Kota Malang
Perkuat Kesiapsiagaan, Pemkot Malang Gelar Simulasi Bencana

Memontum Kota Malang – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang, menggelar simulasi kesiapsiagaan bencana, di Lapangan Amprong, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Sabtu (15/11/2025) tadi.
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, yang turut hadir menyampaikan bahwa simulasi itu penting dilakukan, agar semua unsur siap dalam menghadapi bencana hidrometeorologi di musim penghujan. Kegiatan tersebut menggandeng relawan dan masyarakat Kota Malang.
“Simulasi ini saya minta dilakukan terus. Ketika terjadi bencana, mereka sudah tahu apa yang harus dilakukan, tahapannya, SOP-nya, dan koordinasinya,” ujar Wali Kota Wahyu.
Menurutnya, peningkatan kesiapsiagaan tidak hanya menjadi tugas pemerintah saja. Namun, juga relawan dan masyarakat. Sehingga, melalui kegiatan tersebut diharapkan juga dapat meningkatkan kesadaran.
“Tentunya dalam menghadapi bencana bukan hanya tugas pemerintah, ataupun OPD saja. Melainkan juga relawan dan masyarakat. Semua juga harus tanggap dalam menghadapi bencana,” katanya.
Baca juga :
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kota Malang, Prayitno, mengatakan bahwa simulasi tersebut menitikberatkan pada penguatan relawan di wilayah-wilayah rawan. “Kami ingin meningkatkan partisipasi dan kesiapsiagaan masyarakat. November ini curah hujan sudah tinggi dan beberapa kejadian seperti banjir dan jembatan putus mulai muncul,” ucap Prayitno.
Dikatakan Prayitno, bahwa penguatan pada masyarakat dinilai sangat krusial, mengingat puncak musim hujan diprediksi berlangsung hingga Februari 2026. Sehingga diharapkan masyarakat dapat mengasesmen, menolong diri sendiri dan warga sekitar.
“Ini murni penguatan di level masyarakat. Sehingga diharapkan juga mereka dapat memetakan proses mulai dari pengungsian, pembagian logistik dan pemulihan bencananya,” tambahnya.
Lebih lanjut ditambahkannya, bahwa kelengkapan peralatan kebencanaan di Kota Malang tergolong mencukupi. BPBD Kota Malang telah menempatkan perahu karet, pelampung, dapur umum, hingga perlengkapan keselamatan lainnya di setiap kecamatan.
“Camat bisa mengelola kelengkapan yang ada. Pengadaan ini juga didukung Musrenbang dan Pokir,” imbuh Prayitno. (rsy/sit)

Kota Malang4 mingguUsai Pasar Gadang dan Kebalen, Pemkot Malang Siapkan Penataan Bertahap untuk Pasar Blimbing
Kota Malang4 mingguDukung Penertiban PKL Pasar Kebalen, DPRD Kota Malang Kembali Soroti Pengembalian Fungsi Jalan
Kota Malang4 mingguTinjau Penertiban PKL Pasar Kebalen, Wali Kota Malang Sampaikan Aturan Baru
Kota Malang4 mingguHadiri Peresmian SPPG Kedungkandang, Wali Kota Wahyu Sebut SPPG di Kota Malang Minim Permasalahan
Kota Malang1 mingguPenjualan Hewan Kurban Lesu, Pedagang di Kota Malang Sebut Pembeli Turun Drastis
Kota Malang3 mingguWali Kota Malang Sebut Proses Pembentukan Dinas Damkar Tunggu Pembahasan DPRD
Kota Malang2 mingguProgram Angkutan Pelajar Gratis Jadi Harapan Baru Sopir Angkot di Kota Malang
Hukum & Kriminal4 mingguKurun Sebulan, Polresta Malang Tangkap 39 Tersangka Narkotika

















