Kota Malang
Kelonggaran Penggunaan Masker, Orang Tua Wajib Waspadai Anak

Memontum Kota Malang – Aturan mengenai kelonggaran penggunaan masker di ruang terbuka, yang beberapa waktu lalu disampaikan oleh Presiden RI Joko Widodo, harus tetap diwaspadai oleh masyarakat, termasuk pada anak-anak. Itu karena, Kementerian Kesehatan RI, menyebutkan bahwa penyakit hepatitis misterius, bisa saja menular lewat udara. Oleh karena itu, perlu adanya kewaspadaan para orang tua agar anaknya tetap sehat ketika beraktifitas di luar rumah.
Salah satu Dokter Spesialis Anak, dr Satrio Wibowo, mengatakan bahwa aturan kelonggaran penggunaan masker tersebut dinilai sudah memiliki alasan pada setiap kebijakan yang diambil. Kebijakan itu, tentu diambil berdasarkan data, riset, pendapat tim ahli dan diskusi dengan berbagai pihak dengan matang.
“Meski ada kelonggaran, masyarakat harus tetap waspada dengan langkah-langkah pencegahan sesuai dengan pola hidup bersih dan sehat,” tutur dr Satrio, Sabtu (21/05/2022) tadi.
Dengan demikian, dirinya menyebutkan beberapa langkah pencegahan pola hidup bersih dan sehat. Seperti masyarakat harus tetap tenang dan berhati-hati, rutin mencuci tangan dengan sabun, minum air bersih dan matang, memakan makanan yang bersih, serta membuang tinja dan popok pada tempatnya.
Baca juga :
- Sempat Terjadi Aksi Saling Dorong, PN Malang Eksekusi Rumah di Perum Bumi Palapa Kota Malang
- Nasib Sekolah di Lahan UM, Pemkot Malang Siapkan Opsi Merger
- Ancam Mahasiswa dengan Pisau dan Celurit, Dua Begundal Ditangkap Polisi
- Gencarkan Deteksi Dini, 925 Warga Kota Malang Positif TBC dalam Lima Bulan
- Disimpan di Pembalut, Seorang Perempuan Coba Selundupkan Obat-Obatan ke Lapas Malang
Selain itu, tidak bertukar alat makan dengan orang lain, menjaga kebersihan rumah dan lingkungan, mengurangi mobilitas, menjaga jarak, menggunakan masker dan memeriksakan keadaan anak jika bergejala.
“Saya minta masyarakat tetap waspada. Mencegah lebih baik dari pada mengobati,” imbuhnya.
Menanggapi hal tersebut, salah satu orang tua, Wahyu, merasa khawatir dengan kebijakan kelonggaran penggunaan masker. Rasa khawatir itu disebabkan karena penyakit saat ini mudah menyerang pada anak-anak, dan tingkah anak selalu memiliki rasa ingin tahu yang tinggi.
“Di masa anak-anak usia sekolah sekarang anak susah di atur ya, apalagi kalau mereka sudah biasa menggunakan masker, lalu ada kelonggaran tidak pakai, pasti ingin tahu alasan-alasanya,” katanya.
Dengan demikian, Wahyu, selalu memproteksi anaknya dengan edukasi mengenai protokol kesehatan khususnya penggunaan masker dan mencuci tangan agar tidak tertular berbagai penyakit. (cw2/sit)

Kota Malang4 mingguUsai Pasar Gadang dan Kebalen, Pemkot Malang Siapkan Penataan Bertahap untuk Pasar Blimbing
Kota Malang4 mingguDukung Penertiban PKL Pasar Kebalen, DPRD Kota Malang Kembali Soroti Pengembalian Fungsi Jalan
Kota Malang4 mingguTinjau Penertiban PKL Pasar Kebalen, Wali Kota Malang Sampaikan Aturan Baru
Kota Malang4 mingguHadiri Peresmian SPPG Kedungkandang, Wali Kota Wahyu Sebut SPPG di Kota Malang Minim Permasalahan
Kota Malang1 mingguPenjualan Hewan Kurban Lesu, Pedagang di Kota Malang Sebut Pembeli Turun Drastis
Kota Malang3 mingguWali Kota Malang Sebut Proses Pembentukan Dinas Damkar Tunggu Pembahasan DPRD
Kota Malang2 mingguProgram Angkutan Pelajar Gratis Jadi Harapan Baru Sopir Angkot di Kota Malang
Hukum & Kriminal4 mingguKurun Sebulan, Polresta Malang Tangkap 39 Tersangka Narkotika

















