Arjuno, juga menjadi langganan banjir karena berdekatan dengan Sungai Sukun. Salah seorang warga jalan Arjuno, Pung, mengatakan bahwa banjir bermula sekitar pukul 16.00. “Biasa ini, sudah sejak saya masih kecil, kalau hujannya deras air sungai meluap sampai bibir sungai. Tadi saking derasnya juga sampai meluber masuk rumah-rumah warga juga,” jawabnya.
Berbeda dengan dua titik tadi, kali ini hal tidak biasa terjadi di Jalan Kawi. Jalan yang terletak di tengah kota itu digenangi banjir setinggi kurang lebih 20 sentimeter sepanjang jalan.
Tidak cukup di jalan, banjir juga masuk ke rumah warga, salah satunya adalah Rahmanto. “Baru kali ini saya ngalami kebanjiran. Biasanya yang banjir itu di Bareng RW 7 dan RW 8,” ceritanya.
Menurutnya, intensitas hujan yang sangat deras membuat Sungai Botaled tak lagi mampu menampung air. “Jadinya air meluap sampai ke jalan dan rumah-rumah. Saya lihat juga saluran air di Jalan Kawi banyak yang tertutup sampak,” tambahnya.
Senada dengan kondisi Jalan Kawi, seorang penduduk yang tinggal di Sawojajar, Erika, mengatakan bahwa banjir di daerahnya adalah hal baru. “Biasanya tidak pernah banjir di Jalan Danau Toba. Tapi akhir-akhir ini memang sering menggenang, tapi cuma semata kaki saja,” ungkapnya.
Dirinya pun mengatakan, bahwa kondisi banjir hari ini adalah yang terparah, karena ketinggian hampir 30 sentimeter. “Bahkan kalau naik motor dengan kencang, saya merasa seperti naik speedboat. Karena airnya muncrat kiri dan kanan,” imbuhnya. (cw1/sit)

Kota Malang1 mingguLima Pengurus Karang Taruna Kecamatan di Kota Malang Layangkan Surat Terbuka, Tolak Langkah Caretaker
Hukum & Kriminal3 mingguKecanduan Judi Online, Residivis Kambuhan Curi 14 iPhone
Kota Malang4 mingguTertibkan Bangunan di Atas Aset Pemkot Malang, Kawasan RTH Buring Bakal Dikembalikan sesuai Fungsi
Kota Malang4 mingguDukung Program 1.000 Event, Pemkot Malang Benahi Kepatuhan Pelaku Usaha Pariwisata
Kota Malang1 mingguDPRD Malang Desak Pemkot Tegas Tindaklanjuti Putusan Pembongkaran Tembok Griya Shanta
Hukum & Kriminal4 mingguLanjutan Sidang Karyawan Bank Digugat Tetangga, Mediasi Gagal
Kota Malang6 hariPemkot Malang Bakal Uji Coba Jalan Tembus Griya Shanta
Kota Malang3 mingguKota Malang Raih Peringkat Pertama PPA Awards Jatim, Musrenbang Tematik hingga RT Berkelas Jadi Andalan

















