Kota Malang
Tiga Agama Tridharma Rayakan Tahun Baru Imlek 2022 di Klenteng Eng An Kiong Malang

Memontum Kota Malang – Tahun Baru Imlek 2022 disambut dengan suka cita oleh umat Tridharma diantaranya yakni Tao, Budha dan Konghucu. Tiga umat agama Tridharma tersebut menggelar sembahyang bersama di Klenteng Eng An Kiong, Jalan R.E. Martadinata Nomor 1, Kotalama, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Selasa (01/02/2022).
Sembahyang Tahun Baru Imlek 2022 ini, dilakukan dengan penuh khidmat dengan tetap mematuhi protokol kesehatan secara ketat. Para jemaah yang melaksanakan sembahyang, juga secara khusus mendoakan agar Bangsa Indonesia segera terbebas dari Pandemi Covid-19.
Wakil Ketua Yayasan Kelenteng Eng An Kiong, Herman Subianto, mengatakan bahwa Sembahyang Tahun Baru Imlek 2022, memanjatkan doa agar masyarakat diberikan keberkahan serta Indonesia tersebas dari Pandemi Covid-19. “Kalau pandemi berakhir, maka aktivitas masyarakat akan kembali normal seperti semula,” kata Herman Subianto.
Baca juga
- Sempat Terjadi Aksi Saling Dorong, PN Malang Eksekusi Rumah di Perum Bumi Palapa Kota Malang
- Nasib Sekolah di Lahan UM, Pemkot Malang Siapkan Opsi Merger
- Ancam Mahasiswa dengan Pisau dan Celurit, Dua Begundal Ditangkap Polisi
- Gencarkan Deteksi Dini, 925 Warga Kota Malang Positif TBC dalam Lima Bulan
- Disimpan di Pembalut, Seorang Perempuan Coba Selundupkan Obat-Obatan ke Lapas Malang
Dari pantauan Memontum.com, masyarakat Tionghoa yang sembahyang di Klenteng En An Kiong Kota Malang, tampak silih berganti satu sama lain, bersama keluarganya masing-masing. Herman menambahkan, bahwa di Tahun Baru Imlek 2022 memiliki shio Macan Air.
“Macan air ini dimaknai keras kepala, tegar, tetapi jujur. Jadi, tidak mau mengalah, akan tetapi memiliki kejujuran, itulah filosofinya,” imbuhnya.
Dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19 di Kota Malang, Yayasan Klenteng Eng An Kiong Malang tidak menggelar kegiatan yang dapat mengumpulkan massa, saat peringatan Tahun Baru Imlek 2022 seperti halnya pertunjukan Cap Go Meh dan Barongsai. “Sebenarnya tradisi di kami banyak. Kalau tidak ada pandemi, penduduk kampung sini, kami ajak makan lontong cap gomeh, wayang potehi, dan pertunjukkan barongsai. Berhubung masih Pandemi Covid-19 jadi kami tiadakan,” terangnya. (cw1/sit)

Kota Malang4 mingguUsai Pasar Gadang dan Kebalen, Pemkot Malang Siapkan Penataan Bertahap untuk Pasar Blimbing
Kota Malang4 mingguDukung Penertiban PKL Pasar Kebalen, DPRD Kota Malang Kembali Soroti Pengembalian Fungsi Jalan
Kota Malang4 mingguTinjau Penertiban PKL Pasar Kebalen, Wali Kota Malang Sampaikan Aturan Baru
Kota Malang4 mingguHadiri Peresmian SPPG Kedungkandang, Wali Kota Wahyu Sebut SPPG di Kota Malang Minim Permasalahan
Kota Malang1 mingguPenjualan Hewan Kurban Lesu, Pedagang di Kota Malang Sebut Pembeli Turun Drastis
Kota Malang3 mingguWali Kota Malang Sebut Proses Pembentukan Dinas Damkar Tunggu Pembahasan DPRD
Kota Malang2 mingguProgram Angkutan Pelajar Gratis Jadi Harapan Baru Sopir Angkot di Kota Malang
Hukum & Kriminal4 mingguKurun Sebulan, Polresta Malang Tangkap 39 Tersangka Narkotika

















