Kota Malang
Antisipasi Bencana saat Libur Lebaran, BPBD Kota Malang Siapkan Tim Tanggap Bencana

Memontum Kota Malang – Mengantisipasi terjadinya bencana alam saat momen Idul Fitri 1444 Hijriah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang telah menyiapkan segala sesuatu yang diperlukan.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD, Prayitno, menyampaikan jika pihaknya telah membentuk dua tim tanggap bencana. Diantaranya, tim pusat data informasi atau biasa disebut Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) dan tim unit operasional.
“Untuk tim unit operasional kami itu ada dua orang, lalu ditambah lagi dua orang yang spesifikasinya kaji cepat. Jadi untuk mengasessment, dan menilai wilayah,” kata Prayitno, Sabtu (22/04/2023) tadi.
Kemudian, tambahnya, jika tim tanggap bencana siap siaga, akan on call selama 24 jam. Tentu, hal itu sebagai bentuk upaya untuk memberikan respon cepat dalam menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat selama libur Lebaran.
Baca juga :
- Sempat Terjadi Aksi Saling Dorong, PN Malang Eksekusi Rumah di Perum Bumi Palapa Kota Malang
- Nasib Sekolah di Lahan UM, Pemkot Malang Siapkan Opsi Merger
- Ancam Mahasiswa dengan Pisau dan Celurit, Dua Begundal Ditangkap Polisi
- Gencarkan Deteksi Dini, 925 Warga Kota Malang Positif TBC dalam Lima Bulan
- Disimpan di Pembalut, Seorang Perempuan Coba Selundupkan Obat-Obatan ke Lapas Malang
“Kami prinsipnya mengimbau untuk masyarakat agar tidak ragu menghubungi BPBD Kota Malang, apabila terjadi keadaan darurat ataupun bencana. Kami on call, piket 24 jam setiap hari. Kemudian Pusdalops itu juga 24 jam, menampung seluruh laporan masyarakat. Baik dari BMKG, masyarakat, BPBD kota lain misalnya ada keterkaitan dengan kami, itu menyampaikan informasi kepada kami,” jelasnya.
Lebih lanjut pihaknya juga telah melakukan koordinasi dan sinergitas bersama dengan lembaga terkait, diantaranya seperti Dinkes, DLH, hingga PLN untuk penanganan tanggap kebencanaan. “Misalnya ada kejadian pohon tumbang yang menimpa orang, otomatis dua atau tiga lembaga kami hubungi. Dinkes untuk menyiapkan ambulans, DLH untuk sinergi, lalu PLN untuk kabel-kabel yang putus. Itu pusdalops kami sudah link dengan 112 contact unit operasional itu,” ungkap Prayit.
Disisi lain, Prayit menyebut jika beberapa bencana yang perlu diantisipasi saat momen libur lebaran kali ini, adalah cuaca ekstrem, seperti banjir dan angin kencang. Karena itu, tim BPBD Kota Malang telah mempersiapkan kewaspadaan dini serta mengedukasi masyarakat terkait hal-hal yang perlu dilakukan dalam keadaan gawat darurat.
“Kalau seperti cuaca ekstrem, kita kewaspadaan dini saja, sama edukasi ke masyarakat. Kami menyebar informasi dari BMKG, untuk per tiga hari. Kami juga selalu berkoordinasi dengan warga melalui lurah, camat, RT/RW, dan tentunya kelurahan tangguh di masing-masing wilayah,” imbuhnya. (rsy/sit)

Kota Malang4 mingguUsai Pasar Gadang dan Kebalen, Pemkot Malang Siapkan Penataan Bertahap untuk Pasar Blimbing
Kota Malang4 mingguDukung Penertiban PKL Pasar Kebalen, DPRD Kota Malang Kembali Soroti Pengembalian Fungsi Jalan
Kota Malang4 mingguTinjau Penertiban PKL Pasar Kebalen, Wali Kota Malang Sampaikan Aturan Baru
Kota Malang4 mingguHadiri Peresmian SPPG Kedungkandang, Wali Kota Wahyu Sebut SPPG di Kota Malang Minim Permasalahan
Kota Malang1 mingguPenjualan Hewan Kurban Lesu, Pedagang di Kota Malang Sebut Pembeli Turun Drastis
Kota Malang3 mingguWali Kota Malang Sebut Proses Pembentukan Dinas Damkar Tunggu Pembahasan DPRD
Kota Malang2 mingguProgram Angkutan Pelajar Gratis Jadi Harapan Baru Sopir Angkot di Kota Malang
Hukum & Kriminal4 mingguKurun Sebulan, Polresta Malang Tangkap 39 Tersangka Narkotika

















