Pemerintahan
Wali Kota Sutiaji Survei Ketersediaan dan Stabilitas Bahan Pokok

Memontum Kota Malang – Dalam rangka memastikan ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok, Wali Kota Malang, Sutiaji, bersama dengan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) melakukan pemantauan.
Giat yang berlangsung Rabu (28/04) ini, menyasar lima lokasi, diantaranya Pasar Sawojajar, Gudang Baru Bulog, distributor Pasar Besar, Agen LPG PT Ilham Berkah Jaya, dan Fuel Terminal Pertamina.
Baca juga:
- Komisi B DPRD Kota Malang Dorong MCC Dikelola dengan Skema BLUD, Diskopindag Siap Kaji
- Satpol PP Kota Malang Pastikan Penertiban Warung Liar GOR Ken Arok Tetap Jalan, SP1 Terbit Awal Agustus
- Portal Griya Shanta Ditutup, Pemkot Malang Pastikan Uji Coba Jalan Tembus Tetap Berjalan
Dari survei yang dilakukan, Wali Kota Sutiaji, mengatakan bahwa tidak ada gejolak harga yang signifikan. “Tadi kita sudah survei harga beberapa kebutuhan bahan pokok. Ada daging ayam, daging sapi, gula, cabe, rawit, cabe besar, bawang putih, maupun bawang merah. Sementara, tidak ada lonjakan harga,” kata Wali Kota Malang.
Dari sampling beberapa sasaran, tambah Wali Kota Sutiaji, untuk harga relatif sama dengan hari biasa. “Sampai kita lihat tadi, antara harga dari distributor ke harga pedagang eceran, kenaikannya tidak signifikan. Kenaikannya adalah kenaikan yang wajar,” tambahnya.
Sehingga, pihaknya mengapresiasi telah munculnya kemampuan manajeman masyarakat yang terbina dengan baik. Bahkan, orang nomor satu di Kota Malang itu, cukup yakin tak akan ada lonjakan kenaikan bahan pokok menjelang Idul Fitri nanti.
“Kalau dilihat dari ketersediaan saat ini, insyallah tidak akan ada lonjakan harga menuju Idul Fitri. Kalau terjadi lonjakan berarti ada permainan, tapi saya prediksi tidak terjadi karena ketersediaan bahan sekarang tercukupi dengan baik,” tambahnya.
Ketersediaan yang tercukupi itu, juga ditemui pemilik kursi N1, saat meninjau Gedung Baru Bulog. Di mana, ketersediaan beras masih sekitar 2200 ton dan bisa untuk beberapa bulan ke depan.
“Ini berarti sebetulmya kebutuhan beras masih terpantau dengan baik. Selain itu cadangan di Bulog, saya kira jauh estimasinya beberapa bulan akan datang masih tersedia dengan bagus,” ujarnya.
Khusus untuk Pertamina, disampaikan Sutiaji juga tidak ada kelangkaan. Baik LPG tabung 3 KG maupun tabung 12 KG.
“Walaupun dalam situasi pandemi, rupa-rupanya masyarakat kita sudah mulai membiasakan dengan new normal. Maka ekonomi tetap jalan dan saya ucapkan terima kasih. Ada harapan baru berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi di Kota Malang,” terangnya. (hms/mus/sit)

Kota Malang1 mingguLima Pengurus Karang Taruna Kecamatan di Kota Malang Layangkan Surat Terbuka, Tolak Langkah Caretaker
Hukum & Kriminal3 mingguKecanduan Judi Online, Residivis Kambuhan Curi 14 iPhone
Kota Malang4 mingguTertibkan Bangunan di Atas Aset Pemkot Malang, Kawasan RTH Buring Bakal Dikembalikan sesuai Fungsi
Kota Malang4 mingguDukung Program 1.000 Event, Pemkot Malang Benahi Kepatuhan Pelaku Usaha Pariwisata
Kota Malang1 mingguDPRD Malang Desak Pemkot Tegas Tindaklanjuti Putusan Pembongkaran Tembok Griya Shanta
Hukum & Kriminal4 mingguLanjutan Sidang Karyawan Bank Digugat Tetangga, Mediasi Gagal
Kota Malang6 hariPemkot Malang Bakal Uji Coba Jalan Tembus Griya Shanta
Kota Malang3 mingguKota Malang Raih Peringkat Pertama PPA Awards Jatim, Musrenbang Tematik hingga RT Berkelas Jadi Andalan

















