Kota Malang
Harga Bahan Pokok Jelang Ramadan Alami Kenaikan, Ini Kata Diskopindag Kota Malang

Memontum Kota Malang – Menjelang Bulan Ramadan, beberapa harga bahan pokok mengalami kenaikan. Seperti diantaranya, pada harga beras, tepung dan gula.
Menanggapi hal itu, Kepala Seksi (Kasi) Pengendalian Pengawasan Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang, Luh Putu Eka, menyampaikan jika hal tersebut memang sudah biasa terjadi di saat awal menjelang Ramadan. Karena, banyak masyarakat yang berbelanja kebutuhan bahan pokok untuk acara hajatan menyambut Bulan Ramadan.
“Kenaikan harga naik menjelang puasa, itu karena banyak orang yang selametan atau megengan istilahnya. Karena megengan itu, akhirnya banyak orang yang membuat kue, hajatan, masak-masak dan sebagainya. Jadi, permintaan tepung, gula, beras, itu menjadi mulai ada kenaikan,” ujar Luh Putu Eka, saat dikonfirmasi, Rabu (22/03/2023) tadi.
Karena ada tradisi itu, paparnya, menjadikan beberapa harga menjadi naik. Namun, itu sifatnya hanya sementara. Karenanya, biasa pada pertengahan puasa, harga-harga diperkirakan akan mulai melandai atau normal.
Baca juga:
- Sempat Terjadi Aksi Saling Dorong, PN Malang Eksekusi Rumah di Perum Bumi Palapa Kota Malang
- Nasib Sekolah di Lahan UM, Pemkot Malang Siapkan Opsi Merger
- Ancam Mahasiswa dengan Pisau dan Celurit, Dua Begundal Ditangkap Polisi
- Gencarkan Deteksi Dini, 925 Warga Kota Malang Positif TBC dalam Lima Bulan
- Disimpan di Pembalut, Seorang Perempuan Coba Selundupkan Obat-Obatan ke Lapas Malang
Lebih lanjut dikatakan Luh Putu Eka, jika mengenai harga-harga di pasar, juga dilaporkan pada Kementerian Perdagangan. Seperti untuk harga beras premiun, saat ini tercatat mengalami kenaikan hingga Rp 13 ribu perkilogram, kemudian beras medium Rp 11.500 perkilogram dan beras bulog Rp 9.450 perkilogram.
“Untuk antisipasi kenaikan dan menstabilkan harga, itu kita tentu akan melakukan operasi pasar. Tetapi khusus untuk operasi pasar minyak goreng, masih harus menunggu kedatangan dari pihak distributor,” lanjutnya.
Sebagai informasi, untuk operasi pasar perkecamatan, pihaknya mengaku jika saat ini masih dalam tahap pendataan tenant. Sebab, selain bertujuan untuk mencukupi kebutuhan bahan pokok di masyarakat dan menjaga stabilitas harga, Diskopindag Kota Malang juga menginginkan agar para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengan (UMKM), petani, dan peternak dapat bergabung dalam operasi pasar nantinya. (rsy/sit)

Kota Malang4 mingguUsai Pasar Gadang dan Kebalen, Pemkot Malang Siapkan Penataan Bertahap untuk Pasar Blimbing
Kota Malang4 mingguDukung Penertiban PKL Pasar Kebalen, DPRD Kota Malang Kembali Soroti Pengembalian Fungsi Jalan
Kota Malang4 mingguTinjau Penertiban PKL Pasar Kebalen, Wali Kota Malang Sampaikan Aturan Baru
Kota Malang4 mingguHadiri Peresmian SPPG Kedungkandang, Wali Kota Wahyu Sebut SPPG di Kota Malang Minim Permasalahan
Kota Malang1 mingguPenjualan Hewan Kurban Lesu, Pedagang di Kota Malang Sebut Pembeli Turun Drastis
Kota Malang3 mingguWali Kota Malang Sebut Proses Pembentukan Dinas Damkar Tunggu Pembahasan DPRD
Kota Malang2 mingguProgram Angkutan Pelajar Gratis Jadi Harapan Baru Sopir Angkot di Kota Malang
Hukum & Kriminal4 mingguKurun Sebulan, Polresta Malang Tangkap 39 Tersangka Narkotika

















