Pemerintahan
Pemberdayaan Ormas, Wali Kota Malang Ajak Viralkan Kebaikan

Memontum Kota Malang – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bankesbangpol) gelar Pemantapan Pelaksanaan Pemberdayaan dan Pengawasan Organisasi Masyarakat (Ormas) Kota Malang di salah satu hotel, Jumat (09/04).
Gelaran ini merupakan bentuk pelaksanaan fungsi, dimana pemerintah hadir untuk memfasilitasi pemberdayaan bagi ormas. Setidaknya hal itu yang disampaikan Kepala Bangkesbangpol, Rinawati, disela-sela acara.
Baca juga:
- Komisi B DPRD Kota Malang Dorong MCC Dikelola dengan Skema BLUD, Diskopindag Siap Kaji
- Satpol PP Kota Malang Pastikan Penertiban Warung Liar GOR Ken Arok Tetap Jalan, SP1 Terbit Awal Agustus
- Portal Griya Shanta Ditutup, Pemkot Malang Pastikan Uji Coba Jalan Tembus Tetap Berjalan
- DPRD Kota Malang Sampaikan Enam Rekomendasi, Soroti Rendahnya Belanja Modal
- Langganan Juara OSN, MAN 2 Kota Malang Kini Jadi Percontohan Nasional Tata Kelola Madrasah
“Kita tau fungsi pemerintah adalah pelayanan, fasilitasi, dan pengaturan. Fungsi-fungsi tersebut yang kita dorong ke ormas untuk lebih berdaya dan mandiri,” ungkapnya.
Jumlah ormas di Kota Malang sendiri dibeberkan Rina ada 95. Dimana 69 ormas terdaftar di Kementrian Hukum dan HAM (Kemenkumham) dan 26 ormas terdaftar di Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri).
“Sesuai dengan fungsi kita pengawasan, melalui acara ini kita mengkoordinasi total 95 ormas di Kota Malang. Supaya kita bisa terus berkomunikasi dan memberikan masukan. Karena mau bagaimanapun mereka adalah mitra pemerintah,” jabar Rina.
Sehingga dengan label mitra pemerintah itu, segala bentuk kritik yang disampaikan kepada pemerintah dirasa Rina adalah bentuk dukungan untuk membangun Kota Malang. Kritikan diartikan wanita yang sempat menjabat Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) ini adalah sesuatu yang dapat melecut semangat menuju yang lebih baik.
Oleh karena itu, Bangkesbangpol selalu lakukan pengawasan dan komunikasi dua arah yang baik dengan ormas.
“Kita komunikasikan yang melenceng dari aturan-aturan. Kita kembalikan sesuai dengan visi misi awal mereka. Dengan sinergi itu, hingga saat ini belum terendus ormas yang mengarah ke radikalisme,” tambahnya.
Senada dengan Rina, Wali Kota Malang, Sutiaji, yang didapuk sebagai keynote speaker acara tersebut pun juga mengatakan bahwa Malang menjadi kota yang sangat menjunjung toleransi.
“Antar umat beragama saya kira Malang menjadi nomor satu keberadaannya. Oleh karena itu, mari kita jaga hal ini,” ujarnya.
Sehingga orang nomor satu di Kota Malang itu pun juga gethol mengajak untuk memviralkan kebaikan. Terlebih saling bersinergi mengingatkan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, jika dirasa keliru.
“Mari bersama memviralkan kebaikan. Hal baik yang dilakukan oleh pemerintah kita dorong. Manakala ada hal yang kurang, perlu ada klarifikasi,” jelasnya.
Terakhir pemilik kursi N1 itu mengajak untuk selalu memulai acara dengan menyanyikan Indonesia Raya. Karena sejatinya bangsa Indonesia memiliki beragam latar belakang namun disatukan dengan Indonesia Raya.
“Mulai dulu pendiri bangsa kita di acara resmi selalu menyanyikan lagu Indonesia Raya. Itu sebetulnya menguatkan eksistensi diri kita. Jangan hanya ngomong Bhineka Tunggal Ika, tapi diri kita sesungguhnya ingin mencabik-cabik Indonesia,” terangnya. (hms/mus/ed2)

Kota Malang1 mingguLima Pengurus Karang Taruna Kecamatan di Kota Malang Layangkan Surat Terbuka, Tolak Langkah Caretaker
Hukum & Kriminal3 mingguKecanduan Judi Online, Residivis Kambuhan Curi 14 iPhone
Kota Malang4 mingguTertibkan Bangunan di Atas Aset Pemkot Malang, Kawasan RTH Buring Bakal Dikembalikan sesuai Fungsi
Kota Malang4 mingguDukung Program 1.000 Event, Pemkot Malang Benahi Kepatuhan Pelaku Usaha Pariwisata
Kota Malang1 mingguDPRD Malang Desak Pemkot Tegas Tindaklanjuti Putusan Pembongkaran Tembok Griya Shanta
Hukum & Kriminal4 mingguLanjutan Sidang Karyawan Bank Digugat Tetangga, Mediasi Gagal
Kota Malang6 hariPemkot Malang Bakal Uji Coba Jalan Tembus Griya Shanta
Kota Malang3 mingguKota Malang Raih Peringkat Pertama PPA Awards Jatim, Musrenbang Tematik hingga RT Berkelas Jadi Andalan

















