Kota Malang
Ikuti Perkembangan Pasar, Polisma Rencanakan Buka Program Studi Skincare

Memontum Kota Malang – Politeknik Universitas Islam (Unisma) Malang merencanakan membuka Program Studi (Prodi) baru, yakni Prodi Skincare. Rencana itu, merupakan usulan dari Rektor Unisma, Prof H Maskuri Bakrie dan karena saat ini, telah menjamur produk-produk perawatan tubuh dan wajah.
“Jurusan Skincare itu usulan saya, untuk bisa dibuka di Polisma. Karena sekarang, itu menjamur sekali tentang perawatan tubuh dan wajah. Di era modern ini, semua berlomba-lomba untuk menjadi cantik dan tampan bukan hanya perempuan. Tetapi juga laki-laki, sehingga itu sekarang sedang dipersiapkan,” jelas Maskuri, Jumat (27/05/2022) tadi.
Dikatakan Maskuri, bahwa Unisma yang sudah lama bergelut di bidang pendidikan, memberikan dukungan yang luar biasa kepada Polisma. Hal itu ditunjukan, dengan Unisma yang memiliki dosen di perusahaan metro mesin.
Baca juga:
- Sempat Terjadi Aksi Saling Dorong, PN Malang Eksekusi Rumah di Perum Bumi Palapa Kota Malang
- Nasib Sekolah di Lahan UM, Pemkot Malang Siapkan Opsi Merger
- Ancam Mahasiswa dengan Pisau dan Celurit, Dua Begundal Ditangkap Polisi
- Gencarkan Deteksi Dini, 925 Warga Kota Malang Positif TBC dalam Lima Bulan
- Disimpan di Pembalut, Seorang Perempuan Coba Selundupkan Obat-Obatan ke Lapas Malang
“Kami juga akan mengembangkan kerja sama dengan Korea untuk memperkuat perkembangan Polisma ini. Jadi, potensi yang dimiliki Unisma akan mendukung untuk pengembangan Polisma,” lanjutnya.
Sementara itu, Ketua Bidang Usaha dari Yayasan Unisma, Dr Hj Mudawamah, mengungkapkan bahwa rencana ini juga dapat meningkatkan jaringan networking bersama mitra yang ada. “Kalau produk skincare itu bisa menghasilkan produk kerjasama dengan mitra yang sudah ada, tapi alat-alat perawatan itu kan mahal kalau beli. Nah, kita bisa mengembangkan alat-alat itu dengan kerja sama karena Polisma ada Prodi Teknik Mesin, Elektro dan Teknologi Rekayasa Jaringan dan Komputer,” ucap Mudawamah.
Dijelaskannya, apabila nantinya tiga prodi itu dikuatkan dan dibarengi kerja sama dengan pihak industri maka itu dinilai akan semakin menunjang berdirinya Prodi Skincare. “Dengan dibantu oleh pihak industri yang punya produk perawatan lokal, kita akan memproduksi alat-alat yang nantinya itu dipraktikan disini. Untuk perawatannya, juga akan ada keterlibatan dengan mahasiswa, maka ini akan menarik,” imbuhnya. (cw2/sit)

Kota Malang4 mingguUsai Pasar Gadang dan Kebalen, Pemkot Malang Siapkan Penataan Bertahap untuk Pasar Blimbing
Kota Malang4 mingguDukung Penertiban PKL Pasar Kebalen, DPRD Kota Malang Kembali Soroti Pengembalian Fungsi Jalan
Kota Malang4 mingguTinjau Penertiban PKL Pasar Kebalen, Wali Kota Malang Sampaikan Aturan Baru
Kota Malang4 mingguHadiri Peresmian SPPG Kedungkandang, Wali Kota Wahyu Sebut SPPG di Kota Malang Minim Permasalahan
Kota Malang1 mingguPenjualan Hewan Kurban Lesu, Pedagang di Kota Malang Sebut Pembeli Turun Drastis
Kota Malang3 mingguWali Kota Malang Sebut Proses Pembentukan Dinas Damkar Tunggu Pembahasan DPRD
Kota Malang2 mingguProgram Angkutan Pelajar Gratis Jadi Harapan Baru Sopir Angkot di Kota Malang
Hukum & Kriminal4 mingguKurun Sebulan, Polresta Malang Tangkap 39 Tersangka Narkotika

















