Kota Malang
Sebanyak 1.033 Calon Jamaah Haji BerKTP Kota Malang Akan Diberangkatkan Tahun Ini

Memontum Kota Malang – Calon Jamaah Haji (CJH) Kota Malang yang akan diberangkatkan pada tahun 2023 ini, ada sejumlah 1.033 orang. Jumlah itu, adalah dari calon yang ber KTP Kota Malang dan belum yang mutasi. Hal itu, disampaikan oleh Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Kota Malang, Mukhlis, Kamis (16/02/2023) tadi.
Diuraikan Mukhlis, bahwa jumlah tersebut merupakan pendaftar haji yang terdata sejak Maret 2011 hingga November 2011. Dengan rincian, CJH lunas tunda tahun 2020 sebanyak 404 orang, kemudian CJH yang masuk urutan porsi pelunasan ada sebanyak 588 orang serta prioritas CJH lansia sebanyak 41 orang.
“Jamaah haji Kota Malang tahun 2023, insyaallah yang KTPnya Kota Malang saja dan belum yang mutasi, itu ada 1.033. Semua yang berangkat ini, kecuali yang prioritas Lansia dan daftarnya sekitar Maret 2011 sampai November 2011. Tapi, kami menyiapkan cadangan dari CJH yang mendaftar Desember 2011,” jelas Mukhlis.
Kemudian, Mukhlis mengimbau kepada 404 jamaah, untuk mengecek ulang terkait dengan masa berlaku paspor yang dimiliki. Sebab, paspor yang digunakan nantinya harus berlaku paling lambat 20 Desember 2023.
Baca juga :
- Sempat Terjadi Aksi Saling Dorong, PN Malang Eksekusi Rumah di Perum Bumi Palapa Kota Malang
- Nasib Sekolah di Lahan UM, Pemkot Malang Siapkan Opsi Merger
- Ancam Mahasiswa dengan Pisau dan Celurit, Dua Begundal Ditangkap Polisi
- Gencarkan Deteksi Dini, 925 Warga Kota Malang Positif TBC dalam Lima Bulan
- Disimpan di Pembalut, Seorang Perempuan Coba Selundupkan Obat-Obatan ke Lapas Malang
“Para jamaah yang sudah memiliki paspor, ini harus dicek kadaluarsa atau tidak. Karena paspor harus berlaku atau hidup paling lambat 20 Desember 2023. Meskipun haji nanti Oktober 2023 sudah selesai, tapi kita perlu jaga-jaga,” katanya.
Sementara itu, ketika disinggung mengenai ketetapan biaya haji tahun 2023, yang telah disahkan oleh DPR RI bersama Menteri Agama (Menag RI), yakni sebesar Rp 49,8 juta. Mukhlis mengaku, masih belum mengetahui secara pasti terkait biaya yang akan dibebankan kepada jamaah lunas tunda tahun 2022.
“Karena di draft kemarin, itukan Rp 49 juta koma sekian. Hitung-hitungan, itu kami masih belum bisa memastikan. Karena kalau saya lihat kemarin, informasinya yang tunda tahun 2022, itu bayar Rp 9 juta koma sekian. Nah, kalau mereka sudah membayar Rp 42 juta misalnya, kan seharusnya tinggal melunasi Rp 7 juta, bukan Rp 9 juta,” tuturnya.
Lebih lanjut Mukhlis menjelaskan, bahwa untuk biaya pelunasan, pihaknya masih menunggu adanya Keputusan Presiden (KepPres) tentang biaya haji 2023. Selain itu, pihaknya juga mengatakan, terkait dengan manasik haji untuk CJH Kota Malang, sampai saat ini belum terdapat informasi kapan pelaksanaannya. (rsy/sit)

Kota Malang4 mingguUsai Pasar Gadang dan Kebalen, Pemkot Malang Siapkan Penataan Bertahap untuk Pasar Blimbing
Kota Malang4 mingguDukung Penertiban PKL Pasar Kebalen, DPRD Kota Malang Kembali Soroti Pengembalian Fungsi Jalan
Kota Malang4 mingguTinjau Penertiban PKL Pasar Kebalen, Wali Kota Malang Sampaikan Aturan Baru
Kota Malang4 mingguHadiri Peresmian SPPG Kedungkandang, Wali Kota Wahyu Sebut SPPG di Kota Malang Minim Permasalahan
Kota Malang1 mingguPenjualan Hewan Kurban Lesu, Pedagang di Kota Malang Sebut Pembeli Turun Drastis
Kota Malang3 mingguWali Kota Malang Sebut Proses Pembentukan Dinas Damkar Tunggu Pembahasan DPRD
Kota Malang2 mingguProgram Angkutan Pelajar Gratis Jadi Harapan Baru Sopir Angkot di Kota Malang
Hukum & Kriminal4 mingguKurun Sebulan, Polresta Malang Tangkap 39 Tersangka Narkotika

















