Kota Malang
Antisipasi Bencana, BPBD Kota Malang Imbau Warga Ikuti Perkembangan Cuaca melalui BMKG

Memontum Kota Malang – Beberapa hari terakhir ini, angin kencang dan gumpalan awan hitam menyelimuti Kota Malang. Karena itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang, mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dan update cuaca melalui Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).
Kepala BPBD Kota Malang, Prayitno, menyampaikan jika cuaca tidak menentu sedang terjadi di Kota Malang hingga Februari, mendatang. Karena itu, dirinya menekankan agar masyarakat terus memantau prediksi cuaca BMKG.
“Antisipasinya kewaspadaan, selalu kami sampaikan bahwa sampai bulan Februari nanti, alam tidak bisa di prediksi karena cuaca tak menentu,” ujar Prayitno, di Balai Kota Malang, Sabtu (31/12/2022) sore.
Baca juga :
- Komisi B DPRD Kota Malang Dorong MCC Dikelola dengan Skema BLUD, Diskopindag Siap Kaji
- Satpol PP Kota Malang Pastikan Penertiban Warung Liar GOR Ken Arok Tetap Jalan, SP1 Terbit Awal Agustus
- Portal Griya Shanta Ditutup, Pemkot Malang Pastikan Uji Coba Jalan Tembus Tetap Berjalan
- DPRD Kota Malang Sampaikan Enam Rekomendasi, Soroti Rendahnya Belanja Modal
- Langganan Juara OSN, MAN 2 Kota Malang Kini Jadi Percontohan Nasional Tata Kelola Madrasah
Ditanya terkait dengan alat pendeteksi angin, dirinya menyampaikan jika sampai saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Malang masih belum memiliki. Karena menurutnya, alat pendeteksi angin sudah ada di BMKG Pasuruan dan Juanda. Sementara ini, BPBD hanya memiliki alat pendeteksi banjir yakni Early Warning System (EWS).
“Kalau alat pendeteksi angin belum punya, kami hanya menunggu informasi dari BMKG. Karena mereka ahli klimatologi, sementara waktu kita mengandalkan mereka. Kita hanya bergerak di mitigasinya dengan menyampaikan kewaspadaan,” jelasnya.
Lebih lanjut, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan kelurahan tangguh. Dengan memaksimalkan alat komunikasi seperti Grup Whattsapp (WA), Handy Talkie (HT), dan Aplikasi Zello untuk melaporkan kondisi terkini.
“Setiap kelurahan memiliki anggota yang mereka bisa laporan melalui Grup WA. Setiap hampir lima menit sekali mereka melaporkan perkembangan wilayah di setiap wilayah masing masing,” imbuhnya. (rsy/gie)

Kota Malang1 mingguLima Pengurus Karang Taruna Kecamatan di Kota Malang Layangkan Surat Terbuka, Tolak Langkah Caretaker
Hukum & Kriminal3 mingguKecanduan Judi Online, Residivis Kambuhan Curi 14 iPhone
Kota Malang4 mingguTertibkan Bangunan di Atas Aset Pemkot Malang, Kawasan RTH Buring Bakal Dikembalikan sesuai Fungsi
Kota Malang4 mingguDukung Program 1.000 Event, Pemkot Malang Benahi Kepatuhan Pelaku Usaha Pariwisata
Kota Malang1 mingguDPRD Malang Desak Pemkot Tegas Tindaklanjuti Putusan Pembongkaran Tembok Griya Shanta
Hukum & Kriminal4 mingguLanjutan Sidang Karyawan Bank Digugat Tetangga, Mediasi Gagal
Kota Malang6 hariPemkot Malang Bakal Uji Coba Jalan Tembus Griya Shanta
Kota Malang3 mingguKota Malang Raih Peringkat Pertama PPA Awards Jatim, Musrenbang Tematik hingga RT Berkelas Jadi Andalan

















