Kota Malang
Target Pajak Bapenda Kota Malang Alami Surplus Rp 7,1 Miliar

Memontum Kota Malang – Target pendapatan pajak Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Malang di triwulan pertama, mengalami kenaikan atau surplus. Dikatakan Kepala Bapenda Kota Malang, Handi Priyanto, bahwa target di triwulan tersebut adalah sebesar Rp 106,6 miliar.
“Dari segi global, surplus Rp 7,1 miliar. Dimana, total pendapatan keseluruhan Rp 113,7 miliar. Tetapi kalau secara item, ada dua yang belum terpenuhi dari sembilan jenis pajak,” terang Kepala Bapenda, Sabtu (02/04/2022) tadi.
Dijelaskannya, jika pajak yang belum terpenuhi, pertama pajak hotel dengan target pendapatan Rp 10,87 miliar. Dari target itu, masih kurang Rp 1,5 miliar. Kedua, yakni pajak Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) dengan target pendapatan Rp 42 miliar dan masih mengalami kekurangan pendapatan Rp 2 miliar.
“Surplus banyak yang kami dapatkan itu dari Pajak Bumi Bangunan (PBB) yakni Rp 2 miliar, Pajak Penerangan Jalan (PPJ) Rp 2 miliar dan juga pajak resto,” lanjutnya.
Baca juga:
- Sempat Terjadi Aksi Saling Dorong, PN Malang Eksekusi Rumah di Perum Bumi Palapa Kota Malang
- Nasib Sekolah di Lahan UM, Pemkot Malang Siapkan Opsi Merger
- Ancam Mahasiswa dengan Pisau dan Celurit, Dua Begundal Ditangkap Polisi
- Gencarkan Deteksi Dini, 925 Warga Kota Malang Positif TBC dalam Lima Bulan
- Disimpan di Pembalut, Seorang Perempuan Coba Selundupkan Obat-Obatan ke Lapas Malang
Diketahui, untuk restoran di Kota Malang, saat ini sudah mengalami kenaikan pengunjung dari sebelumnya. Sehingga, nilai pendapatan dari pajak resto mengalami surplus Rp 5 miliar, dari target Rp 16,8 miliar. Namun, hal ini berbanding terbalik dengan pendapatan pajak hotel.
“Hotel masih belum normal, okupansi juga masih rendah di hari kerja. Penuhnya di akhir pekan saja sabtu, minggu,” tuturnya.
Handi menambahkan, kondisi normal bisa penuh ketika di hari kerja, seperti kegiatan dinas, lembaga dari berbagai pemerintah kota, provinsi, maupun pusat. Karena kegiatan tersebut banyak yang memilih menyelenggarakan di Kota Malang.
“Kegiatan itu yang membuat okupansi meningkat. Cuma di tiga bulan ini masih belum banyak yang seperti itu, jadi murni mengandalkan akhir pekan,” ungkapnya.
Disinggung terkait target triwulan kedua, dirinya mengatakan, ada kenaikan target pendapatan dari triwulan pertama ini. Namun, pihaknya mengatakan lupa untuk angka pastinya berapa. “Saya lupa, tapi ada kenaikan sedikit dari triwulan pertama,” terangnya. (cw2/sit)

Kota Malang4 mingguUsai Pasar Gadang dan Kebalen, Pemkot Malang Siapkan Penataan Bertahap untuk Pasar Blimbing
Kota Malang4 mingguDukung Penertiban PKL Pasar Kebalen, DPRD Kota Malang Kembali Soroti Pengembalian Fungsi Jalan
Kota Malang4 mingguTinjau Penertiban PKL Pasar Kebalen, Wali Kota Malang Sampaikan Aturan Baru
Kota Malang4 mingguHadiri Peresmian SPPG Kedungkandang, Wali Kota Wahyu Sebut SPPG di Kota Malang Minim Permasalahan
Kota Malang1 mingguPenjualan Hewan Kurban Lesu, Pedagang di Kota Malang Sebut Pembeli Turun Drastis
Kota Malang3 mingguWali Kota Malang Sebut Proses Pembentukan Dinas Damkar Tunggu Pembahasan DPRD
Kota Malang2 mingguProgram Angkutan Pelajar Gratis Jadi Harapan Baru Sopir Angkot di Kota Malang
Hukum & Kriminal4 mingguKurun Sebulan, Polresta Malang Tangkap 39 Tersangka Narkotika

















