Kota Malang
Jalan Bergelombang dan Penutup Drainase Tidak Rata Sebabkan Kecelakaan, Ini Respon DPUPRPKP Kota Malang

Memontum Kota Malang – Dampak dari pembangunan drainase di wilayah Jalan Raya Dieng, Kota Malang, ternyata membuat beberapa jalan bergelombang dan penutup drainase yang tidak rata. Hal itu, tentu membuat para pengendara motor harus lebih berhati-hati saat melewati.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang, Muhammad Nur Cholis, menyampaikan jika setiap pekerjaan tentu ada efeknya. Karenanya, lokasi masih dalam tahap pemeliharaan.
“Pekerjaan itu pasti akan ada masa pemeliharaan. Jadi, itu masih pemeliharaan. Nanti kalau memang masih ada kerusakan, itu akan jadi tanggungjawab pelaksana,” ujar Cholis, saat dihubungi, Sabtu (11/02/2023) tadi.
Jalan bergelombang dan penutup drainase yang tidak rata tersebut, menurutnya masih dalam masa pemeliharaan selama 180 hari atau enam bulan. Saat ini, masih berjalan dua bulan. Itu nantinya akan dilakukan perbaikan.
Baca juga:
- Sempat Terjadi Aksi Saling Dorong, PN Malang Eksekusi Rumah di Perum Bumi Palapa Kota Malang
- Nasib Sekolah di Lahan UM, Pemkot Malang Siapkan Opsi Merger
- Ancam Mahasiswa dengan Pisau dan Celurit, Dua Begundal Ditangkap Polisi
- Gencarkan Deteksi Dini, 925 Warga Kota Malang Positif TBC dalam Lima Bulan
- Disimpan di Pembalut, Seorang Perempuan Coba Selundupkan Obat-Obatan ke Lapas Malang
“Saat ini masih masa peneliharaan. Pasti akan dilakukan perbaikan lagi kalau ada kerusakan,” tegasnya.
Sementara, Kepala DPUPRPKP, Dandung Djulharjanto, menyampaikan jika pihaknya akan melihat dan mengevaluasi jalan bergelombang dan penutup drainase yang tidak rata di Jalan Raya Dieng, Kota Malang. Menurutnya, jika diperlukan penanganan maka akan segera dilakukan.
“Kalau memang diperlukan penanganan ya kita lakukan penanganan nanti. Kita evaluasi secara berkala, dalam waktu dekat kita lakukan evaluasi juga,” imbuh Dandung.
Sekedar informasi, di salah satu media sosial juga tersebar jika akibat dari jalan bergelombang dan penutup drainase yang tidak rata tersebut, menyebabkan para pengendara sepeda motor terjatuh. Dengan kurang lebih ada empat korban kecelakaan tunggal.
“Kurang lebih ada empat pengendara mengalami laka tunggal, menghindari tutup drainase tersebut. Selain itu juga ada jalan ambles, dan ada pengendara yang jatuh. Kemudian, 100 meter dari arah barat ada bekas galian yang sudah ditutup aspal tapi tidak rapi. Diimbau warga agar berhati-hati,” tulis pada salah satu sosial media instagram informasi_malangraya. (rsy/sit)

Kota Malang4 mingguUsai Pasar Gadang dan Kebalen, Pemkot Malang Siapkan Penataan Bertahap untuk Pasar Blimbing
Kota Malang4 mingguDukung Penertiban PKL Pasar Kebalen, DPRD Kota Malang Kembali Soroti Pengembalian Fungsi Jalan
Kota Malang4 mingguTinjau Penertiban PKL Pasar Kebalen, Wali Kota Malang Sampaikan Aturan Baru
Kota Malang4 mingguHadiri Peresmian SPPG Kedungkandang, Wali Kota Wahyu Sebut SPPG di Kota Malang Minim Permasalahan
Kota Malang1 mingguPenjualan Hewan Kurban Lesu, Pedagang di Kota Malang Sebut Pembeli Turun Drastis
Kota Malang3 mingguWali Kota Malang Sebut Proses Pembentukan Dinas Damkar Tunggu Pembahasan DPRD
Kota Malang2 mingguProgram Angkutan Pelajar Gratis Jadi Harapan Baru Sopir Angkot di Kota Malang
Hukum & Kriminal4 mingguKurun Sebulan, Polresta Malang Tangkap 39 Tersangka Narkotika

















