SEKITAR KITA
Akan Diberlakukan Satu Arah, Median Jalan Basuki Rahmat Dibongkar

Memontum Kota Malang – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang terus berupaya untuk menyelesaikan proyek Kayutangan Heritage di tahun ini. Salah satunya dengan melakukan pembongkaran median Jalan Basuki Rahmat yang akan diproyeksikan menjadi satu arah. Saat ini pun Pemkot Malang melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan Dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) tengah melakukan tindakan lanjutan usai dibongkarnya median jalan.
“Median jalan yang sudah dibongkar sekarang dipasang cone. Nanti itu akan disetting untuk satu arah ke selatan,” ujar Kepala DPUPRPKP, Hadi Santoso, Jumat (07/05).
Baca juga:
- Sempat Terjadi Aksi Saling Dorong, PN Malang Eksekusi Rumah di Perum Bumi Palapa Kota Malang
- Nasib Sekolah di Lahan UM, Pemkot Malang Siapkan Opsi Merger
- Ancam Mahasiswa dengan Pisau dan Celurit, Dua Begundal Ditangkap Polisi
- Gencarkan Deteksi Dini, 925 Warga Kota Malang Positif TBC dalam Lima Bulan
- Disimpan di Pembalut, Seorang Perempuan Coba Selundupkan Obat-Obatan ke Lapas Malang
Diakui pria yang akrab disapa Soni itu, pihaknya harus menyelesaikan Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) 2021. Dimana nantinya zona 3 Kayutangan Heritage median jalannya juga akan dibongkar. “Nanti kan saya harus selesaikan PAK. Mulai dari Patung Chairil Anwar sampai Sarinah mediannya harus saya bongkar sekalian. Baru diatur satu arah,” terang pria yang juga menjabat sebagai Pjs Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang itu.
Dipaparkan Soni, pihaknya sudah mengantongi konsep perubahan jalur satu arah tersebut. “Kan konsepnya pak wali, yang dari BCA ke utara masih dua arah. Sedangkan BCA ke selatan semuanya satu arah,” tambahnya.
Penerapan jalur satu arah itu dikatakan Soni akan menunggu zona 3 Kayutangan Heritage selesai pada PAK 2021. Pasalnya di tahun 2020 DPUPRPKP mengalami refocusing anggaran. “Jadi yang ke arah alun-alun itu nanti satu arah, tapi tunggu zona 3 selesai di PAK 2021. Kemarin kita kena refocusing,” jelas pria berkacamata itu.
Soni menambahkan bahwa refocusing anggaran di tahun 2020 sangat banyak. Bahkan lebih dari Rp 125 milyar. Namun di tahun 2021 ini tidak ada refocusing. “Banyak sekali tahun lalu, Malang Creative Center (MCC) saja refocusing Rp 125 milyar. Jadi lebih dari itu total refocusing anggarannya. Dan lebih dari 10 proyek juga yang direfocusing,” papar Soni. (mus/ed2)

Kota Malang4 mingguUsai Pasar Gadang dan Kebalen, Pemkot Malang Siapkan Penataan Bertahap untuk Pasar Blimbing
Kota Malang4 mingguDukung Penertiban PKL Pasar Kebalen, DPRD Kota Malang Kembali Soroti Pengembalian Fungsi Jalan
Kota Malang4 mingguTinjau Penertiban PKL Pasar Kebalen, Wali Kota Malang Sampaikan Aturan Baru
Kota Malang4 mingguHadiri Peresmian SPPG Kedungkandang, Wali Kota Wahyu Sebut SPPG di Kota Malang Minim Permasalahan
Kota Malang1 mingguPenjualan Hewan Kurban Lesu, Pedagang di Kota Malang Sebut Pembeli Turun Drastis
Kota Malang3 mingguWali Kota Malang Sebut Proses Pembentukan Dinas Damkar Tunggu Pembahasan DPRD
Kota Malang2 mingguProgram Angkutan Pelajar Gratis Jadi Harapan Baru Sopir Angkot di Kota Malang
Hukum & Kriminal4 mingguKurun Sebulan, Polresta Malang Tangkap 39 Tersangka Narkotika

















