Hukum & Kriminal
Nyamar Jadi Pemulung, Maling Spesialis Sepatu Beraksi di Joyo Green Regency

Memontum Kota Malang – Maling spesialis sepatu terekam CCTV beraksi di Perum Joyo Green Regency Blok D No 5, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Minggu (4/4/2021) pukul 07.14. Untuk memuluskan aksinya, pelaku menyamar sebagai pemulung membawa motor dan obrok seoalah-olah mencari rosokan. Namun saat mihat sepatu di teras rumah, pelaku langaung beraksi melakukan aksi pencuriannya.
Dijelaskan oleh Lukamn Hakim (50).warga sekitar hang sekaligus saksi mata dala. Kejadian inj menjelaskan bahwa pelaku mengendarai motor dengan membawa obrok terlihat mondar-mandir di sekitar lokasi sambil melihat-lihat rumah warga.
Baca juga:
- Komisi B DPRD Kota Malang Dorong MCC Dikelola dengan Skema BLUD, Diskopindag Siap Kaji
- Satpol PP Kota Malang Pastikan Penertiban Warung Liar GOR Ken Arok Tetap Jalan, SP1 Terbit Awal Agustus
- Portal Griya Shanta Ditutup, Pemkot Malang Pastikan Uji Coba Jalan Tembus Tetap Berjalan
- DPRD Kota Malang Sampaikan Enam Rekomendasi, Soroti Rendahnya Belanja Modal
- Langganan Juara OSN, MAN 2 Kota Malang Kini Jadi Percontohan Nasional Tata Kelola Madrasah
“Istri saya yang sedang mengambil jemura di carport melihat pelaku mengendarai motor sambil membawa obrok. Orang tersebut terlihat seperti mondar-mandir di depan rumah,” ujar Lukman. Tak lama pelaku kemudian memarkir motornya dan mengambil karung dari dalam obrok.
Pelalu kemudian berjalan menuju ke rumah korban. “Pelaku berjalan ke rumah tetangga yang berada di depan rumah saya. Rumahnya tidak ada pagar jadi pelaku bisa masuk ke halaman depan rumah. Tak lama kemudian pelaku keluar dan segera memasukan karungnya ke dalam obrok,” ujar Lukman.
Saat itu pelaku sempat ditegur dan diminta membuka karungnya. “Istri saya yang curiga meminta supaya pelaku membuka karungnya. Namun istri saya malah dibentak. Pelaku mengatakan kalau karung itu hanya berisi sampah. Sempat terjadi perdebatan sehingga beberapa warga keluar rumah. Saat itulah pelaku langsung tancap gas kabur,” ujar Lukman.
Setelah pelaku kabur, warga bersam ketua RT sepempat mendatangi rumah korban untuk melakukan pengecekan. “Saat itu korban masih tidur. Setelah diberitahu oleh warga, korban kemudian melakukan pengecekan hingga diketahui ada tiga pasang sepatu di rak yang berada di halaman depan telah hilang. Kami tidak tahu jenis sepatunya apa, tadi korban hanya mengatakan kalau ada tiga pasang sepatuny yang hilang,” ujar Lukman.
Agar kejadian ini tidak tetulang lagi, warga semakin waspada. Bahkan screenshot kamera cctv ciri-ciri.pelalu sudah diposting di media sosial Facebook. Diharapkan masyarakat selalu waspada terhadap keberadaan pelaku dan waspada saat menyimpan sandal dan sepatu di teraa rumah. (gie)

Kota Malang1 mingguLima Pengurus Karang Taruna Kecamatan di Kota Malang Layangkan Surat Terbuka, Tolak Langkah Caretaker
Hukum & Kriminal3 mingguKecanduan Judi Online, Residivis Kambuhan Curi 14 iPhone
Kota Malang4 mingguTertibkan Bangunan di Atas Aset Pemkot Malang, Kawasan RTH Buring Bakal Dikembalikan sesuai Fungsi
Kota Malang4 mingguDukung Program 1.000 Event, Pemkot Malang Benahi Kepatuhan Pelaku Usaha Pariwisata
Kota Malang1 mingguDPRD Malang Desak Pemkot Tegas Tindaklanjuti Putusan Pembongkaran Tembok Griya Shanta
Hukum & Kriminal4 mingguLanjutan Sidang Karyawan Bank Digugat Tetangga, Mediasi Gagal
Kota Malang6 hariPemkot Malang Bakal Uji Coba Jalan Tembus Griya Shanta
Kota Malang3 mingguKota Malang Raih Peringkat Pertama PPA Awards Jatim, Musrenbang Tematik hingga RT Berkelas Jadi Andalan

















