Pendidikan
32 Penulis dari 24 PT di Indonesia Launching Buku Esai Pengalaman Merangkai Asa untuk Media Massa

Memontum Kota Malang – Dalam rangka HPN (Hari Pers Nasional) 2021, sejumlah dosen Ilmu Komunikasi meluncurkan buku tentang pers dan media masa.
Sebanyak 32 penulis dari 24 perguruan tinggi di seluruh Indonesia ini melaunching buku yang berjudul ‘Esai Pengalaman: Merangkai Asa untuk Media Massa’ secara virtual.
Baca Juga: Imlek 2572, Sembahyang Umat Konghucu di Kediaman Masing-masing
Penggagas sekaligus koordinator tim editor, Dr Frida Kusumastui M Si, mengatakan bahwa sesuai judulnya, buku ini banyak bercerita tentang pengalaman para penulis berinteraksi dengan media massa. Baik di masa yang lalu maupun di masa kini.
“Memang penulisnya sebagian besar adalah generasi baby boomer, gen X dan gen Y. Sehingga, romantisme dengan media cetak lebih mewarnai pengalaman mereka. Namun, uniknya adalah para penulis mengalami tiga gelombang tehnologi media, dan semua masih setia menggunakan media massa sebagai makanan sehari-hari,” ungkapnya, Jumat (12/02) tadi.
Wanita yang sehari-hari juga aktif menjadi dosen di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) ini menuturkan bahwa sederet nama yang cukup terkenal dan dosen senior juga berpartisipasi menyumbangkan tulisannya dalam buku ini.
“Diantaranya ada dosen dari Universitas Diponegoro, Dr Sunarto M Si, dosen Universitas Indonesia, Dr Nina Mutmainnah M Si, ada juga Andina Dwifatma S I Kom M Si dari Unika Atmajaya Jakarta. Dan kemarin ketiganya didapuk sebagai wakil para penulis dalam acara bedah buku saat pelaunchingan,” paparnya.
Baca Juga: Polis Tidak Cair, 100 Nasabah Lurug Kantor Bumi Putera
Berdasarkan penuturan Frida, terdapat lima topik besar yang diperbincangkan para penulis dalam buku setebal 358 halaman ini. Seperti profesionalisme, manajemen media massa, interaksi media massa dan media sosial, konglomerasi media, dan persan dewan pers sebagai lembaga etik.
“Kami para editor dan penerbit merasa bersyukur dengan terkumpulnya tulisan para dosen komunikasi dari 24 perguruan tinggi ini. Semoga bermanfaat untuk memantik diskusi lebih lanjut tentang media massa di Indonesia,” harapnya.
Selain Frida, ada satu lagi penulis berasal dari Malang, yaitu dosen Universitas Brawijaya, Maya Diah Nirwana S Sos M Si. (cw1/sit)

Kota Malang4 mingguUsai Pasar Gadang dan Kebalen, Pemkot Malang Siapkan Penataan Bertahap untuk Pasar Blimbing
Kota Malang4 mingguDukung Penertiban PKL Pasar Kebalen, DPRD Kota Malang Kembali Soroti Pengembalian Fungsi Jalan
Kota Malang4 mingguTinjau Penertiban PKL Pasar Kebalen, Wali Kota Malang Sampaikan Aturan Baru
Kota Malang4 mingguHadiri Peresmian SPPG Kedungkandang, Wali Kota Wahyu Sebut SPPG di Kota Malang Minim Permasalahan
Kota Malang1 mingguPenjualan Hewan Kurban Lesu, Pedagang di Kota Malang Sebut Pembeli Turun Drastis
Kota Malang3 mingguWali Kota Malang Sebut Proses Pembentukan Dinas Damkar Tunggu Pembahasan DPRD
Kota Malang2 mingguProgram Angkutan Pelajar Gratis Jadi Harapan Baru Sopir Angkot di Kota Malang
Hukum & Kriminal4 mingguKurun Sebulan, Polresta Malang Tangkap 39 Tersangka Narkotika

















