Kota Malang
Dinkes Kota Malang Belum Temukan Penyakit Hepatitis Akut Misterius

Memontum Kota Malang – Penyakit Hepatitis akut misterius kini menjadi perbincangan hangat. Pasalnya, kasus penyakit tersebut sudah menyebar di seluruh dunia, bahkan di Indonesia. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, melaporkan bahwa ada tiga anak yang meninggal dunia akibat terinfeksi penyakit hepatitis akut.
Menanggapi situasi tersebut, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, dr Husnul Muarif, menyampaikan bahwa sampai saat ini di Kota Malang masih belum ada laporan terkait penyakit Hepatitis akut misterius yang terjadi pada anak-anak. “Sampai saat ini masih belum ada informasi mengenai hal tersebut,” ucap dr Husnul, Kamis (05/05/2022) tadi.
Meski demikian, dirinya terus mengingatkan bahwa ada beberapa gejala dan tanda-tanda jika seseorang mengalami penyakit tersebut. Disebutkan, yakni mata kekuningan, kulit kekuningan, tinja berwarna gelap, nyeri pada persendian, kejang, hingga nyeri kepala.
Baca juga :
- Sempat Terjadi Aksi Saling Dorong, PN Malang Eksekusi Rumah di Perum Bumi Palapa Kota Malang
- Nasib Sekolah di Lahan UM, Pemkot Malang Siapkan Opsi Merger
- Ancam Mahasiswa dengan Pisau dan Celurit, Dua Begundal Ditangkap Polisi
- Gencarkan Deteksi Dini, 925 Warga Kota Malang Positif TBC dalam Lima Bulan
- Disimpan di Pembalut, Seorang Perempuan Coba Selundupkan Obat-Obatan ke Lapas Malang
“Saya selalu mengingatkan untuk setiap yang bertugas, agar selalu menerapkan Standard Operasional Prosedur (SOP) dengan selalu memakai PPE (Alat pelindung diri kesehatan, red) serta cuci tangan sebelum dan sesudah melakukan perawatan,” imbuhnya.
Untuk mengantisipasi agar tidak terkena penyakit hepatitis akut misterius tersebut, dirinya berpesan supaya masyarakat dapat menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Itu dimulai dari diri sendiri, hingga lingkungan sekitar.
“Masyarakat harus menerapkan PHBS tentunya mulai dari pribadinya sendiri, kemudian sanitasinya, dimana itu untuk kesehatan lingkungan hidupnya,” paparnya.
Sampai saat ini, penyebab penyakit hepatitis akus misterius ini belum diketahui apa penyebab utamanya. Sehingga, saat ini Kemenkes RI masih akan melakukan investigasi lebih lanjut.
Sebagai informasi, sejauh ini Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut dugaan kasus hepatitis misterius pada anak-anak di sejumlah negara kini melonjak menjadi setidaknya 228 kasus. Penyakit tersebut di dominasi oleh negara Inggris yang tercatat ada 145 pasien. (cw2/sit)

Kota Malang4 mingguUsai Pasar Gadang dan Kebalen, Pemkot Malang Siapkan Penataan Bertahap untuk Pasar Blimbing
Kota Malang4 mingguDukung Penertiban PKL Pasar Kebalen, DPRD Kota Malang Kembali Soroti Pengembalian Fungsi Jalan
Kota Malang4 mingguTinjau Penertiban PKL Pasar Kebalen, Wali Kota Malang Sampaikan Aturan Baru
Kota Malang4 mingguHadiri Peresmian SPPG Kedungkandang, Wali Kota Wahyu Sebut SPPG di Kota Malang Minim Permasalahan
Kota Malang1 mingguPenjualan Hewan Kurban Lesu, Pedagang di Kota Malang Sebut Pembeli Turun Drastis
Kota Malang3 mingguWali Kota Malang Sebut Proses Pembentukan Dinas Damkar Tunggu Pembahasan DPRD
Kota Malang2 mingguProgram Angkutan Pelajar Gratis Jadi Harapan Baru Sopir Angkot di Kota Malang
Hukum & Kriminal4 mingguKurun Sebulan, Polresta Malang Tangkap 39 Tersangka Narkotika

















