Kota Malang
Kuatkan UMKM Kota Malang, Pemkot, Dekranasda dan Diskoperindag Hadirkan Gebyar UMKM dan Konser Amal

Memontum Kota Malang – Pemerintah Kota Malang, melalui Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kota Malang dan Dekranasda, menggelar kegiatan Gebyar UMKM dan Konser Amal, di Stadion Gajayana Malang, Minggu (22/01/2023) tadi. Melalui kegiatan itu, Wali Kota Sutiaji berharap nantinya akan mampu menguatkan ekonomi kerakyatan yang berbasis UMKM di Kota Malang.
“Ini kita lakukan di awal tahun 2023, untuk ngecek bagaimana pemberdayaan UMKM oleh Diskoperindag Kota Malang,” kata Wali Kota Sutiaji.
Selain itu, tambahnya, kegiatan tersebut juga sebagai pemacu dan pemicu tumbuh kembangnya UMKM ke depan. Tujuannya, agar semakin lebih baik lagi dan mampu berdaya saing dengan ekonomi global ataupun dunia.
“Harapannya ke depan, UMKM di Kota Malang, semakin hari semakin lebih baik. Sehingga, kita juga bisa menginvetarisir potensi UMKM dan mengelompokkan jenisnya apa. Dengan begitu, bisa kita lakukan survei untuk demand lokal maupun nasional,” terang Wali Kota.
Tidak hanya itu, urai Wali Kota Sutiaji, kegiatan tersebut tentunya juga untuk memacu ASN wajib belanja UMKM. Dimana masing-masing ASN, juga telah disediakan voucher sebanyak Rp 200 ribu, untuk membelanjakan kepada para UMKM.
Baca juga:
- Komisi B DPRD Kota Malang Dorong MCC Dikelola dengan Skema BLUD, Diskopindag Siap Kaji
- Satpol PP Kota Malang Pastikan Penertiban Warung Liar GOR Ken Arok Tetap Jalan, SP1 Terbit Awal Agustus
- Portal Griya Shanta Ditutup, Pemkot Malang Pastikan Uji Coba Jalan Tembus Tetap Berjalan
- DPRD Kota Malang Sampaikan Enam Rekomendasi, Soroti Rendahnya Belanja Modal
- Langganan Juara OSN, MAN 2 Kota Malang Kini Jadi Percontohan Nasional Tata Kelola Madrasah
“Sambil tipis-tipis, ASN wajib belanja UMKM. Jadi, nanti akan bergradasi sesuai dengan gajinya. Bisa jadi Rp 500 ribu, Rp 1 juta atau Rp 2 juta. Itu sesuai dengan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) yang diterima untuk kebutuhan dasar,” lanjutnya.
Lebih lanjut disampaikan, terkait dengan kegiatan konser amal yang juga digelar, nantinya akan diserahkan pada Pemkot Malang, untuk disalurkan kepada korban tragedi Kanjuruhan.
Sementara itu, Kepala Diskoperindag Kota Malang, Eko Sri Yuliadi, mengatakan jika UMKM yang terlibat dalam gelaran tersebut yakni ada sebanyak 50 pelaku UMKM. Itu mulai dari UMKM kriya dan juga UMKM kuliner yang ada di Kota Malang.
“Kami melihat, bahwa salah satu bentuk untuk mengangkat produk-produk lokal UMKM itu dengan adanya event-event seperti ini. UMKM ini harus tetap hidup,” terang Eko. (rsy/sit)

Kota Malang1 mingguLima Pengurus Karang Taruna Kecamatan di Kota Malang Layangkan Surat Terbuka, Tolak Langkah Caretaker
Hukum & Kriminal3 mingguKecanduan Judi Online, Residivis Kambuhan Curi 14 iPhone
Kota Malang4 mingguTertibkan Bangunan di Atas Aset Pemkot Malang, Kawasan RTH Buring Bakal Dikembalikan sesuai Fungsi
Kota Malang4 mingguDukung Program 1.000 Event, Pemkot Malang Benahi Kepatuhan Pelaku Usaha Pariwisata
Kota Malang1 mingguDPRD Malang Desak Pemkot Tegas Tindaklanjuti Putusan Pembongkaran Tembok Griya Shanta
Hukum & Kriminal4 mingguLanjutan Sidang Karyawan Bank Digugat Tetangga, Mediasi Gagal
Kota Malang6 hariPemkot Malang Bakal Uji Coba Jalan Tembus Griya Shanta
Kota Malang3 mingguKota Malang Raih Peringkat Pertama PPA Awards Jatim, Musrenbang Tematik hingga RT Berkelas Jadi Andalan

















