Hukum & Kriminal
Edarkan Pil Koplo, Remaja di Kota Malang Dibekuk Satresnarkoba Polresta

Memontum Kota Malang – Edarkan Pil Dobel L di Kota Malang, Febriyan Eka Saputra (20), yang berindekos di Jalan Ranugrati, Kelurahan Sawojajar, Kecamatan Kedungkandang, kini mendekam di balik jeruji besi Polresta Malang Kota. Sebelumnya, dia ditangkap petugas Satresnarkoba Polresta Malang Kota di rumah kosnya usai menjual pil tersebut kepada konsumennya.
Kasatresnarkoba Polresta Malang Kota, Kompol Eka Wira Dharma, mengatakan bahwa penangkapan tersangka setelah adanya laporan dari masyarakat. Dari laporan itu, petugas kemudian melakukan penyelidikan.
Petugas kemudian mendapati konsumen yang telah membeli Pil Dobel L atau Pil Koplo tersebut dengan barang bukti 1 klip plastik berisi 4 butir. Petugas, pun kemudian melakukan penelusuran hingga berhasil mengantongi nama Febriyan.
Baca juga :
- Sempat Terjadi Aksi Saling Dorong, PN Malang Eksekusi Rumah di Perum Bumi Palapa Kota Malang
- Nasib Sekolah di Lahan UM, Pemkot Malang Siapkan Opsi Merger
- Ancam Mahasiswa dengan Pisau dan Celurit, Dua Begundal Ditangkap Polisi
- Gencarkan Deteksi Dini, 925 Warga Kota Malang Positif TBC dalam Lima Bulan
- Disimpan di Pembalut, Seorang Perempuan Coba Selundupkan Obat-Obatan ke Lapas Malang
Petugas kemudian melakukan pencarian, petugas akhirnya berhasil menangkap Febrian. Saat itu Febrian sudah tidak bisa mengelak karena kedapatan Pil Koplo siap edar. “Tersangka kami amankan beserta barang buktinya,” ujarnya, Selasa (23/05/2023) tadi
Adapun barang-bukti yang berhasil diamankan sebanyak 99.980 butir pil koplo. “Pil Koplo tersebut disimpan di sebuah wadah berwarna putih. Pil itu sudah siap diedarkan, sesuai dengan permintaan komsumennya. Saat ini kami masih melakukan pendalaman,” terangnya.
Atas perbuatannya tersebut, tersangka dijerat Pasal 197 dan/atau Pasal 196 UU RI Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan Juncto Pasal 60 angka 10 UU RI Nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja Juncto Pasal 60 angka 10 Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja. Dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 15 tahun. (gie)

Kota Malang4 mingguUsai Pasar Gadang dan Kebalen, Pemkot Malang Siapkan Penataan Bertahap untuk Pasar Blimbing
Kota Malang4 mingguDukung Penertiban PKL Pasar Kebalen, DPRD Kota Malang Kembali Soroti Pengembalian Fungsi Jalan
Kota Malang4 mingguTinjau Penertiban PKL Pasar Kebalen, Wali Kota Malang Sampaikan Aturan Baru
Kota Malang4 mingguHadiri Peresmian SPPG Kedungkandang, Wali Kota Wahyu Sebut SPPG di Kota Malang Minim Permasalahan
Kota Malang1 mingguPenjualan Hewan Kurban Lesu, Pedagang di Kota Malang Sebut Pembeli Turun Drastis
Kota Malang3 mingguWali Kota Malang Sebut Proses Pembentukan Dinas Damkar Tunggu Pembahasan DPRD
Kota Malang2 mingguProgram Angkutan Pelajar Gratis Jadi Harapan Baru Sopir Angkot di Kota Malang
Hukum & Kriminal4 mingguKurun Sebulan, Polresta Malang Tangkap 39 Tersangka Narkotika

















