SEKITAR KITA
10.240 Vaksin Sinovac Tiba di Kota Malang

Memontum Kota Malang – Vaksin Sinovac sebanyak 10.240 vial, Senin (25/1) malam, baru tiba di Kota Malang. Dengan pengawalan ketat petugas, vaksin langsung ditempatkan di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang.
Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata, mengatakan ini adalah tahap pertama pendistribusian vaksin dari Pemerintah Provinsi.
“Vaksin yang masuk di Dinkes Kota Malang, hari ini adalah tahap pertama. Nanti ada tahap kedua, sekitar tiga ribu lagi. Karena, total yang diterima di Kota Malang adalah 13.110 ,” ujarnya.
Kedatangan vaksin ini, tambahnya, dikawal ketat oleh anggota Polda Jatim. “Hari ini, hadir 10 personil Brimob Polda Jatim. Ditambah lagi, ada kendaraan Rantis Tambora. Selain itu, kita dari unit gabungan Polresta Malang Kota ada 15 personil. Penjagaan nanti kita siapkan 15 personil per 12 jam,” imbuhnya.
Plt. Kepala Dinas Kesehatan, Sri Winarni, memberi keterangan bahwa jumlah seluruh tenaga kesehatan (Nakes) yang terdata pada aplikasi SI-SDMK (Sistem Informasi Sumber Daya Manusia Kesehatan) Kementrian Kesehatan sebanyak 13.310.
“Awalnya data Nakes 12.897, dimana target sasaran 6.450. Nah, pada hari Minggu kami mendapatkan update data Kemenkes yang sudah terdaftar SI-SDMK sebanyak 13.310. Dengan target sasaran adalah 10.240 yang sudah mendapatkan e-tiket,” paparnya.
Oleh karena itu, vaksin yang tiba malam ini, sejumlah Nakes yang mendapat e-tiket. Sedangkan sisanya, akan didistribusikan pada tahap selanjutnya.
Berdasarkan keterangan Sri, ada treatmen khusus dalam penyimpanan vaksin sinovac ini. “Kita ini ada 3 coolchain yang disiapkan dan 1 cadangan. Ada dua jenis, yang satunya berkapasitas 3.000 dan satu lagi 3.500,” jelasnya.
Selain itu, vaksin harus disimpan pada suhu antara 2 sampai 8 derajat selsius. Berkaitan dengan vaksinator yang akan bertugas memvaksin, Sri mengatakan, akan ada penambahan.
“Tiap puskesmas ada 2 nakes yang sudah mengikuti pelatihan. Hari ini sampai 5 hari ke depan masing-masing puskesmas ada tambahan 3 vaksinator yang menjalani pelatihan,” tambahnya.
Tidak hanya itu, Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Saiful Anwar (RSSA) sudah melatih 10 Nakes untuk menjadi vaksinator. “Berikutnya, kami akan melakukan on job training untuk Nakes yang belum ikut pelatihan,” ujarnya. (cw1/sit)

Kota Malang4 mingguUsai Pasar Gadang dan Kebalen, Pemkot Malang Siapkan Penataan Bertahap untuk Pasar Blimbing
Kota Malang4 mingguDukung Penertiban PKL Pasar Kebalen, DPRD Kota Malang Kembali Soroti Pengembalian Fungsi Jalan
Kota Malang4 mingguTinjau Penertiban PKL Pasar Kebalen, Wali Kota Malang Sampaikan Aturan Baru
Kota Malang4 mingguHadiri Peresmian SPPG Kedungkandang, Wali Kota Wahyu Sebut SPPG di Kota Malang Minim Permasalahan
Kota Malang1 mingguPenjualan Hewan Kurban Lesu, Pedagang di Kota Malang Sebut Pembeli Turun Drastis
Kota Malang3 mingguWali Kota Malang Sebut Proses Pembentukan Dinas Damkar Tunggu Pembahasan DPRD
Kota Malang2 mingguProgram Angkutan Pelajar Gratis Jadi Harapan Baru Sopir Angkot di Kota Malang
Hukum & Kriminal4 mingguKurun Sebulan, Polresta Malang Tangkap 39 Tersangka Narkotika

















