Pendidikan
ITN Malang Dipercaya Pemkab Mahakam Ulu Dalam Pendampingan RTRW

Memontum Kota Malang – Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang kembali mendapat kepercayaan Pemerintah Daerah, kali ini datang dari Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu, Propinsi Kalimantan Timur. Dimana kerjasama yang ditandatangani Rabu (15/04) kemarin di Ruang Sidang Rektorat Kampus I ITN Malang, untuk melakukan pendampingan dalam pengembangan daerah tersebut.
Rektor ITN Malang, Prof Dr Eng Ir Abraham Lomi MSEE, mengatakan bahwa selama ini ITN Malang sudah berpengalaman melakukan pendampingan dalam pengembangan daerah-daerah baru terutama di wilayah Indonesia Timur.
Baca juga:
- Komisi B DPRD Kota Malang Dorong MCC Dikelola dengan Skema BLUD, Diskopindag Siap Kaji
- Satpol PP Kota Malang Pastikan Penertiban Warung Liar GOR Ken Arok Tetap Jalan, SP1 Terbit Awal Agustus
- Portal Griya Shanta Ditutup, Pemkot Malang Pastikan Uji Coba Jalan Tembus Tetap Berjalan
- DPRD Kota Malang Sampaikan Enam Rekomendasi, Soroti Rendahnya Belanja Modal
- Langganan Juara OSN, MAN 2 Kota Malang Kini Jadi Percontohan Nasional Tata Kelola Madrasah
“Dan kemarin, bersama dengan Bupati Mahakam Ulu, Bonifasius Belawan Geh, kami sudah menekan MoU kerjasama. Ini menjadi kesempatan yang luar biasa, apalagi Mahakam Ulu baru berusia 8 tahun,” ungkapnya, Jumat (16/04).
Menurut Rektor yang akrab disapa Prof Lomi itu, dalam pengembangan wilayah terutama Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) membutuhkan peran serta perguruan tinggi. Dimana nantinya tim teknis ITN akan menginventarisir bantuan yang bisa diwujudkan sesuai dengan keinginan daerah.
“Kami akan kawal kerjasama ini, untuk RTRW tentunya sampai Perda, kami dampingi mulai dari konsultasi sampai revisi-revisi. ITN sebagai pioner pada tata ruang, namun nantinya tidak sebatas di situ, karena ITN memiliki 15 prodi yang siap berperan serta mengembangkan daerah,” tegas Prof Lomi.
Bahkan nota kesepahaman bersama antara kedua belah pihak, ITN Malang siap mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi serta meningkatkan pembangunan daerah di Kabupaten Mahakam Ulu.
“MoU dengan Mahakam Ulu mempunyai potensi untuk kita lakukan dan kembangkan. Apalagi kabupaten tersebut masih berusia 8 tahun dan perlu peran serta dari perguruan tinggi dalam membangun Mahakam Ulu ke depan. Ini karya ITN yang pertama di Mahakam Ulu,” ujar rektor berharap kerjasama tidak hanya sebatas Perda saja. Bagaimanapun, perguruan tinggi mempunyai tanggung jawab bersama dalam membangun daerah.
Kamarin bukan kali pertama Pemkab Mahakam Ulu bertandang ke ITN Malang. Sebelumnya awal tahun 2020 Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Mahakam Ulu mengunjungi Prodi Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) ITN Malang. Tujuannya untuk belajar penyusunan RTRW (Rencana Tata Ruang Wilayah), RDTRK (Rencana Detail Tata Ruang Kota), serta peraturan zonasi.
“Sedangkan untuk kunjungan MoU kemarin Bupati Mahakam Ulu membawa serta jajarannya. Yakni, Sekda, Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian Dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda), Inspektur Inspektorat, Kepala Dinas Pendidikan, Kasubag Program Perencanaan Keuangan Disdik, Kepala Dinas dan Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), serta yang lainnya,” tegas Rektor. (mus/ed2)

Kota Malang1 mingguLima Pengurus Karang Taruna Kecamatan di Kota Malang Layangkan Surat Terbuka, Tolak Langkah Caretaker
Hukum & Kriminal3 mingguKecanduan Judi Online, Residivis Kambuhan Curi 14 iPhone
Kota Malang4 mingguTertibkan Bangunan di Atas Aset Pemkot Malang, Kawasan RTH Buring Bakal Dikembalikan sesuai Fungsi
Kota Malang4 mingguDukung Program 1.000 Event, Pemkot Malang Benahi Kepatuhan Pelaku Usaha Pariwisata
Kota Malang1 mingguDPRD Malang Desak Pemkot Tegas Tindaklanjuti Putusan Pembongkaran Tembok Griya Shanta
Hukum & Kriminal4 mingguLanjutan Sidang Karyawan Bank Digugat Tetangga, Mediasi Gagal
Kota Malang6 hariPemkot Malang Bakal Uji Coba Jalan Tembus Griya Shanta
Kota Malang3 mingguKota Malang Raih Peringkat Pertama PPA Awards Jatim, Musrenbang Tematik hingga RT Berkelas Jadi Andalan

















