Kota Malang
Sekda Absen dalam Raker Penanganan Bencana, Wali Kota Malang Jelaskan Tidak Ada Undangan

Memontum Kota Malang – Ketidakhadiran Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang, Erik Setyo Santoso, dalam Rapat Kerja (Raker) penanggulangan bencana bersama DPRD Kota Malang, mendapat perhatian Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat. Dijelaskan, bahwa dirinya juga tidak mengetahui alasan pasti, mengenai absennya Sekda dalam Raker tersebut. Terlebih, undangan (tembusan, red) Raker juga tidak ditujukan kepadanya, sehingga dirinya tidak bisa langsung memberikan instruksi.
“Saya tidak tahu, karena undangannya tidak ke saya. Kalau ke saya, maka saya bisa perintahkan. Kemarin saya juga ada acara dinas ke Banyuwangi,” jelas Wali Kota Wahyu, Selasa (09/12/2025) tadi.
Wali Kota Wahyu juga memahami, mengapa DPRD sempat menyayangkan ketidakhadiran Sekda, mengingat posisinya sebagai Ketua Tim Penanggulangan Bencana Kota Malang. “Kalau untuk Kepala BPBD, itu Kalaksa. Tetapi Ketua BPBD tetap Sekda. Ya wajar, kalau DPRD mempertanyakan,” tambahnya.
Sementara saat dikonfirmasi terpisah, Sekda Kota Malang, Erik Setyo Santoso, membenarkan bahwa dirinya tidak menghadiri Raker tersebut. Dirinya menyampaikan permohonan maaf dan menjelaskan, bahwa ketidakhadirannya murni karena kondisi kesehatan.
“Iya, pertama saya minta maaf kemarin tidak hadir. Saya sedang sakit, jadi harus ke dokter. Janjian jam 4 itu ngantri dokter,” kata Erik, melalui sambungan seluler.
Baca juga :
Kemudian, ditambahkannya bahwa sebelum menuju DPRD, sejumlah OPD sempat berpamitan kepadanya untuk menghadiri Raker penanggulangan banjir. Dirinya sudah menugaskan kepada para kepala OPD terkait untuk mewakili Pemkot.
“Saya tugasi memang untuk datang. Setelah rapat soal PSU, teman-teman langsung geser ke DPRD, sementara saya geser ke dokter,” ucapnya.
Sekda Erik juga menegaskan, bahwa dirinya tidak pernah absen dalam Raker penanggulangan bencana sebelumnya. Ketidakhadiran pada hari Senin kemarin itu, menurutnya adalah satu-satunya.
“Tidak pernah. Baru kemarin itu saja saya tidak hadir. Lainnya hadir terus. Bisa dicek juga di Sekwan,” tegasnya.
Sekda Erik juga menjelaskan, bahwa kondisi kesehatannya menurun setelah agenda padat pada hari Minggu sebelumnya. Dirinya mengaku beraktivitas di luar ruangan dan sempat kehujanan deras. “Hari Minggu itu saya keliling naik motor ke acara di Gedung Kartini dan Lanal. Pulangnya kehujanan deras. Mungkin karena itu kecapean, nge-drop. Ya jenenge menungso (Namanya manusia, red), ada kalanya sakit juga. Timing-nya enggak bisa milih,” imbuh Erik.
Hingga hari ini, pun dirinya mengaku bahwa masih menjalani pemeriksaan kesehatan di RSUD Kota Malang. (rsy/sit)

Kota Malang4 mingguUsai Pasar Gadang dan Kebalen, Pemkot Malang Siapkan Penataan Bertahap untuk Pasar Blimbing
Kota Malang4 mingguDukung Penertiban PKL Pasar Kebalen, DPRD Kota Malang Kembali Soroti Pengembalian Fungsi Jalan
Kota Malang4 mingguTinjau Penertiban PKL Pasar Kebalen, Wali Kota Malang Sampaikan Aturan Baru
Kota Malang4 mingguHadiri Peresmian SPPG Kedungkandang, Wali Kota Wahyu Sebut SPPG di Kota Malang Minim Permasalahan
Kota Malang1 mingguPenjualan Hewan Kurban Lesu, Pedagang di Kota Malang Sebut Pembeli Turun Drastis
Kota Malang3 mingguWali Kota Malang Sebut Proses Pembentukan Dinas Damkar Tunggu Pembahasan DPRD
Kota Malang2 mingguProgram Angkutan Pelajar Gratis Jadi Harapan Baru Sopir Angkot di Kota Malang
Hukum & Kriminal4 mingguKurun Sebulan, Polresta Malang Tangkap 39 Tersangka Narkotika

















