Kota Malang
Percepatan Realisasi Kawasan Timur, Wali Kota Malang Hadiri Peletakan Batu Pertama Masjid Jannah 99

Memontum Kota Malang – Pengembangan kawasan Timur Kota Malang, kini semakin dioptimalkan. Hal itu, ditandai dengan Wali Kota Malang, Sutiaji, melakukan peletakan batu pertama di Masjid Jannah 99 di Perumahan Bulan Terang Utama, Kedungkandang, Kota Malang, Jumat (24/06/2022) tadi.
Wali Kota Malang, Sutiaji, mengatakan bahwa dengan adanya pembangunan masjid tersebut dinilai sebagai percepatan realisasi kawasan timur. Sebab, dengan lokasi yang strategis atau berdekatan dengan exit tol Madyopuro, Balai Pelatihan Dinas Koperasi dan UMKM, serta perguruan tinggi Politeknik Unisma Malang (Polisma), yang masih dalam proses pembangunan.
“Mudah-mudahan ini menjadi awal pengembangan kawasan wilayah timur di Kota Malang. Karena ada Unisma dan Balai Pelatihan ada di sini. Kemudian rencana akan ada training ground dan Rumah Sakit. Maka, Kedungkandang akan menjadi kota,” jelas Sutiaji.
Baca juga:
- 3.200 Driver Ojol di Kota Malang Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan dari Pemkot
- Pemkot Malang Siapkan Lahan 5,4 Hektare di Arjowinangun untuk Sekolah Rakyat Permanen
- SRMP 16 Kota Malang Belum Buka Siswa Baru, Fokus Lanjutkan Pembelajaran 92 Siswa
- Tinjau SRMP 16 Kota Malang, Kepala KSP Dudung Dorong Pembangunan Gedung Permanen SR
- Sempat Jual Martabak dan Cuci Mobil, Hilal Akhirnya Temukan Asa Baru di Sekolah Rakyat Kota Malang
Selain itu, pihaknya juga berharap dengan adanya pembangunan masjid tersebut, akan mampu menjadi peluang wisata religi baru dan penguatan moral bagi masyarakat setempat, khususnya generasi penerus. “Ini akan menjadi icon kunjungan wisata religi, sehingga nanti ada tempat-tempat edukasi untuk pembelajaran anak-anak. Insyaallah, ini sudah didesain arahnya ke sana,” lanjutnya.
Sementara itu, Pemilik Juragan 99, Gilang Widya Pramana, menjelaskan bahwa untuk pembangunan masjid tersebut sudah direncanakan sejak tahun 2015. Dengan tanah seluas dua hektar itu, pembangunan Masjid Jannah 99 akan didesain menggunakan konsep modern kontemporer dan berbentuk seperti peci yang dikelilingi 99 Asmaul Husna layaknya orang tawaf.
“Alhamdulillah, dapat di kawasan yang aksesnya dekat dengan exi tol. Nanti, segala kegiatan keagamaan akan diperbanyak disini dan kami juga sediakan lahan parkir yang cukup luas untuk mobil dan bis. Sehingga akan menjadi magnet objek wisata baru di Malang,” tutur Gilang. (hms/rsy/sit)

Kota Malang2 mingguSeragam Gratis Dibagikan Usai SPMB Tuntas, Orang Tua Siswa Diminta Jujur Kemampuan Ekonomi
Kota Malang2 mingguNasib Sekolah di Lahan UM, Pemkot Malang Siapkan Opsi Merger
Kota Malang3 mingguPenjualan Hewan Kurban Lesu, Pedagang di Kota Malang Sebut Pembeli Turun Drastis
Kota Malang4 mingguProgram Angkutan Pelajar Gratis Jadi Harapan Baru Sopir Angkot di Kota Malang
Kota Malang1 mingguDPRD Kota Malang Soroti PKL Semi Permanen dan Desak Revitalisasi Pasar Tawangmangu
Kota Malang4 mingguDepo Pomindo Pertama di Malang Raya Diresmikan, Warga Bisa Beli Minyak Goreng Mulai Rp 2 Ribu
Kota Malang3 mingguJelang Idul Adha, Wali Kota Wahyu Tinjau Lapak Penjualan Hewan Kurban di Kota Malang
Kota Malang3 mingguP3BM Minta Kejelasan Revitalisasi Pasar Besar Skema KPBU ke DPRD Kota Malang

















