Kota Malang
Hadiri Publikasi Data Statistik Sektoral Diskominfo Kota Malang, Wali Kota Sutiaji Tekankan Literasi Data untuk Tangkal Hoax

Memontum Kota Malang – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kota Malang, menggelar kegiatan ‘Publikasi data statistik sektoral’ di salah satu hotel di Kota Malang, Rabu (09/03/2022) tadi. Hadir langsung dalam pelaksanaan itu, Wali Kota Malang, Drs H Sutiaji, Kepala Diskominfo Kota Malang, Muhammad Nur Diwianto S Sos, jajaran camat Kota Malang, serta Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Kota Malang.
Sebagai keynote speaker dalam acara tersebut, Wali Kota Sutiaji, menyampaikan bahwa publikasi data itu penting untuk dilakukan. Salah satu tujuannya, yakni untuk menangkal hoax yang terjadi.
“Makanya, kalau ada masyarakat yang mungkin membully kita, karena memang masyarakat belum terliterasi, jangan salahkan masyarakat. Karena, kita belum clear memberikan data kepada masyarakat,” tegasnya, Rabu (09/03/2022) tadi.
Selain itu, tambah Wali Kota Malang, menurutnya data menjadi masalah klasik yang harus dibenahi secara terus-menerus. Karena, data sangat penting sebagai pondasi penentuan arah dan pelaksanaan pembangunan ke depan.
Baca juga :
- Sempat Terjadi Aksi Saling Dorong, PN Malang Eksekusi Rumah di Perum Bumi Palapa Kota Malang
- Nasib Sekolah di Lahan UM, Pemkot Malang Siapkan Opsi Merger
- Ancam Mahasiswa dengan Pisau dan Celurit, Dua Begundal Ditangkap Polisi
- Gencarkan Deteksi Dini, 925 Warga Kota Malang Positif TBC dalam Lima Bulan
- Disimpan di Pembalut, Seorang Perempuan Coba Selundupkan Obat-Obatan ke Lapas Malang

“Ketersediaan data yes, akurasi juga menjadi keharusan. Agar, orang bisa membaca dengan runtut dan jelas,” tambahnya.
Kepala Diskominfo Kota Malang, Muhammad Nur Widianto, menjelaskan bahwa dengan adanya kegiatan tersebut guna untuk mempublikasikan data statistik sektoral tahun 2022. Bagi perangkat daerah, hal ini juga dapat digunakan sebagai referensi dalam menyusun rencana pembangunan.
“Sekarang, data itu bisa berkembang sangat luas. Semua hal, bisa menjadi potensi untuk menjadi tumbuh kembangnya nasional. Data ini, memberikan kemanfaatan pada dua prinsip dasar,” ucapnya.
Sebuah data, menurut Wiwid-sapaan akrabnya, memiliki nyawa dan data yang tumbuh kembangnya harus dicermati. Selain itu, data bisa bermanfaat apabila mampu berpegang pada prinsip fungsional. (cw2/sit/adv)

Kota Malang4 mingguUsai Pasar Gadang dan Kebalen, Pemkot Malang Siapkan Penataan Bertahap untuk Pasar Blimbing
Kota Malang4 mingguDukung Penertiban PKL Pasar Kebalen, DPRD Kota Malang Kembali Soroti Pengembalian Fungsi Jalan
Kota Malang4 mingguTinjau Penertiban PKL Pasar Kebalen, Wali Kota Malang Sampaikan Aturan Baru
Kota Malang4 mingguHadiri Peresmian SPPG Kedungkandang, Wali Kota Wahyu Sebut SPPG di Kota Malang Minim Permasalahan
Kota Malang1 mingguPenjualan Hewan Kurban Lesu, Pedagang di Kota Malang Sebut Pembeli Turun Drastis
Kota Malang3 mingguWali Kota Malang Sebut Proses Pembentukan Dinas Damkar Tunggu Pembahasan DPRD
Kota Malang2 mingguProgram Angkutan Pelajar Gratis Jadi Harapan Baru Sopir Angkot di Kota Malang
Hukum & Kriminal4 mingguKurun Sebulan, Polresta Malang Tangkap 39 Tersangka Narkotika

















