Hukum & Kriminal
Wali Murid SMKM 2 Kota Malang Cabut Laporan, Saling Memaafkan

Memontum, Kota Malang – Sebanyak 10 wali murid SMK Muhammadiyah 2 Kota Malang, Jumat (25/10/2019) pukul 14.00, mencabut laporannya terhadap Agus Setiawan atau yang lebih dikenal dengan sebutan sang Motivator Agus Piranhamas (50) warga Jl Piranha Atas Gang V, Kelurahan Tunjungsekar, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.
Mereka beramai-ramai mendatangi Mapolres Malang Kota untuk mencabut laporannya. Saat ditemukan dengan Agus Piranhamas, mereka saling memaafkan.

Bahkan terlihat sebagai rasa penyesalannya yang sangat mendalam, Agus beberapa kali meminta maaf kepada para wali murid. Bahkan saat para Wali Murid ini hendam pulang, Agus terlihat bersalaman sambil mencium tangan mereka.
Bahtiar, kakak dari Jiwandono, yang hadir MaPolres Malang Kota mengatakan bahwa para wali murid sepakat untuk mencabut laporannya.
“Anak-anak sudah lelah dengan peristiwa ini sehingg orang tua sepakat mencabut laporan dan saling memaafkan. Pencabutan laporan sudah kami laksanakan kemarin. Tadi ini proses mediasi. Kami ingin suasana kembali normal seperti sedia kala. Kita sudah membuat tertukis untuk saling memaafkan,” ujar Bahtiar.
Kasat Reskrim Polres Malang Kota AKP Komang Yogi Arya Wiguna SIK MH mengatakan bahwa denga adanya pencabutan perkara ini, dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan gelar perkara.

“Menyikapi kejadian ini terkait dugaan pemukulan dengan tersangka AS, wali murid atau orang tua korban seluruhnya datang ke Polres Malang Kota. Mereka.mencabut laporan dan secara tertulis sudah memaafkan apa yang dibuat tersangka. Saat ini proses masih berlanjut. Kedatangan Wali murid kita tampung aspirasi mereka. Dalam waktu dekat menyikapi aspek ini kita akan kaji dan melakukan gelar perkara. Nanti hasilnya akan kami sampaikan,” ujar AKP Komang.
Seperti diberitakan sebelumnya, sebuah rekaman kekerasan yang dilakukan oleh motivator terhadap sejumlah siswa SMK Muhammadiyah 2 Kota Malang, viral di media sosial. Kekerasan tersebut terjadi saat ada kegiatan seminar dan motivasi sekolah dengan mendatangkan motivator dari pihak luar.
BACA : Motivator Gampar 10 Murid SMK Muhammadiyah 2 Sambil Teriak Goblok, Ngaku Khilaf
Jika dilihat di Banner yang bertuliskan Seminar Motivasi Berwirausaha, yang terpasang di aula SMK Muhammaditah 2, terdapat tulisan PT Piranhamas Group. Motivator tersebut terlihat mengamuk dan menampar beberpa siswa sambil berteriak Gobl**.
Rekaman kekerasan tersebut langsung viral di Facebook. Usai diamankan oleh polres Mang Kota, Agus Piranhaman mengaku khilaf.
“Saya benar-benar khilaf. Selesai acara saya langsung meminta maaf. Dalam hidup ini, saya tidak pernah melakukan ini. Saya terima anak magang SMK sejak 2008, saya juga pernah lama mengajar di SMK. Tidak pernah terjadi seperti ini,” ujar Agus. (gie/oso)

Kota Malang4 mingguUsai Pasar Gadang dan Kebalen, Pemkot Malang Siapkan Penataan Bertahap untuk Pasar Blimbing
Kota Malang4 mingguDukung Penertiban PKL Pasar Kebalen, DPRD Kota Malang Kembali Soroti Pengembalian Fungsi Jalan
Kota Malang4 mingguTinjau Penertiban PKL Pasar Kebalen, Wali Kota Malang Sampaikan Aturan Baru
Kota Malang4 mingguHadiri Peresmian SPPG Kedungkandang, Wali Kota Wahyu Sebut SPPG di Kota Malang Minim Permasalahan
Kota Malang1 mingguPenjualan Hewan Kurban Lesu, Pedagang di Kota Malang Sebut Pembeli Turun Drastis
Kota Malang3 mingguWali Kota Malang Sebut Proses Pembentukan Dinas Damkar Tunggu Pembahasan DPRD
Kota Malang2 mingguProgram Angkutan Pelajar Gratis Jadi Harapan Baru Sopir Angkot di Kota Malang
Hukum & Kriminal4 mingguKurun Sebulan, Polresta Malang Tangkap 39 Tersangka Narkotika

















