Pemerintahan
Alhamdulillah, Pelaksanaan Random Rapid Tes Antigen Pengunjung Mall oleh Pemkot Malang Hasilnya Negatif

Memontum Kota Malang – Tidak hanya sekedar memantau penerapan protokol kesehatan (Prokes) maupun ketaatan pengunjung pusat perbelanjaan. Namun, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) pun juga lakukan random rapid tes antigen pada beberapa pengunjung pada dua dari tiga pusat perbelanjaan, Selasa (11/05).
“Kami ambil sampling 10 orang di Matahari Departmen Store, dan 10 orang di Trend Shop. Alhamdulillah semua negatif,” kata Wali Kota Malang, Sutiaji, pada awak media.
Diambilnya sample acak untuk rapid tes antigen ini diakui Sutiaji untuk menguji orang-orang yang datang ke pusat perbelanjaa. Apakah mereka terbebas dari paparan virus Covid-19 atau tidak.
“Untuk tau apakah pengunjung dan juga beberapa staff tidak terpapar Covid-19, maka kita pakai random sampling. Di dua pusat perbelanjaan, masing-masing 8 pengunjung dan 2 karyawan toko,” tambahnya.
Karyawan yang dites antigen diambil dari bagian kasir. Pasalnya, menurut Sutiaji, kasir sangat erat hubungannya dengan para customer.
“Karena semua hasilnya negatif, saya berharap mudah-mudahan ini tanda bahwa masyarakat kita sudah terbiasa menerapkan prokes. Jadi ketika mereka berkunjung atau keluar rumah untuk kepentingan tertentu sudah tidak mengkhawatirkan akan menularkan virus atau terpapar virus,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, dr Husnul Muarif, mengatakan bahwa kelanjutan random sampling tes antigen di mall maupun pusat perbelanjaan akan diketahui usai evaluasi. Nanti bisa diambil kesimpulan apakah random sampling pada mall bisa diteruskan apa tidak pada mall lainnya.
“Selepas ini pasti kita akan evaluasi terkait dengan pantauan sekarang. Termasuk juga tes rapid atau swab antigen random ini,” jelasnya.
Diutarakan pria yang pernah menjabat sebagai Direktur RSUD Kota Malang itu, evaluasi akan memuat dua hal. Yang kemudian akan diputuskan apakah terus memberlakukan random sampling rapid antigen pada pusat perbelanjaan atau tidak.
“Pertama, hasil evaluasi keramaian, seberapa banyak dari daya tampung mall dengan pengunjungnya. Yang kedua, berkaitan dengan tindak lanjut dari hasil sampling swab tes ini,” urai Kepala Dinkes. (hms/mus/ed2)

Kota Malang1 mingguLima Pengurus Karang Taruna Kecamatan di Kota Malang Layangkan Surat Terbuka, Tolak Langkah Caretaker
Hukum & Kriminal3 mingguKecanduan Judi Online, Residivis Kambuhan Curi 14 iPhone
Kota Malang4 mingguTertibkan Bangunan di Atas Aset Pemkot Malang, Kawasan RTH Buring Bakal Dikembalikan sesuai Fungsi
Kota Malang4 mingguDukung Program 1.000 Event, Pemkot Malang Benahi Kepatuhan Pelaku Usaha Pariwisata
Kota Malang1 mingguDPRD Malang Desak Pemkot Tegas Tindaklanjuti Putusan Pembongkaran Tembok Griya Shanta
Hukum & Kriminal4 mingguLanjutan Sidang Karyawan Bank Digugat Tetangga, Mediasi Gagal
Kota Malang6 hariPemkot Malang Bakal Uji Coba Jalan Tembus Griya Shanta
Kota Malang3 mingguKota Malang Raih Peringkat Pertama PPA Awards Jatim, Musrenbang Tematik hingga RT Berkelas Jadi Andalan

















