SEKITAR KITA
Pengurus DPC Aspeparindo Kota Malang Dilantik, Harapkan Mampu Jadi Mitra Pemerintah

Memontum Kota Malang – Dewan Pengurus Cabang Asosiasi Pengelola Parkir Indonesia (DPC Aspeparindo) dilantik, Senin (05/04) tadi. Organisasi baru yang memiliki sekitar 100 anggota yang bekerja sebagai juru parkir (jukir) di Kota Malang, ini digadang-gadang mampu bersinergi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang.
Hal tersebut, disampaikan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, Heru Mulyono, usai pelantikan DPC Asperindo.
“Nanti akan kami pelajari Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) seperti apa. Sehingga kami tau dari sisi mana Pemkot Malang bisa bermitra dengan Aspeparindo,” ungkapnya.
Baca juga:
- Sempat Terjadi Aksi Saling Dorong, PN Malang Eksekusi Rumah di Perum Bumi Palapa Kota Malang
- Nasib Sekolah di Lahan UM, Pemkot Malang Siapkan Opsi Merger
- Ancam Mahasiswa dengan Pisau dan Celurit, Dua Begundal Ditangkap Polisi
- Gencarkan Deteksi Dini, 925 Warga Kota Malang Positif TBC dalam Lima Bulan
- Disimpan di Pembalut, Seorang Perempuan Coba Selundupkan Obat-Obatan ke Lapas Malang
Ditambahkan mantan Camat Klojen ini, pihaknya juga akan mempelajari mana saja yang perlu dibenahi perihal perparkiran di Kota Malang. Pasalnya, Dishub bekerja sesuai dengan aturan regulasi yang ada, hanya saja kemungkinan informasi tidak semua sampai ke jukir.
“Semua ada ketentuan, parkir ada klasifikasi. Ada parkir pinggir jalan, parkir khusus, dan parkir tertentu. Nah itu tidak sama perlakuan satu dengan yang lain. Nanti kita pelajari bersama dengan pihak Aspeparindo,” jelasnya.
Menurut salah seorang jukir yang tergabung dalam Aspeparindo, Heru, jukir sejatinya tak perlu diberi pendampingan. Karena dirinya yakin, semua jukir sudah mampu mandiri. Hanya perlu penguatan penyebaran informasi agar merata tersalurkan ke semua jukir di Kota Malang.
Sementara itu, Ketua DPC Aspeparindo, Muhammad Saiful, mengatakan dalam waktu dekat dirinya akan melakukan koordinasi dengan semua pengurus dan anggota.
“Kita akan rembukan, bagaimana kedepannya. Apa tuntutan kita, apa hak kita, maupun apa kewajiban kita. Kita diskusi, pemerintah ini mintanya apa, masyarakat terutama dipelaku parkir mintanya apa. Win win solution, tidak merugikan masyarakat dan tidak merugikan negara,” bebernya.
Tak hanya itu, pria yang akrab disapa Saiful ini mengatakan, bahwa Aspeparindo hadir untuk menaungi atau mewadahi jukir di Kota Malang. Agar bisa terakomodir dengan baik, sinkron bersinergi dengan pemerintah.
“Juga di mata masyarakat kita tidak disepelekan. Kita jual jasa, jual profesi, kita bukan ngemis,” tegasnya.
Terakhir Saiful menyampaikan bahwa pihaknya bertekad untuk mewujudkan win win solution dalam hal perparkiran di Kota Malang.
“Kita tidak akan mencari kesalahan personal ataupun pemerintah. Kita murni mencari jalan yang terbaik dengan aturan yang terbaik pula. Adil, sejahtera, dan transparan,” katanya. (mus/ed2)

Kota Malang4 mingguUsai Pasar Gadang dan Kebalen, Pemkot Malang Siapkan Penataan Bertahap untuk Pasar Blimbing
Kota Malang4 mingguDukung Penertiban PKL Pasar Kebalen, DPRD Kota Malang Kembali Soroti Pengembalian Fungsi Jalan
Kota Malang4 mingguTinjau Penertiban PKL Pasar Kebalen, Wali Kota Malang Sampaikan Aturan Baru
Kota Malang4 mingguHadiri Peresmian SPPG Kedungkandang, Wali Kota Wahyu Sebut SPPG di Kota Malang Minim Permasalahan
Kota Malang1 mingguPenjualan Hewan Kurban Lesu, Pedagang di Kota Malang Sebut Pembeli Turun Drastis
Kota Malang3 mingguWali Kota Malang Sebut Proses Pembentukan Dinas Damkar Tunggu Pembahasan DPRD
Kota Malang2 mingguProgram Angkutan Pelajar Gratis Jadi Harapan Baru Sopir Angkot di Kota Malang
Hukum & Kriminal4 mingguKurun Sebulan, Polresta Malang Tangkap 39 Tersangka Narkotika

















