Hukum & Kriminal
Nyamar Jadi Pemulung, Maling Spesialis Sepatu Beraksi di Joyo Green Regency

Memontum Kota Malang – Maling spesialis sepatu terekam CCTV beraksi di Perum Joyo Green Regency Blok D No 5, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Minggu (4/4/2021) pukul 07.14. Untuk memuluskan aksinya, pelaku menyamar sebagai pemulung membawa motor dan obrok seoalah-olah mencari rosokan. Namun saat mihat sepatu di teras rumah, pelaku langaung beraksi melakukan aksi pencuriannya.
Dijelaskan oleh Lukamn Hakim (50).warga sekitar hang sekaligus saksi mata dala. Kejadian inj menjelaskan bahwa pelaku mengendarai motor dengan membawa obrok terlihat mondar-mandir di sekitar lokasi sambil melihat-lihat rumah warga.
Baca juga:
- Sempat Terjadi Aksi Saling Dorong, PN Malang Eksekusi Rumah di Perum Bumi Palapa Kota Malang
- Nasib Sekolah di Lahan UM, Pemkot Malang Siapkan Opsi Merger
- Ancam Mahasiswa dengan Pisau dan Celurit, Dua Begundal Ditangkap Polisi
- Gencarkan Deteksi Dini, 925 Warga Kota Malang Positif TBC dalam Lima Bulan
- Disimpan di Pembalut, Seorang Perempuan Coba Selundupkan Obat-Obatan ke Lapas Malang
“Istri saya yang sedang mengambil jemura di carport melihat pelaku mengendarai motor sambil membawa obrok. Orang tersebut terlihat seperti mondar-mandir di depan rumah,” ujar Lukman. Tak lama pelaku kemudian memarkir motornya dan mengambil karung dari dalam obrok.
Pelalu kemudian berjalan menuju ke rumah korban. “Pelaku berjalan ke rumah tetangga yang berada di depan rumah saya. Rumahnya tidak ada pagar jadi pelaku bisa masuk ke halaman depan rumah. Tak lama kemudian pelaku keluar dan segera memasukan karungnya ke dalam obrok,” ujar Lukman.
Saat itu pelaku sempat ditegur dan diminta membuka karungnya. “Istri saya yang curiga meminta supaya pelaku membuka karungnya. Namun istri saya malah dibentak. Pelaku mengatakan kalau karung itu hanya berisi sampah. Sempat terjadi perdebatan sehingga beberapa warga keluar rumah. Saat itulah pelaku langsung tancap gas kabur,” ujar Lukman.
Setelah pelaku kabur, warga bersam ketua RT sepempat mendatangi rumah korban untuk melakukan pengecekan. “Saat itu korban masih tidur. Setelah diberitahu oleh warga, korban kemudian melakukan pengecekan hingga diketahui ada tiga pasang sepatu di rak yang berada di halaman depan telah hilang. Kami tidak tahu jenis sepatunya apa, tadi korban hanya mengatakan kalau ada tiga pasang sepatuny yang hilang,” ujar Lukman.
Agar kejadian ini tidak tetulang lagi, warga semakin waspada. Bahkan screenshot kamera cctv ciri-ciri.pelalu sudah diposting di media sosial Facebook. Diharapkan masyarakat selalu waspada terhadap keberadaan pelaku dan waspada saat menyimpan sandal dan sepatu di teraa rumah. (gie)

Kota Malang4 mingguUsai Pasar Gadang dan Kebalen, Pemkot Malang Siapkan Penataan Bertahap untuk Pasar Blimbing
Kota Malang4 mingguDukung Penertiban PKL Pasar Kebalen, DPRD Kota Malang Kembali Soroti Pengembalian Fungsi Jalan
Kota Malang4 mingguTinjau Penertiban PKL Pasar Kebalen, Wali Kota Malang Sampaikan Aturan Baru
Kota Malang4 mingguHadiri Peresmian SPPG Kedungkandang, Wali Kota Wahyu Sebut SPPG di Kota Malang Minim Permasalahan
Kota Malang1 mingguPenjualan Hewan Kurban Lesu, Pedagang di Kota Malang Sebut Pembeli Turun Drastis
Kota Malang3 mingguWali Kota Malang Sebut Proses Pembentukan Dinas Damkar Tunggu Pembahasan DPRD
Kota Malang2 mingguProgram Angkutan Pelajar Gratis Jadi Harapan Baru Sopir Angkot di Kota Malang
Hukum & Kriminal4 mingguKurun Sebulan, Polresta Malang Tangkap 39 Tersangka Narkotika

















