Kota Malang
Respon Ketua DPRD Lumajang Asal PKB Mengundur Diri, Cak Imin Sebut Sosok Kader yang Menghargai NKRI

Memontum Kota Malang – Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Muhaimin Iskandar atau yang kerap disapa Cak Imin, sangat mengapresiasi atas pengunduran diri dari jabatan yang dilakukan oleh salah satu kader PKB di Kabupaten Lumajang, yakni Anang Akhmad Syaifuddin. Keterangan ini disampaikannya, sesaat setelah melakukan orasi kebangsaan di salah satu perguruan tinggi swasta di Kota Malang, Rabu (14/09/2022) tadi.
Dipaparkan Cak Imin, bahwa manusia tidak luput dari suatu kesalahan. Sehingga, dirinya menghormati, menghargai dan mengapresiasi atas keputusan kader PKB Lumajang itu.
“Itu sebagai bentuk rasa tanggung jawab (kader, red). Sehingga, akhirnya mengundurkan diri. Tapi, namanya manusia kadang kepleset, itu biasa. Tetapi, seorang yang satria itu berani mengambil keputusan. Sehingga, kemudian mengundurkan diri,” papar Cak Imin.
Baca juga :
- Sempat Terjadi Aksi Saling Dorong, PN Malang Eksekusi Rumah di Perum Bumi Palapa Kota Malang
- Nasib Sekolah di Lahan UM, Pemkot Malang Siapkan Opsi Merger
- Ancam Mahasiswa dengan Pisau dan Celurit, Dua Begundal Ditangkap Polisi
- Gencarkan Deteksi Dini, 925 Warga Kota Malang Positif TBC dalam Lima Bulan
- Disimpan di Pembalut, Seorang Perempuan Coba Selundupkan Obat-Obatan ke Lapas Malang
Anang sendiri atau Ketua DPRD Lumajang tersebut, dimata Cak Imin, adalah sosok Ketua DPRD yang berani, gagah dan sigap. Sehingga, dirinya yakin bahwa itu merupakan suatu bentuk untuk menghargai dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). “Dengan sikap yang dimiliknya itu, menunjukkan bahwa dia (Anang) berani. Berarti, dia memang bagian dari NKRI,” lanjutnya.
Lebih lanjut dikatakannya, bahwa saat ini pengajuan pengunduran diri tersebut, masih menjadi pembahasan. Bahkan, untuk surat pengunduran tersebut, masih belum sampai pada pihaknya. Sehingga, masih menunggu. “Itu sedang kita bahas. Besok, katanya dia mau datang ke Jakarta,” ujarnya.
Sebagai informasi, Anang Ahmad Syaifuddin, memutuskan secara sepihak pengunduran dirinya, karena sempat viral tidak berhasil menghafal Pancasila. Kontan, kejadian ini mengundang reaksi sejumlah pihak. Salah satunya, tidak menyetujui pengunduran diri Anang. (rsy/gie)

Kota Malang4 mingguUsai Pasar Gadang dan Kebalen, Pemkot Malang Siapkan Penataan Bertahap untuk Pasar Blimbing
Kota Malang4 mingguDukung Penertiban PKL Pasar Kebalen, DPRD Kota Malang Kembali Soroti Pengembalian Fungsi Jalan
Kota Malang4 mingguTinjau Penertiban PKL Pasar Kebalen, Wali Kota Malang Sampaikan Aturan Baru
Kota Malang4 mingguHadiri Peresmian SPPG Kedungkandang, Wali Kota Wahyu Sebut SPPG di Kota Malang Minim Permasalahan
Kota Malang1 mingguPenjualan Hewan Kurban Lesu, Pedagang di Kota Malang Sebut Pembeli Turun Drastis
Kota Malang3 mingguWali Kota Malang Sebut Proses Pembentukan Dinas Damkar Tunggu Pembahasan DPRD
Kota Malang2 mingguProgram Angkutan Pelajar Gratis Jadi Harapan Baru Sopir Angkot di Kota Malang
Hukum & Kriminal4 mingguKurun Sebulan, Polresta Malang Tangkap 39 Tersangka Narkotika

















