Kota Malang
Dekranasda Kota Malang Terus Perkuat UMKM dan IKM Kota Malang

Memontum Kota Malang – Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan Industri Kecil Menengah (IKM) di Kota Malang terus dikuatkan. Itu karena, UMKM dan IKM bagian dari soko guru perekonomian. Hal tersebut, dikatakan oleh Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (dekranasda) Kota Malang, Widayati Sutiaji.
“Kami lemerintah hadir melalui Deskranasda yang membuat kegiatan-kegiatan khususnya bagi para UMKM dan IKM Kota Malang,” ucap Widayati, seusai mengikuti kegiatan Malang Batik Festival, Rabu (30/03/2022) tadi.
Dijelaskannya, produk-produk yang dihasilkan para UMKM Kota Malang, sangat luar biasa peminatnya. Hal itu tentunya akan terus dikuatkan, harus lebih menggeliat dan lebih konsen, bukan hanya recovery saja.
Baca juga:
- Komisi B DPRD Kota Malang Dorong MCC Dikelola dengan Skema BLUD, Diskopindag Siap Kaji
- Satpol PP Kota Malang Pastikan Penertiban Warung Liar GOR Ken Arok Tetap Jalan, SP1 Terbit Awal Agustus
- Portal Griya Shanta Ditutup, Pemkot Malang Pastikan Uji Coba Jalan Tembus Tetap Berjalan
- DPRD Kota Malang Sampaikan Enam Rekomendasi, Soroti Rendahnya Belanja Modal
- Langganan Juara OSN, MAN 2 Kota Malang Kini Jadi Percontohan Nasional Tata Kelola Madrasah
“Saya sering pakai aksesoris seperti ini yang saya kenakan. Nah, ini bukan barang yang mahal, ini bahan bekas dari susu yang dicat sedemikian rupa. Peminatnya ini sangat luar biasa. Saat di Jakarta, ini saya pakai dan ternyata bupati dan wali kota lainnya banyak yang mencari,” lanjutnya.
Dikatakan Ketua Dekranasda, jika pelatihan-pelatihan ke depan akan terus dilakukan. Dana yang diperoleh dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) dan mendapat support melalui Corporate Social Responsibilty (CSR), akan dioptimalkan. Namun, jika tidak ada dana, Deskranasda harus tetap eksis.
“Kami bersama tim dari Dekranasda itu menetapkan mencari CSR dari Bank Jatim, yang selalu support kami dan juga Sampoerna. Ada dana dari APBD atau pun tidak, Dekranasda harus eksis,” tambahnya.
Selain itu, dalam gelaran Malang Batik Festival, dikatakannya jika sebagai penguatan branding Kota Malang. Sehingga, dapat menguatkan perekonomian. Dijelaskannya, ada tiga kolaborasi dalam gelaran tersebut. Pertama dari pembatik, lalu desainer, dan diperagakan oleh Kepala Dinas Kota Malang.
“Harapannya, para Kepala Dinas yang mempunyai banyak followers itu bisa memposting di sosial media instagramnya. Nah, ini tanpa ada biaya mahal, itu kita bisa branding,” terangnya. (cw2/sit)

Kota Malang1 mingguLima Pengurus Karang Taruna Kecamatan di Kota Malang Layangkan Surat Terbuka, Tolak Langkah Caretaker
Hukum & Kriminal3 mingguKecanduan Judi Online, Residivis Kambuhan Curi 14 iPhone
Kota Malang4 mingguTertibkan Bangunan di Atas Aset Pemkot Malang, Kawasan RTH Buring Bakal Dikembalikan sesuai Fungsi
Kota Malang4 mingguDukung Program 1.000 Event, Pemkot Malang Benahi Kepatuhan Pelaku Usaha Pariwisata
Kota Malang1 mingguDPRD Malang Desak Pemkot Tegas Tindaklanjuti Putusan Pembongkaran Tembok Griya Shanta
Hukum & Kriminal4 mingguLanjutan Sidang Karyawan Bank Digugat Tetangga, Mediasi Gagal
Kota Malang6 hariPemkot Malang Bakal Uji Coba Jalan Tembus Griya Shanta
Kota Malang3 mingguKota Malang Raih Peringkat Pertama PPA Awards Jatim, Musrenbang Tematik hingga RT Berkelas Jadi Andalan

















