Kota Malang
Terpengaruh Kebutuhan Internasional, Kadiskopindag Kota Malang sebut Harga Minyak Goreng Bergerak Naik

Memontum Kota Malang – Menjelang akhir tahun, terdapat beberapa bahan pokok yang mengalami kelonjakan harga. Salah satunya yang paling tersorot oleh Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang, adalah naiknya harga minyak goreng.
“Yang lagi trend naik itu minyak goreng, tapi memang kenaikannya skala nasional,” jelas Kepala Diskopindag Kota Malang, M Sailendra, Sabtu (20/11/2021).
Menurutnya, kebutuhan internasional terhadap bahan baku kelapa sawit yang tinggi menjadi faktor penyebab naiknya harga minyak goreng. “Kebutuhan internasional terhadap bahan baku kelapa sawit tinggi. Jadi sepertinya, perkebunan kelapa sawit ekspor dari pada itu. Tetap memenuhi kebutuhan dalam negeri, cuma mereka ekspor,” kata Sailendra.
Baca juga :
- Komisi B DPRD Kota Malang Dorong MCC Dikelola dengan Skema BLUD, Diskopindag Siap Kaji
- Satpol PP Kota Malang Pastikan Penertiban Warung Liar GOR Ken Arok Tetap Jalan, SP1 Terbit Awal Agustus
- Portal Griya Shanta Ditutup, Pemkot Malang Pastikan Uji Coba Jalan Tembus Tetap Berjalan
- DPRD Kota Malang Sampaikan Enam Rekomendasi, Soroti Rendahnya Belanja Modal
- Langganan Juara OSN, MAN 2 Kota Malang Kini Jadi Percontohan Nasional Tata Kelola Madrasah
Lebih lanjut dirinya mengatakan, jika diibaratkan, harga ekspor juga ditentukan secara internasional dan mendunia. Sehingga, kebutuhan dan harga di Indonesia pun juga terpengaruh harga internasional.
“Karena kebutuhan internasional tinggi, Harga Eceran Tertinggi (HET) jadi tinggi,” sambungnya.
Selain itu, peralihan sumber daya energi juga diprediksi menjadi pemicu naiknya harga minyak goreng. “Sekarang biodisel itu kan mulai dimarakkan. Nah, biodisel bahan baku kelapa sawit. Akhirnya yang mestinya kelapa sawit jadi minyak goreng, malah jadi sumber energi,” bebernya.
Saat ini, tambahnya, harga di pasaran terpantau oleh Diskopindag, mengalami kenaikan hingga 20 persen. “Minyak goreng premium biasanya Rp 28 ribu, sekarang di angka Rp 35 ribu yang ukuran 2 liter,” terang Sailendra. (mus/sit)

Kota Malang1 mingguLima Pengurus Karang Taruna Kecamatan di Kota Malang Layangkan Surat Terbuka, Tolak Langkah Caretaker
Hukum & Kriminal3 mingguKecanduan Judi Online, Residivis Kambuhan Curi 14 iPhone
Kota Malang4 mingguTertibkan Bangunan di Atas Aset Pemkot Malang, Kawasan RTH Buring Bakal Dikembalikan sesuai Fungsi
Kota Malang4 mingguDukung Program 1.000 Event, Pemkot Malang Benahi Kepatuhan Pelaku Usaha Pariwisata
Kota Malang1 mingguDPRD Malang Desak Pemkot Tegas Tindaklanjuti Putusan Pembongkaran Tembok Griya Shanta
Hukum & Kriminal4 mingguLanjutan Sidang Karyawan Bank Digugat Tetangga, Mediasi Gagal
Kota Malang6 hariPemkot Malang Bakal Uji Coba Jalan Tembus Griya Shanta
Kota Malang3 mingguKota Malang Raih Peringkat Pertama PPA Awards Jatim, Musrenbang Tematik hingga RT Berkelas Jadi Andalan

















