Kota Malang
Pemuda Malang Budidaya Kutu Air Moina untuk Kebutuhan Konsumsi Ikan Hias

Memontum Kota Malang – Di mana ada kemauan di situ ada jalan. Pepatah ini cocok disematkan kepada Bayu Catur, yang saat ini sedang mengembangkan usaha budidaya pakan ikan alami dari kutu air moina.
Jika dipikir secara singkat, maka orang akan berpikir, untuk apa membudidayakan kutu air?
Siapa sangka, ternyata kutu air moina ini sudah tidak asing bagi pecinta ikan hias. Karena makanan untuk ikan hias, salah satunya adalah dari kutu air moina. Kutu air menjadi salah satu pakan favorit, karena ukurannya sesuai bukaan mulut ikan dan tentunya memiliki nilai protein yang cukup tinggi.
Selain ikan hias, sejak lama zooplankton ini juga dijadikan sebagai salah satu sumber pakan alami benih ikan konsumsi. Kandungan protein kutu air bisa mencapai 66 persen dan lemak 6 persen. Sehingga, sangat cocok bagi benih ikan yang masih dalam tahap pertumbuhan.
Bayu Catur sendiri mengatakan, jika mengandalkan pakan pabrikan untuk ikan hias, maka sulit mendapatkan keuntungan. Karena, kebutuhan biaya akan habis untuj biaya di pakan.
Karenanya, dirinya sebagai peternak ikan, harus cerdik mengatasi dan mencari solusi yang baik dalam beternak ikan hias dengan biaya yang murah. “Bukan hanya bisa hemat pakan. Memberikan makanan ikan hias dengan kutu air moina bisa menghasilkan ikan yang sehat,” ujarnya saat ditemui di Jalan Bayam Dalam RT8 RW2, Kota Malang.
Baca juga :
- 3.200 Driver Ojol di Kota Malang Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan dari Pemkot
- Pemkot Malang Siapkan Lahan 5,4 Hektare di Arjowinangun untuk Sekolah Rakyat Permanen
- SRMP 16 Kota Malang Belum Buka Siswa Baru, Fokus Lanjutkan Pembelajaran 92 Siswa
- Tinjau SRMP 16 Kota Malang, Kepala KSP Dudung Dorong Pembangunan Gedung Permanen SR
- Sempat Jual Martabak dan Cuci Mobil, Hilal Akhirnya Temukan Asa Baru di Sekolah Rakyat Kota Malang
Selain ikan lebih sehat dan warnanya bagus bagus, tambahnya, kutu air moina juga banyak dicari pembeli. Hal ini masih ditambah dengan harga kutu air moina yang sangat stabil, berbeda dengan ikan hias yang harganya turun naik.
“Saat ini selain jual ikan hias, saya juga banyak menjual kutu air moina. Terlebih saat musim hujan seperti ini, permintaan kutu air moina semakin meningkat,” kata Bayu.
Bayu mengaku, selain memaksimalkan budidaya kutu air moina di sekitar rumahnya, dirinya juga mengajak beberapa teman untuk bermitra dengan usahanya. Karena dirinua merasa perlu, bantuan untuk melayani penjualan yang terus meningkat jumlahnya.
Dalam membudidaya, terangnya, diperlukan teknik khusus agar kutu air moina bisa menghasilkan dan sukses. Serta, tidak terkontaminasi dengan kutu air jet.
“Kalau kutu air moina terkontaminasi kutu air jet, akibatnya bisa sangat berbahaya untuk ikan hias khususnya ikan cupang. Untuk itu, perlu hati-hati saat membudidayakannya,” paparnya. (hms/sit)

Kota Malang2 mingguSeragam Gratis Dibagikan Usai SPMB Tuntas, Orang Tua Siswa Diminta Jujur Kemampuan Ekonomi
Kota Malang2 mingguNasib Sekolah di Lahan UM, Pemkot Malang Siapkan Opsi Merger
Kota Malang3 mingguPenjualan Hewan Kurban Lesu, Pedagang di Kota Malang Sebut Pembeli Turun Drastis
Kota Malang4 mingguProgram Angkutan Pelajar Gratis Jadi Harapan Baru Sopir Angkot di Kota Malang
Kota Malang1 mingguDPRD Kota Malang Soroti PKL Semi Permanen dan Desak Revitalisasi Pasar Tawangmangu
Kota Malang4 mingguDepo Pomindo Pertama di Malang Raya Diresmikan, Warga Bisa Beli Minyak Goreng Mulai Rp 2 Ribu
Kota Malang3 mingguJelang Idul Adha, Wali Kota Wahyu Tinjau Lapak Penjualan Hewan Kurban di Kota Malang
Kota Malang3 mingguP3BM Minta Kejelasan Revitalisasi Pasar Besar Skema KPBU ke DPRD Kota Malang

















