Kota Malang
Vaksinasi HPV, Dinkes Kota Malang Targetkan Cegah 95 Persen Kanker Serviks

Memontum Kota Malang – Dinas Kesehatan Kota Malang yang berkolaborasi dengan Polresta Malang Kota, melaksanakan vaksinasi Human Papillomavirus Vaccine (HPV) untuk anak perempuan berusia 15 tahun. Program tersebut, ditargetkan mampu mencegah hingga 95 persen kasus kanker serviks di Kota Malang.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang, Husnul Muarif, menyampaikan bahwa vaksinasi tersebut merupakan langkah strategis dalam mempersiapkan generasi emas menuju Indonesia Emas 2045. “Usia 15 tahun adalah masa emas yang perlu kita persiapkan untuk generasi mendatang. Dengan vaksinasi ini, kami memberikan penguatan dan kekebalan terhadap HPV, yang menjadi penyebab utama kanker serviks. Insyaallah dengan melakukan vaksinasi ini bisa menurunkan di angka 95 persen,” kata Husnul, Jumat (20/12/2024) tadi.
Husnul juga menambahkan, bahwa angka kanker serviks di Kota Malang masih cukup tinggi. Dari 290 perempuan yang telah menjalani skrining menggunakan teknik IVA (Inspeksi Visual Asam Asetat), sebanyak 18 persen terdeteksi kanker serviks pada tahap awal (grade 1).
“Deteksi dini ini sangat penting. Dengan adanya fasilitas seperti rayo terapi di Puskesmas Kedungkandang, Ciptomulyo dan Kendalsari, kami dapat menghentikan perkembangan kanker pada tahap awal,” tambahnya.
Baca juga :
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang, Suwarjana, optimis jika target vaksinasi HPV tersebut dapat tercapai. Dengan sasaran 6.500 anak perempuan.
“Data kami menunjukkan jumlah siswa SMP, madrasah dan pondok pesantren sekitar 6.500 anak. Harapan kami, orang tua mendukung program ini, karena manfaatnya sangat besar bagi kesehatan anak perempuan mereka,” ujar Suwarjana.
Meskipun menurut Suwarjana sempat ada penolakan dari sebagian orang tua, pihaknya terus memberikan edukasi dan berhasil meyakinkan. “Alasan penolakan umumnya karena kurang pemahaman, tetapi setelah dijelaskan, mereka akhirnya bersedia,” katanya.
Lebih lanjut, salah satu siswa Kelas 9 SMPN 6 Kota Malang, Almaira Izah (15), mengatakan jika vaksinasi HPV tersebut sangat bermanfaat. Dirinya juga tidak merasa takut sama sekali. “Biasa saja, tidak takut sama sekali. Karena melalui program vaksinasi gratis inu sangat membantu, terutama bagi para perempuan,” ujar Almaira.
Sebagai informasi, dalam proses vaksinasi tersebut peserta hanya perlu mengisi data identitas, menunjukkan Kartu Keluarga (KK) dan melengkapi dokumen seperti NIK, alamat, serta nomor telepon. Sebelum pelaksanaan vaksinasi, peserta melakukan screening terlebih dahulu, kemudian setelah vaksin, peserta dilakukan observasi selama 20 menit. (rsy/sit)

Kota Malang1 mingguLima Pengurus Karang Taruna Kecamatan di Kota Malang Layangkan Surat Terbuka, Tolak Langkah Caretaker
Hukum & Kriminal3 mingguKecanduan Judi Online, Residivis Kambuhan Curi 14 iPhone
Kota Malang4 mingguTertibkan Bangunan di Atas Aset Pemkot Malang, Kawasan RTH Buring Bakal Dikembalikan sesuai Fungsi
Kota Malang4 mingguDukung Program 1.000 Event, Pemkot Malang Benahi Kepatuhan Pelaku Usaha Pariwisata
Kota Malang1 mingguDPRD Malang Desak Pemkot Tegas Tindaklanjuti Putusan Pembongkaran Tembok Griya Shanta
Hukum & Kriminal4 mingguLanjutan Sidang Karyawan Bank Digugat Tetangga, Mediasi Gagal
Kota Malang6 hariPemkot Malang Bakal Uji Coba Jalan Tembus Griya Shanta
Kota Malang3 mingguKota Malang Raih Peringkat Pertama PPA Awards Jatim, Musrenbang Tematik hingga RT Berkelas Jadi Andalan

















