Kota Malang
Dishub Kota Malang Prediksi Kemacetan Jelang Nataru Alami Kenaikkan dan Siapkan 80 Personel di Titik Krusial

Memontum Kota Malang – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang memprediksi akan terjadi peningkatan kemacetan menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru). Prediksi yang disampaikan itu, berdasarkan hasil survei Kementerian Perhubungan, secara nasional dan diperkirakan ada kenaikan mobilitas hingga dua persen.
Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, menyampaikan bahwa pihaknya masih melakukan perhitungan khusus untuk kondisi di Kota Malang. “Untuk Kota Malang berapa angkanya, saya akan hitung lagi. Hasil lengkapnya akan kami rilis pada forum lalu lintas. Termasuk data keluar-masuk kendaraan, nanti kami bandingkan dengan tahun lalu,” ucap Jaya, Jumat (12/12/2025) tadi.
Sebagai bentuk antisipasi, Dishub Kota Malang nantinya akan menurunkan 30 personel dan menambah 50 petugas tambahan, dengan total 80 personel diterjunkan selama masa Nataru. Nantinya, sejumlah personel akan ditempatkan pada pos pelayanan, pos pantau, hingga pos pengamanan yang telah disiapkan bersama Polresta Malang Kota.
Baca juga :
“Selama Nataru, petugas kami berjaga dari pagi sampai malam. Staf yang biasanya bekerja di dalam kantor juga kami turunkan ke lapangan,” katanya.
Terkait dampak proyek pembangunan jalan dan jembatan terhadap arus lalu lintas, Jaya memastikan tidak ada kendala berarti. Namun, untuk perbaikan drainase di kawasan Soekarno Hatta (Suhat), masih menunggu update dari Dishub Provinsi.
“Sedangkan daerah misalnya Gajayana dan Karanglo, tidak ada masalah. Termasuk di Jembatan Buring, Jembatan Kedungkandang dekatnya Jalan Kyai Malik Dalam, sekarang sudah landai sekali. Tidak ada kepadatan seperti antrean panjang yang selama ini terjadi bottleneck. Sekarang alhamdulillah, dengan adanya pelebaran jembatan ini membuat persimpangan itu lebih bagus lagi,” tuturnya.
Lebih lanjut Dishub Kota Malang memprediksi, titik kepadatan utama justru berada di pusat-pusat perbelanjaan dan destinasi wisata kota. Beberapa di antaranya Pasar Besar, Mal-Mal, serta kawasan Kayutangan Heritage. “Untuk wilayah-wilayah tersebut, kami juga menyiapkan pos pemantauan,” imbuh Jaya. (rsy/sit)

Kota Malang4 mingguUsai Pasar Gadang dan Kebalen, Pemkot Malang Siapkan Penataan Bertahap untuk Pasar Blimbing
Kota Malang4 mingguDukung Penertiban PKL Pasar Kebalen, DPRD Kota Malang Kembali Soroti Pengembalian Fungsi Jalan
Kota Malang4 mingguTinjau Penertiban PKL Pasar Kebalen, Wali Kota Malang Sampaikan Aturan Baru
Kota Malang4 mingguHadiri Peresmian SPPG Kedungkandang, Wali Kota Wahyu Sebut SPPG di Kota Malang Minim Permasalahan
Kota Malang1 mingguPenjualan Hewan Kurban Lesu, Pedagang di Kota Malang Sebut Pembeli Turun Drastis
Kota Malang3 mingguWali Kota Malang Sebut Proses Pembentukan Dinas Damkar Tunggu Pembahasan DPRD
Kota Malang2 mingguProgram Angkutan Pelajar Gratis Jadi Harapan Baru Sopir Angkot di Kota Malang
Hukum & Kriminal4 mingguKurun Sebulan, Polresta Malang Tangkap 39 Tersangka Narkotika

















