Kota Malang

Pohon Beringin Tua Tumbang dan Timpa Rumah Warga di Muharto Kota Malang

Diterbitkan

-

TUMBANG: Petugas saat melakukan evakuasi Pohon Beringin yang tumbang di Jalan Muharto, Kota Malang. (memontum.com/rsy)

Memontum Kota Malang – Pohon Beringin berukuran besar, tumbang dan menimpa rumah warga di Jalan Muharto Gang 5, RT 17 RW 06, Kota Malang, Kamis (05/03/2026) tadi. Peristiwa tersebut, diduga dipicu angin kencang, sehingga menyebabkan kerusakan pada beberapa bagian rumah warga.

Salah satu rumah yang terdampak adalah milik Latif Widodo. Korban mengaku tidak mengetahui secara pasti, detik-detik pohon tersebut roboh. Karena pada saat kejadian, dirinya masih tertidur di lantai dua rumahnya.

“Kalau untuk pastinya saya tidak tahu, karena waktu itu masih tidur. Tapi kata warga, kejadiannya sekitar kira-kira pukul 08.00 WIB,” ujar Latif, saat ditemui di lokasi kejadian.

Menurutnya dari informasi yang didapatkan, sebelum terjadi pohon tumbang sempat ada angin kencang yang menyerupai puting beliung di kawasan tersebut. Latif mengaku sangat terkejut saat mendengar suara keras dari arah luar rumahnya. Bahkan, dia sempat mengira telah terjadi gempa bumi.

Advertisement

“Saya langsung kaget sekali, suaranya keras sekali. Saya pikir gempa atau apa. Tidak terpikir sama sekali kalau pohon ini roboh,” katanya.

Baca juga :

Akibat kejadian itu, sejumlah bagian rumah Latif mengalami kerusakan, terutama pada bagian balkon dan plafon. Dirinya memperkirakan kerusakan masih perlu dicek lebih lanjut untuk mengetahui tingkat kerusakan secara keseluruhan.

“Plafon depan sudah pecah, balkon juga kena. Tapi belum dicek semuanya. Kalau rusak parah mungkin harus pembenahan total,” tuturnya.

Selain rumah Latif, pohon tumbang itu juga berdampak pada dua bangunan lain di sekitarnya. Namun, kedua bangunan tersebut diketahui tidak dihuni dan hanya digunakan sebagai gudang. Usai kejadian, Latif segera melaporkan peristiwa tersebut kepada ketua RT setempat. Tak lama kemudian petugas dari berbagai instansi, termasuk tim penanganan bencana, datang ke lokasi untuk melakukan evakuasi pohon.

Advertisement

“Petugas kemudian melakukan pemotongan batang dan dahan pohon secara bertahap untuk menghindari risiko pohon bergeser dan menimbulkan kerusakan yang lebih besar,” imbuhnya. (rsy/sit)

Advertisement
Click to comment

Tinggalkan Balasan

Terpopuler

Lewat ke baris perkakas