Hukum & Kriminal
Viral Penganiayaan Karyawati Konter HP, Pelaku Diperiksa Polisi

Memontum Kota Malang – Kasus penganiayaan terhadap seorang wanita karyawati konter HP di kawasan perempatan Cukam, Kebalen Wetan, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang hingga, Kamis (29/4/2021) sore, masih dalam penanganan petugas Polresta Malang Kota.
Sebelumnya video penganiayaan tersebut viral pada Rabu (28/4/2021) malam, setelah diposting di media sosial Facebook.
Baca juga:
- Sempat Terjadi Aksi Saling Dorong, PN Malang Eksekusi Rumah di Perum Bumi Palapa Kota Malang
- Nasib Sekolah di Lahan UM, Pemkot Malang Siapkan Opsi Merger
- Ancam Mahasiswa dengan Pisau dan Celurit, Dua Begundal Ditangkap Polisi
Laki-laki berinisial MJ (19) tersebut diduga cemburu buta hingga melakukan penganiayaan terhadap korban, yang disebut sebagai tunangannya.
MJ mencurigai isi chat ponsel korban. Namun, korban ngotot tidak ingin memberikan ponselnya hingga terjadilah penganiayaan tersebut. Pelaku beberapa kali melakukan pemukulan bahkan jilbab korban sampai terlepas.
Meskipun hingga Kamis siang belum ada laporan resmi dari korban, namun petugas Polsek Kedungkandang dan Polresta Malang Kota telah bergerak cepat. Petugas mencari informasi siapa korban dan pelaku yang videonya viral di media sosial tersebut juga mendatangi lokasi kejadian.
Pada Kamis (29/4/2021) sekitar pukul 10.54 WIB, korban penganiayaan datang terlebih dulu ke Polsek Kedungkandang. Tak berselang lama, terduga pelaku penganiayaan datang ke Polsek Kedungkandang, didampingi oleh dua anggota polisi berpakaian preman.
Mereka kemudian menjalani pemeriksaan di Polsek Kedungkandang. Karena korbannya adalah perempuan, keduanya kemudian dibawa ke Polresta Malang Kota.
Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, Kompol Tinton Yudha Riambodo SH SIK, mengatakan bahwa pihaknya masih terus melakukan klarifikasi terhadap kejadian ini.
“Kejadiannya di Kota Malang, di salah satu konter HP di Kota Malang. Kita berhasil menemukan korban dan pelakunya. Kedua belah pihak kita arahkan ke Polresta Malang Kota untuk melakukan klarifikasi,” ujar Kompol Tinton.
Dari hasil pemeriksaan sementara diketahui hubungan keduanya sudah bertunangan. “Hubungannya masih tunangan. Dasarnya karena cemburu. Dasar itulah pelaku melakukan kekerasan. Jadi saat ini kami masih klarifikasi. Sampai saat ini korban belum melapor. Nantinya jika korban melapor akan kami tindaklanjuti. (gie)

Kota Malang4 mingguUsai Pasar Gadang dan Kebalen, Pemkot Malang Siapkan Penataan Bertahap untuk Pasar Blimbing
Kota Malang4 mingguDukung Penertiban PKL Pasar Kebalen, DPRD Kota Malang Kembali Soroti Pengembalian Fungsi Jalan
Kota Malang4 mingguTinjau Penertiban PKL Pasar Kebalen, Wali Kota Malang Sampaikan Aturan Baru
Kota Malang4 mingguHadiri Peresmian SPPG Kedungkandang, Wali Kota Wahyu Sebut SPPG di Kota Malang Minim Permasalahan
Kota Malang1 mingguPenjualan Hewan Kurban Lesu, Pedagang di Kota Malang Sebut Pembeli Turun Drastis
Kota Malang3 mingguWali Kota Malang Sebut Proses Pembentukan Dinas Damkar Tunggu Pembahasan DPRD
Kota Malang2 mingguProgram Angkutan Pelajar Gratis Jadi Harapan Baru Sopir Angkot di Kota Malang
Hukum & Kriminal4 mingguKurun Sebulan, Polresta Malang Tangkap 39 Tersangka Narkotika

















