Pemerintahan
Sikapi Mudik Lebaran 2021, Wali Kota Siapkan Pengawasan Mikro

Memontum Kota Malang – Wali Kota Malang, Sutiaji, mengatakan bahwa dirinya tetap akan memperketat pengawasan meski mudik diperbolehkan.
Hal itu, disampaikannya menyusul Pemerintah Pusat melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub), memberikan lampu hijau untuk kegiatan mudik Lebaran 2021. Bahkan, Menteri Perhubungan, Budi Karya, dalam Rapat Kerja (Raker) bersama Komisi V DPR RI, beberapa hari lalu.
“Basisnya tetap mikro, ya. Jadi, pengetatan di mikro (skala). Artinya, secara teknis filterisasi di tingkat Rt dan Rw,” ungkapnya, Sabtu (20/03) tadi.
Meski begitu, diakui orang nomor satu di Kota Malang itu, jika dirinya belum ada kebijakan resmi yang dikeluarkan sampai saat ini.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes), dr Husnul Muarif, secara terpisah juga menyatakan bahwa terkait mekanisme mudik tahun ini, pihaknya menunggu kebijakan dari Wali Kota Sutiaji.
“Kita tunggu ya kebijakan dari Pak Wali, bagaimana. Apalagi nanti yang perlu digaris bawahi adalah aturan mudik bagi Aparatur Sipil Negara (ASN),” tambah dr Husnul.
Pria yang pernah menjabat sebagai Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Malang itu, tidak ingin dengan diperbolehkannya mudik, malah menambah kasus terkonfirmasi positif nantinya paska lebaran.
“Ya meskipun kita punya Rumah Sakit Lapangan (RSL) Idjen Boulevard dan Safe House, tetap harus waspada,” ujarnya.
Dijelaskan dr Husnul, Safe House di Kota Malang saat ini longgar. “Safe House tidak terlalu ketat seperti di tempat lain, artinya Safe House ini membantu masyarakat yang kadang sudah dirawat di RS kemudian pulang konfirmasi swabnya masih positif ini bisa masuk di Safe House. Atau beberapa kasus lain misal ibu hamil konfirmasi positif bisa sementara di Safe House untuk isolasi mandiri. Sedangkan untuk RSUD Kota Malang, utamanya untuk pasien dengan keluhan ringan maupun sedang,” bebernya.
Disamping itu, Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata, seusai rapat koordinasi (rakor) Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), Jumat (19/3) kemarin, juga sempat mengatakan belum ada instruksi antisipasi paska lebaran jika nantinya mudik diperbolehkan.
“Untuk antisipasi paska mudik lebaran belum ada arahan, hanya tadi disampaikan terkait kesiapan kita dalam rangka menuju lebaran,” terangnya. (mus/sit)

Kota Malang1 mingguLima Pengurus Karang Taruna Kecamatan di Kota Malang Layangkan Surat Terbuka, Tolak Langkah Caretaker
Hukum & Kriminal3 mingguKecanduan Judi Online, Residivis Kambuhan Curi 14 iPhone
Kota Malang4 mingguTertibkan Bangunan di Atas Aset Pemkot Malang, Kawasan RTH Buring Bakal Dikembalikan sesuai Fungsi
Kota Malang4 mingguDukung Program 1.000 Event, Pemkot Malang Benahi Kepatuhan Pelaku Usaha Pariwisata
Kota Malang1 mingguDPRD Malang Desak Pemkot Tegas Tindaklanjuti Putusan Pembongkaran Tembok Griya Shanta
Hukum & Kriminal4 mingguLanjutan Sidang Karyawan Bank Digugat Tetangga, Mediasi Gagal
Kota Malang6 hariPemkot Malang Bakal Uji Coba Jalan Tembus Griya Shanta
Kota Malang3 mingguKota Malang Raih Peringkat Pertama PPA Awards Jatim, Musrenbang Tematik hingga RT Berkelas Jadi Andalan

















