Pemerintahan
Kemenkes Rencana Tunjuk Kota Malang Jadi Pilot Project Vaksinasi Covid-19

Memontum Kota Malang – Kota Malang rencana didapuk menjadi pilot project vaksinasi Covid-19 oleh Kementrian Kesehatan.
Hal itu disampaikan Wali Kota Malang, Sutiaji, seusai memberi pengarahan pada acara Sosialisasi dan Advokasi Imunisasi Covid-19, yang dihelat Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, Selasa (22/02) pagi.
“Malang rencananya akan menjadi pilot project untuk vaksinasi dari Kementerian Kesehatan,” kata Sutiaji.
Baca: Vaksinasi Tahap II Gunakan Vaksin Buatan Bio Farma, Ini Penjelasan Satgas Covid-19 Malang
Bahkan, dirinya sudah meminta untuk dibuatkan proposal berkaitan dengan rencana kegiatan tersebut. Menurut Sutiaji, ditunjuknya Kota Malang menjadi pilot project vaksinasi Covid-19, karena ketertiban pihaknya dalam memberikan laporan kepada pusat.
“Indikatornya, mungkin kita siap dan kita laporannya tertib. Kita termasuk kota kecil, tetapi jumlah yang terpapar lumayan banyak, tapi di bawah Surabaya,” tambahnya.
Tidak hanya itu, terkait dengan upaya pengendalian penyebaran virus Covid-19, yang bagus juga dirasa menjadi salah satu faktor mengapa Kota Malang terpilih.
Di sisi lain, orang nomor satu di jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Malang itu, menuturkan bahwa pernah memikirkan rencana reward untuk para vaksinator.
“Kurang lebih vaksinator kita ada 200-an, saya kira mereka perlu diberi rewardlah. Entah itu basicnya perorangan atau berdasarkan banyaknya pasien yang mereka vaksin,” tambahnya.
Bagi Sutiaji, reward diperlukan mengingat resiko pekerjaan mereka yang cukup tinggi. Untuk diketahui, Sutiaji menghadiri acara sosialisasi dan advokasi yang dihelat Dinkes.
Di mana, kegiatan ini bertujuan untuk menyatukan kesepahaman Fasilitas Layanan Kesehatan (Fasyankes) yang ditunjuk untuk lakukan vaksinasi Covid-19.
“Jadi tujuannya kita untuk melakukan koordinasi sinkronisasi dan kesepahaman dengan Fasyankes di kota Malang yang ditunjuk untuk melakukan vaksinasi Covid-19. Supaya kita bisa mencapai cakupan sasaran yang sudah ditentukan dengan menyesuaikan ketersediaan vaksin,” terang Plt Kepala Dinkes Kota Malang, Sri Winarni.
Diharapkan, dengan agenda yang juga turut mendatangkan Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Provinsi Jawa Timur, drg MVS Mahanani MKes, peserta dapat saling berdiskusi dan bertukar solusi.
Baca Juga: Wali Kota Sutiaji Siapkan Perda Sapu Jagad Untuk Penanganan Covid, Apa Saja Isinya ?
“Kemarin dari tahap 1 termin 2 sudah kita laksanakan untuk tenaga kesehatan (Nakes), artinya bahwa teman-teman di Fasyankes yang melaksanakan vaksinasi ini sudah pengalaman. Dan tentu dari pengalaman itu ada masukan, bahkan mungkin masalah atau kendala dan lain sebagainya. Sehingga, kita harapkan hari ini bisa kita diskusikan bersama Kabid P2P Dinkes Provinsi,” bebernya.
Dengan bertukar saran dan masukan dalam kegiatan tersebut, wanita yang juga menjabat sebagai Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah Kota Malang ini, menginginkan kedepan vaksinasi Covid-19 berjalan makin lancar dan mencapai target yang telah ditentukan. (cw1/sit)

Kota Malang4 mingguUsai Pasar Gadang dan Kebalen, Pemkot Malang Siapkan Penataan Bertahap untuk Pasar Blimbing
Kota Malang4 mingguDukung Penertiban PKL Pasar Kebalen, DPRD Kota Malang Kembali Soroti Pengembalian Fungsi Jalan
Kota Malang4 mingguTinjau Penertiban PKL Pasar Kebalen, Wali Kota Malang Sampaikan Aturan Baru
Kota Malang4 mingguHadiri Peresmian SPPG Kedungkandang, Wali Kota Wahyu Sebut SPPG di Kota Malang Minim Permasalahan
Kota Malang1 mingguPenjualan Hewan Kurban Lesu, Pedagang di Kota Malang Sebut Pembeli Turun Drastis
Kota Malang3 mingguWali Kota Malang Sebut Proses Pembentukan Dinas Damkar Tunggu Pembahasan DPRD
Kota Malang2 mingguProgram Angkutan Pelajar Gratis Jadi Harapan Baru Sopir Angkot di Kota Malang
Hukum & Kriminal4 mingguKurun Sebulan, Polresta Malang Tangkap 39 Tersangka Narkotika

















