Kota Malang
Kartu Ucapan Lebaran via Kantor Pos, Nasibmu Kini

Memontum Kota Malang – Perkembangan zaman saat ini sudah semakin canggih. Jika dulu, berkirim kartu ucapan Lebaran Hari Raya Idul Fitri melalui Kantor Pos merupakan suatu kebiasaan, namun kini telah bermetamorfosis.
Executive GM Pos Indonesia Malang, Achmad Ridwon, menceritakan romantisme berkirim kartu lebaran itu pernah terjadi sekitar 10 tahun yang lalu. Kurir tidak pernah berhenti, untuk mengirimkan kartu ucapan yang dikirim atau dititipkan oleh masyarakat Kota Malang.
“Dahulu sekitar 10 tahun yang lalu di Kantor Pos Indonesia Malang itu, setiap bulan Ramadan selalu sibuk karena ada kartu Lebaran untuk ucapan Idul Fitri, termasuk juga saat Natal cukup intens pengirimannya,” ujar Ridwon, Sabtu (30/04/2022) tadi.
Pudarnya berkirim surat melalui Kantor Pos, karena saat ini masyarakat lebih menggemari hal-hal yang bersifat instan. Itu semua tergeser, karena adanya smartphone, yang menyediakan beragam aplikasi untuk mengirimkan pesan secara langsung.
Baca juga :
- 3.200 Driver Ojol di Kota Malang Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan dari Pemkot
- Pemkot Malang Siapkan Lahan 5,4 Hektare di Arjowinangun untuk Sekolah Rakyat Permanen
- SRMP 16 Kota Malang Belum Buka Siswa Baru, Fokus Lanjutkan Pembelajaran 92 Siswa
- Tinjau SRMP 16 Kota Malang, Kepala KSP Dudung Dorong Pembangunan Gedung Permanen SR
- Sempat Jual Martabak dan Cuci Mobil, Hilal Akhirnya Temukan Asa Baru di Sekolah Rakyat Kota Malang
“Semakin ke sini, surat-surat yang tadinya dikirim melalui Pos, kini sudah beralih dengan beraneka macam aplikasi untuk mengirim pesan. Sehingga, saat ini sudah terdisrupsi dan semakin habis surat yang dikirim untuk kepentingan pribadi,” katanya.
Meskipun demikian, masyarakat tetap masih membutuhkan jasa melalui Kantor Pos. Dari yang semula mengirim kartu ucapan lebaran, kini telah beralih untuk mengirimkan parcel maupun masyarakat yang menggunakan jasa jual-beli online.
“Kami tiap hari menghadapi lonjakan khususnya untuk kiriman online dari pebisnis online, dan pendistribusian kami juga sekarang banyak yang berbentuk parcel. Jadi kami transformasi ke arah sana dan layanan juga terdigitalisasi,” paparnya. (cw2/sit)

Kota Malang2 mingguSeragam Gratis Dibagikan Usai SPMB Tuntas, Orang Tua Siswa Diminta Jujur Kemampuan Ekonomi
Kota Malang2 mingguNasib Sekolah di Lahan UM, Pemkot Malang Siapkan Opsi Merger
Kota Malang3 mingguPenjualan Hewan Kurban Lesu, Pedagang di Kota Malang Sebut Pembeli Turun Drastis
Kota Malang4 mingguProgram Angkutan Pelajar Gratis Jadi Harapan Baru Sopir Angkot di Kota Malang
Kota Malang1 mingguDPRD Kota Malang Soroti PKL Semi Permanen dan Desak Revitalisasi Pasar Tawangmangu
Kota Malang4 mingguDepo Pomindo Pertama di Malang Raya Diresmikan, Warga Bisa Beli Minyak Goreng Mulai Rp 2 Ribu
Kota Malang3 mingguJelang Idul Adha, Wali Kota Wahyu Tinjau Lapak Penjualan Hewan Kurban di Kota Malang
Kota Malang3 mingguP3BM Minta Kejelasan Revitalisasi Pasar Besar Skema KPBU ke DPRD Kota Malang

















