Kota Malang
Investor Asing Minati Gedung MCC, Wali Kota Sutiaji Harapkan Ekraf Tumbuh hingga Kancah Internasional

Memontum Kota Malang – Gedung Malang Creative Center (MCC) Kota Malang, yang digadang menjadi tempat inkubasi para sektor ekonomi kreatif (Ekraf), kini ternyata sudah dilirik oleh salah satu investor asing, yakni pengusaha asal Tiongkok, Jack Ma. Hal tersebut, disampaikan Wali Kota Malang, Sutiaji, Jumat (26/04/2023) tadi.
Orang nomor satu di lingkungan Pemkot Malang, mengatakan jika perusahaan yang dimiliki oleh Jack Ma yaitu Alibaba, berencana akan mengunjungi gedung bertingkat delapan itu. Menurutnya, pihak Kedutaan Besar (Kedubes) RI untuk Tiongkok, juga sudah melakukan survei ke Gedung MCC tersebut.
“Karena Pak Dubes sudah melakukan survei, harapannya nanti infonya Jack Ma dengan Ali Babanya ke sini (Gedung MCC). Jadi dari kedubes, sudah mengutus perwakilannya,” kata Wali Kota Sutiaji.
Baca juga :
- Komisi B DPRD Kota Malang Dorong MCC Dikelola dengan Skema BLUD, Diskopindag Siap Kaji
- Satpol PP Kota Malang Pastikan Penertiban Warung Liar GOR Ken Arok Tetap Jalan, SP1 Terbit Awal Agustus
- Portal Griya Shanta Ditutup, Pemkot Malang Pastikan Uji Coba Jalan Tembus Tetap Berjalan
- DPRD Kota Malang Sampaikan Enam Rekomendasi, Soroti Rendahnya Belanja Modal
- Langganan Juara OSN, MAN 2 Kota Malang Kini Jadi Percontohan Nasional Tata Kelola Madrasah
Kemudian, tambahnya, apabila nanti Pemkot Malang bisa menjalin kerja sama dengan Jack Ma, maka diharapkan dapat menggeliatkan para pelaku Ekraf di Jawa Timur, untuk ke kancah Internasional. “Karena dari kedubes sudah mengutus, maka nanti itu biar urusannya Pak Dubes. Jadi, bisa menyambungkan dan untuk menggairahkan Ekraf di Indonesia. Untuk kapannya masih belum tahu, masih dilakukan survei,” tambahnya.
Sebagai informasi, Gedung MCC tersebut, dibangun untuk mewadahi 17 sub sektor Ekraf, yakni, arsitektur, film, fotografi, kriya, kuliner, seni rupa, desain produk, aplikasi, game, televisi dan radio, fesyen, pertunjukan, desain interior, periklanan, penerbitan, DKV dan musik.
Kini, dari 17 sub sektor yang telah mengisi MCC, terdapat 200 pelaku ekraf yang berkolaborasi, diantaranya seperti aplikasi dengan jumlah 65 jenis. Kemudian, kriya 43 unit dan kuliner 55 jenis. Selain itu, juga ada fashion, fotografi, game, arsitektur, desain komunikasi dan visual (DKV), televisi dan radio dan lainnya. (hms/rsy/sit)

Kota Malang1 mingguLima Pengurus Karang Taruna Kecamatan di Kota Malang Layangkan Surat Terbuka, Tolak Langkah Caretaker
Hukum & Kriminal3 mingguKecanduan Judi Online, Residivis Kambuhan Curi 14 iPhone
Kota Malang4 mingguTertibkan Bangunan di Atas Aset Pemkot Malang, Kawasan RTH Buring Bakal Dikembalikan sesuai Fungsi
Kota Malang4 mingguDukung Program 1.000 Event, Pemkot Malang Benahi Kepatuhan Pelaku Usaha Pariwisata
Kota Malang1 mingguDPRD Malang Desak Pemkot Tegas Tindaklanjuti Putusan Pembongkaran Tembok Griya Shanta
Hukum & Kriminal4 mingguLanjutan Sidang Karyawan Bank Digugat Tetangga, Mediasi Gagal
Kota Malang6 hariPemkot Malang Bakal Uji Coba Jalan Tembus Griya Shanta
Kota Malang3 mingguKota Malang Raih Peringkat Pertama PPA Awards Jatim, Musrenbang Tematik hingga RT Berkelas Jadi Andalan

















