SEKITAR KITA
Lapas Kelas 1 Malang Sediakan Zoom Gathering, Sarana Silaturahmi Idul Fitri Antara WBP Bersama Keluarga

Memontum Kota Malang – Momen merayakan Idul Fitri, pada tahun-tahun sebelum pandemi Covid-19, Lapas Kelas 1 Malang selalu dipadati silaturahmi Warga Binaan Pemasayarakatan (WBP) bersama keluarganya. Namun sejak terjadinya pandemi, momen tersebut tidak lagi terlihat.
Meskipun demikian, WBP tidak perlu berkecil hati. Sebab pihak Lapas Kelas 1 Malang, telah menyediakan cara agara warga binaan masih dapat melepas rindu bersama keluarga walaupun tidak bertatap muka secara langsung.
Baca juga:
- Komisi B DPRD Kota Malang Dorong MCC Dikelola dengan Skema BLUD, Diskopindag Siap Kaji
- Satpol PP Kota Malang Pastikan Penertiban Warung Liar GOR Ken Arok Tetap Jalan, SP1 Terbit Awal Agustus
- Portal Griya Shanta Ditutup, Pemkot Malang Pastikan Uji Coba Jalan Tembus Tetap Berjalan
Seperti halnya lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah, Lapas Kelas I Malang tetap tidak memperbolehkan adanya kunjungan dan tatap muka secara langsung kepada warga binaan. Hal tersebut dilakukan, guna mengantisipasi adanya penyebaran Covid-19 (virus Corona).
“Sementara ini yang diperbolehkan hanyalah pengiriman barang kepada warga binaan secara drive thru. Lapas Kelas I Malang menyediakan fasilitas aplikasi zoom bagi warga binaan untuk bisa bersilaturahmi dengan keluarga mereka di masa lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah. Warga binaan Lapas Kelas I Malang bisa memanfaatkan fasilitas zoom dan video call yang disediakan pihak Lapas,” ujar Kepala Lapas Kelas I Malang, RB Danang Yudiawan Jumat (14/5/2021) pagi.
Dijelaskan pula, pemberian fasilitas silaturahmi secara online itu dibuka selama lebaran dengan fasilitas dari kantor. “Bagi warga binaan yang ingin silaturahmi dengan keluarga ataupun teman, dapat memanfaatkan fasilitas tersebut. Untuk mekanisme pendaftaran menggunakan aplikasi zoom sangatlah mudah, warga binaan dan keluarga melakukan pendaftaran terlebih dahulu. Daftar dahulu ke admin. Nantinya akan kami berikan link zoom kepada keluarganya melalui group WhatsApp keluarga WBP,” ujar Danang.
Agar semua WBP bisa bersilaturahmi bersama keluarga dan agar tidak menimbulkan kerumunan, diapakailah sistem yang sudah terjadwal menjadi beberapa gelombang. “Setelah itu pakai gelombang pertama, kedua, dan ketiga. Untuk satu gelombang itu, sebanyak 50 orang,” ujarnya.
Lapas Kelas I Malang tidak akan membatasi silaturahmi warga binaan kepada keluarga besarnya yang di rumah walaupun dalam masa pandemi dengan pola zoom gathering sebagai pengganti kangen kepada keluarganya. “Kami imbau kepada masgarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan, selalu memakai masker, sering mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas keluar rumah,” ujar Danang. (gie)

Kota Malang1 mingguLima Pengurus Karang Taruna Kecamatan di Kota Malang Layangkan Surat Terbuka, Tolak Langkah Caretaker
Hukum & Kriminal3 mingguKecanduan Judi Online, Residivis Kambuhan Curi 14 iPhone
Kota Malang4 mingguTertibkan Bangunan di Atas Aset Pemkot Malang, Kawasan RTH Buring Bakal Dikembalikan sesuai Fungsi
Kota Malang4 mingguDukung Program 1.000 Event, Pemkot Malang Benahi Kepatuhan Pelaku Usaha Pariwisata
Kota Malang1 mingguDPRD Malang Desak Pemkot Tegas Tindaklanjuti Putusan Pembongkaran Tembok Griya Shanta
Hukum & Kriminal4 mingguLanjutan Sidang Karyawan Bank Digugat Tetangga, Mediasi Gagal
Kota Malang6 hariPemkot Malang Bakal Uji Coba Jalan Tembus Griya Shanta
Kota Malang3 mingguKota Malang Raih Peringkat Pertama PPA Awards Jatim, Musrenbang Tematik hingga RT Berkelas Jadi Andalan

















