Hukum & Kriminal
Polresta Malang Kota Musnahkan 20 Kg Sabu dan 72 Minuman Beralkohol

Memontum Kota Malang – Sebanyak 20 kg Narkotika jenis sabu-sabu, serta 72 botol minuman beralkohol hasil ungkap jajaran Satresnarkoba Polresta Malang Kota, Jumat (08/07/2022) tadi, dilakukan pemusnahan di Mapolresta Malang Kota. Dalam pemusnahan ini, hadir jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Malang.
Untuk pemusnahan sabu-sabu, prosesi dilakukan dengan cara diblender dan dibuang bersamaan dengan minuman beralkohol di dalam tong yang telah disediakan. Setelah itu, truk yang biasa digunakan untuk menyedot septic tank, pun saat itu langsung menyedot seluruh barang yang sudah dimusnahkan tersebut.
Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Budi Hermanto, melalui Kasatresnarkoba Polresta Malang Kota, Kompol Danang Yudanto, menjelaskan bahwa sabu-sabu yang telah dimusnahkan itu harganya sama dengan kotoran yang tidak ada nilainya. Sehingga, pantas untuk dimasukan ke dalam truk septic tank tersebut.
“Itu sebagai simbol bahwa sabu-sabu yang kita musnahkan hari ini harganya sama dengan kotoran. Tidak bernilai, sampah dan harus dimusnahkan. Sama sebagaimana kita memberlakukan sampah,” jelasnya.
Baca juga :
- Komisi B DPRD Kota Malang Dorong MCC Dikelola dengan Skema BLUD, Diskopindag Siap Kaji
- Satpol PP Kota Malang Pastikan Penertiban Warung Liar GOR Ken Arok Tetap Jalan, SP1 Terbit Awal Agustus
- Portal Griya Shanta Ditutup, Pemkot Malang Pastikan Uji Coba Jalan Tembus Tetap Berjalan
- DPRD Kota Malang Sampaikan Enam Rekomendasi, Soroti Rendahnya Belanja Modal
- Langganan Juara OSN, MAN 2 Kota Malang Kini Jadi Percontohan Nasional Tata Kelola Madrasah
Dijelaskannya, bahwa sabu-sabu dan minuman beralkohol yang telah dimusnahkan itu langsung di bawa ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Supit Urang Malang. Hal itu dilakukan karena menurutnya di TPA ada instalasi pengolahan air limbah. “Kalau dibuang ke sungai nanti kan menyebabkan pencemaran lingkungan, kalau ke tanah takut ada sumur arthesis. Jadi kita buang ke TPA Supit Urang,” lanjutnya.
Dengan pemusnahan tersebut, pihaknya berharap Kota Malang bisa bersih dari peredaran Narkoba. Disebutkan ada dua upaya pencegahannya, pertama yaitu secara represif dan yang kedua yakni preventif. “Upaya represif mungkin bisa dilakukan bersama dengan BNN atau stakeholder terkait. Kalau preventif kita butuh bantuan dari seluruh pihak secara stimulan, seperti akademisi, masyarakat hingga pemerhati,” tambahnya.
Sebagai informasi, 20 kg sabu-sabu dan juga 72 minuman beralkohol tersebut berasal dari tiga pelaku JMD, SKD dan MR yang berhasil diringkus oleh Polresta Malang Kota. Disebutkan Kompol Danang, bahwa ketiga pelaku tersebut adalah sebagai kurir narkoba antar daerah. (rsy/gie)

Kota Malang1 mingguLima Pengurus Karang Taruna Kecamatan di Kota Malang Layangkan Surat Terbuka, Tolak Langkah Caretaker
Hukum & Kriminal3 mingguKecanduan Judi Online, Residivis Kambuhan Curi 14 iPhone
Kota Malang4 mingguTertibkan Bangunan di Atas Aset Pemkot Malang, Kawasan RTH Buring Bakal Dikembalikan sesuai Fungsi
Kota Malang4 mingguDukung Program 1.000 Event, Pemkot Malang Benahi Kepatuhan Pelaku Usaha Pariwisata
Kota Malang1 mingguDPRD Malang Desak Pemkot Tegas Tindaklanjuti Putusan Pembongkaran Tembok Griya Shanta
Hukum & Kriminal4 mingguLanjutan Sidang Karyawan Bank Digugat Tetangga, Mediasi Gagal
Kota Malang6 hariPemkot Malang Bakal Uji Coba Jalan Tembus Griya Shanta
Kota Malang3 mingguKota Malang Raih Peringkat Pertama PPA Awards Jatim, Musrenbang Tematik hingga RT Berkelas Jadi Andalan

















