Kota Malang
Dekranasda Kota Malang Terus Perkuat UMKM dan IKM Kota Malang

Memontum Kota Malang – Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan Industri Kecil Menengah (IKM) di Kota Malang terus dikuatkan. Itu karena, UMKM dan IKM bagian dari soko guru perekonomian. Hal tersebut, dikatakan oleh Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (dekranasda) Kota Malang, Widayati Sutiaji.
“Kami lemerintah hadir melalui Deskranasda yang membuat kegiatan-kegiatan khususnya bagi para UMKM dan IKM Kota Malang,” ucap Widayati, seusai mengikuti kegiatan Malang Batik Festival, Rabu (30/03/2022) tadi.
Dijelaskannya, produk-produk yang dihasilkan para UMKM Kota Malang, sangat luar biasa peminatnya. Hal itu tentunya akan terus dikuatkan, harus lebih menggeliat dan lebih konsen, bukan hanya recovery saja.
Baca juga:
- Sempat Terjadi Aksi Saling Dorong, PN Malang Eksekusi Rumah di Perum Bumi Palapa Kota Malang
- Nasib Sekolah di Lahan UM, Pemkot Malang Siapkan Opsi Merger
- Ancam Mahasiswa dengan Pisau dan Celurit, Dua Begundal Ditangkap Polisi
- Gencarkan Deteksi Dini, 925 Warga Kota Malang Positif TBC dalam Lima Bulan
- Disimpan di Pembalut, Seorang Perempuan Coba Selundupkan Obat-Obatan ke Lapas Malang
“Saya sering pakai aksesoris seperti ini yang saya kenakan. Nah, ini bukan barang yang mahal, ini bahan bekas dari susu yang dicat sedemikian rupa. Peminatnya ini sangat luar biasa. Saat di Jakarta, ini saya pakai dan ternyata bupati dan wali kota lainnya banyak yang mencari,” lanjutnya.
Dikatakan Ketua Dekranasda, jika pelatihan-pelatihan ke depan akan terus dilakukan. Dana yang diperoleh dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) dan mendapat support melalui Corporate Social Responsibilty (CSR), akan dioptimalkan. Namun, jika tidak ada dana, Deskranasda harus tetap eksis.
“Kami bersama tim dari Dekranasda itu menetapkan mencari CSR dari Bank Jatim, yang selalu support kami dan juga Sampoerna. Ada dana dari APBD atau pun tidak, Dekranasda harus eksis,” tambahnya.
Selain itu, dalam gelaran Malang Batik Festival, dikatakannya jika sebagai penguatan branding Kota Malang. Sehingga, dapat menguatkan perekonomian. Dijelaskannya, ada tiga kolaborasi dalam gelaran tersebut. Pertama dari pembatik, lalu desainer, dan diperagakan oleh Kepala Dinas Kota Malang.
“Harapannya, para Kepala Dinas yang mempunyai banyak followers itu bisa memposting di sosial media instagramnya. Nah, ini tanpa ada biaya mahal, itu kita bisa branding,” terangnya. (cw2/sit)

Kota Malang4 mingguUsai Pasar Gadang dan Kebalen, Pemkot Malang Siapkan Penataan Bertahap untuk Pasar Blimbing
Kota Malang4 mingguDukung Penertiban PKL Pasar Kebalen, DPRD Kota Malang Kembali Soroti Pengembalian Fungsi Jalan
Kota Malang4 mingguTinjau Penertiban PKL Pasar Kebalen, Wali Kota Malang Sampaikan Aturan Baru
Kota Malang4 mingguHadiri Peresmian SPPG Kedungkandang, Wali Kota Wahyu Sebut SPPG di Kota Malang Minim Permasalahan
Kota Malang1 mingguPenjualan Hewan Kurban Lesu, Pedagang di Kota Malang Sebut Pembeli Turun Drastis
Kota Malang3 mingguWali Kota Malang Sebut Proses Pembentukan Dinas Damkar Tunggu Pembahasan DPRD
Kota Malang2 mingguProgram Angkutan Pelajar Gratis Jadi Harapan Baru Sopir Angkot di Kota Malang
Hukum & Kriminal4 mingguKurun Sebulan, Polresta Malang Tangkap 39 Tersangka Narkotika

















