Kota Malang
Kuatkan Kehidupan Ibadah, Wali Kota Malang Lakukan Safari Gerakan Salat Subuh Berjamaah

Memontum Kota Malang – Wali Kota Malang, Sutiaji, kembali melakukan safari Gerakan Sholat Subuh Berjamaah (GSSB) di Masjid Al Amin, Jalan Danau Sentani Utara RW 12, Kelurahan Madyopuro, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Sabtu (04/03/2023) pagi. Kegiatan GSSB dilakukan, guna untuk menguatkan kehidupan dalam melakukan ibadah yang lebih baik.
Orang nomor satu di lingkungan Pemkot Malang, mengatakan jika saat ini tempat ibadah yang asetnya dikuasai oleh Pemerintah Kota Malang, diminta untuk segera dapat diserahkan atau dihibahkan. “Ini dimaksud agar pengelola tempat ibadah bisa segera bertumbuh kembang. Saya senang dan bahagia, pengelola tempat ibadah, sudah menempatkan dan menjadikan rumah ibadah juga sebagai tempat pemberdayaan ummat,” kata Wali Kota Sutiaji.
Kemudian, menurutnya selain untuk salat, tempat ibadah kini juga sudah banyak yang dilengkapi dengan sarana prasarana Tempat Pendidikan Al-Quran (TPA). Bahkan, juga pusat pemberdayaan ekonomi jamaah (ummat).
Baca juga :
- Sempat Terjadi Aksi Saling Dorong, PN Malang Eksekusi Rumah di Perum Bumi Palapa Kota Malang
- Nasib Sekolah di Lahan UM, Pemkot Malang Siapkan Opsi Merger
- Ancam Mahasiswa dengan Pisau dan Celurit, Dua Begundal Ditangkap Polisi
- Gencarkan Deteksi Dini, 925 Warga Kota Malang Positif TBC dalam Lima Bulan
- Disimpan di Pembalut, Seorang Perempuan Coba Selundupkan Obat-Obatan ke Lapas Malang
“Karena dengan dukungan kebijakan, saya berharap kualitas beribadah dan kualitas ummat juga makin mandiri, tangguh dan berkelanjutan seperti tema HUT 109 Kota Malang,” lanjut Wali Kota Sutiaji.
Sementara itu, dalam materi pengajian yang disampaikan, dirinya juga mengajak para jamaah untuk menangkap pesan salam pada setiap akhir salat. “Salam itu (Assalamu alaikum Wr Wb) bukan sekadar menutup salat, tetapi lebih dari itu. Setelah berkomunikasi dengan sang Khalik, maka kita diminta dan diharuskan menebar salam kebaikan serta kedamaian. Maka kalau seperti itu, harusnya tidak ada ghibah, gunjing atau ujaran kebencian dan yang semacamnya. Sayangnya itu belum membumi dengan benar. Maka ayo kita kuatkan makna salam tersebut dengan baik dan benar,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Masjid Al Amin, Tri agus Joko Kuncoro, menyampaikan terima kasih kepada Pemkot Malang yang telah menerima pengelolaan lahan untuk masjid yang telah berdiri sejak tahun 1995 tersebut. (hms/rsy/sit)

Kota Malang4 mingguUsai Pasar Gadang dan Kebalen, Pemkot Malang Siapkan Penataan Bertahap untuk Pasar Blimbing
Kota Malang4 mingguDukung Penertiban PKL Pasar Kebalen, DPRD Kota Malang Kembali Soroti Pengembalian Fungsi Jalan
Kota Malang4 mingguTinjau Penertiban PKL Pasar Kebalen, Wali Kota Malang Sampaikan Aturan Baru
Kota Malang4 mingguHadiri Peresmian SPPG Kedungkandang, Wali Kota Wahyu Sebut SPPG di Kota Malang Minim Permasalahan
Kota Malang1 mingguPenjualan Hewan Kurban Lesu, Pedagang di Kota Malang Sebut Pembeli Turun Drastis
Kota Malang3 mingguWali Kota Malang Sebut Proses Pembentukan Dinas Damkar Tunggu Pembahasan DPRD
Kota Malang2 mingguProgram Angkutan Pelajar Gratis Jadi Harapan Baru Sopir Angkot di Kota Malang
Hukum & Kriminal4 mingguKurun Sebulan, Polresta Malang Tangkap 39 Tersangka Narkotika

















