Kota Malang
Panji Laras Svara, Kelompok Musik Asal Malang yang Miliki Beragam Aliran Musik

Memontum Kota Malang – Salah satu kelompok musik asal Malang, yakni Panji Laras Svara yang selalu tampil nyentrik, miliki beragam aliran musik. Hal itulah, yang membuat kelompok musik tersebut berbeda dari lainnya.
Komposer Panji Laras Svara, Agus Wayan, menjelaskan bahwa ini merupakan pertama kalinya di Malang yang berani membentuk kelompok musik dengan jenis musik seperti itu. “Kebanyakan para penggemar menganggap musik kita adalah world music dan ini baru pertama kali di Malang. Jadi, bermacam-macam jalur musik bisa masuk dengan gaya Panji Laras Svara,” ujarnya, Minggu (13/03/2022).
Baca juga:
- Komisi B DPRD Kota Malang Dorong MCC Dikelola dengan Skema BLUD, Diskopindag Siap Kaji
- Satpol PP Kota Malang Pastikan Penertiban Warung Liar GOR Ken Arok Tetap Jalan, SP1 Terbit Awal Agustus
- Portal Griya Shanta Ditutup, Pemkot Malang Pastikan Uji Coba Jalan Tembus Tetap Berjalan
- DPRD Kota Malang Sampaikan Enam Rekomendasi, Soroti Rendahnya Belanja Modal
- Langganan Juara OSN, MAN 2 Kota Malang Kini Jadi Percontohan Nasional Tata Kelola Madrasah
Aliran yang dibawakan, yakni mulai dari genre reggae, ethnic hingga musik aliran modern. Kepiawaian dalam mengolah musik dan memainkan ratusan alat musik tradisional tersebut, membuat nama mereka dikenal sebagai kelompok dengan aliran world music atau musik dunia. Lagu-lagu yang dimainkan pun berasal dari aransemen lagu milik musisi lain, serta sebagian lainnya merupakan lagu asli dari mereka.
“Jadi, kami mempunyai 115 alat musik. Tetapi kalau tampil, ya nggak semua dipakai. Namun, menyesuaikan komposisi yang dimainkan dan juga musik yang kami bawakan bisa dinikmati semua kalangan,” tambahnya.
Kekuatan Panji Laras Svara itu, pada komposisi alat musiknya tidak hanya satu genre. Sehingga, orang yang tidak suka salah satu genre bisa mendengarkan genre lainnya.
Perlu di ketahui, kelompok musik tersebut miliki delapan personel. Selain bisa membawakan sebuah lagu, ternyata kelompok musik tersebut miliki program Sonjo 8 Desa. Bukan hanya pertunjukan musik saja yang digelar, namun juga memberikan edukasi kepada masyarakat setempat sesuai dengan potensi yang dimiliki oleh masing-masing personel.
“Semoga, ke depan musik yang kami mainkan bisa diterima dan semakin dapat dinikmati oleh masyarakat luas,” terangnya. (cw2/sit)

Kota Malang1 mingguLima Pengurus Karang Taruna Kecamatan di Kota Malang Layangkan Surat Terbuka, Tolak Langkah Caretaker
Hukum & Kriminal3 mingguKecanduan Judi Online, Residivis Kambuhan Curi 14 iPhone
Kota Malang4 mingguTertibkan Bangunan di Atas Aset Pemkot Malang, Kawasan RTH Buring Bakal Dikembalikan sesuai Fungsi
Kota Malang4 mingguDukung Program 1.000 Event, Pemkot Malang Benahi Kepatuhan Pelaku Usaha Pariwisata
Kota Malang1 mingguDPRD Malang Desak Pemkot Tegas Tindaklanjuti Putusan Pembongkaran Tembok Griya Shanta
Hukum & Kriminal4 mingguLanjutan Sidang Karyawan Bank Digugat Tetangga, Mediasi Gagal
Kota Malang6 hariPemkot Malang Bakal Uji Coba Jalan Tembus Griya Shanta
Kota Malang3 mingguKota Malang Raih Peringkat Pertama PPA Awards Jatim, Musrenbang Tematik hingga RT Berkelas Jadi Andalan

















